News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Transaksi Misi Dagang Jatim-Sultra Tembus Rp 1,048 Triliun Lebih, Gubernur Khofifah Komitmen Perluas Pasar dan Jejaring

Misi Dagang dan Investasi Provinsi Jatim dengan Sultra.
Kamis, 20 November 2025 - 11:58 WIB
Misi Dagang Jatim-Sultra
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Kendari, tvOnenews.com – Misi Dagang dan Investasi Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berlangsung di Hotel Claro Kendari, Rabu (19/11), berlangsung sukses.

Dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, transaksi Misi Dagang kali ini tembus Rp 1.048.520.600.000.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Alhamdulillah, misi dagang kali ini sukses dengan catatan transaksi sebesar Rp 1.048.520.600.000. Misi dagang ini terus kita gelar di berbagai daerah di Indonesia untuk membantu pelaku usaha Jatim bertemu pasar yang lebih luas, sekaligus mendukung substitusi impor dan meningkatkan nilai perdagangan dalam negeri,” ujar Khofifah.

Tak hanya itu, nilai transaksi kali ini meningkat signifikan sebesar 690% atau Rp 915,45 miliar dibanding capaian misi dagang sebelumnya di Sultra pada 2022, yang tercatat sebesar Rp 132,55 miliar dari 37 transaksi.

Produk unggulan Jatim yang mengalir ke Sultra antara lain Kopi Arabica, Olahan Pangan Peternakan, Gula Merah Tebu, Susu Sapi, Daging Sapi, Daging Ayam, Pakan Ikan, Mesin Pengupas Sabut Kelapa, Pakan Ayam, Bandeng Presto, Telur dan Fillet Dori, Makanan Ringan, Sambal Hitam, Garam, Peralatan MBG, dan Kandang Galvanis dengan total transaksi Rp663.910.700.000.

Sementara itu, Jatim juga membeli komoditas dari Sultra senilai Rp384.609.900.000, berupa Arang Batok Kelapa, Kelapa Bulat, Katul, Ikan Tuna, Ikan Cakalang, Jagung, Teh, Ubi Ketela dan Cengkeh, Rumput Laut Kering dan Rempah-Rempah.

Perdagangan ini menunjukkan rantai pasok antarprovinsi yang saling melengkapi, di mana kebutuhan bahan baku dan produk hilir dapat terpenuhi secara efisien diantara kedua daerah.

“Misi dagang ini bukan sekadar transaksi, tetapi momentum strategis untuk sama- sama saling memperkuat hilirisasi industri dan meningkatkan daya saing produk serta meningkatkan hubungan kerjasama ekonomi dan budaya kedua provinsi,” tutur Khofifah.

“Tidak ada diantara kita yang merasa kita paling maju, kitab paling didepan, kita bersama-sama belajar, bersama-sama menyiapkan ikhtiar. Sama-sama maju bersama, tumbuh bersama, berkembang bersama dan akhirnya sejahtera bersama. Saya rasa ini yang menjadi bagian dari seluruh misi dagang yang kita lakukan,” imbuhnya.

Kerja sama ini juga menjadi perekat sinergi yang memperkokoh ketahanan ekonomi antarwilayah dan membuka peluang investasi baru. Pada 2023, total perdagangan Jatim-Sultra mencapai Rp 3,14 triliun, dengan nilai bongkar Rp 1,19 triliun dan muat Rp 1,95 triliun, sehingga neraca perdagangan Jatim-Sultra surplus Rp 752 miliar. Potensi ini diharapkan terus  berkembang melalui forum misi dagang.

Kinerja ekonomi Jawa Timur tetap solid. Pada Triwulan III-2025, pertumbuhan ekonomi Jatim tercatat 5,22% (y-on-y), lebih tinggi dari rata-rata nasional 5,04%, dengan total PDRB ADHB mencapai Rp 867,39 triliun.

Kontribusi Jatim mencapai 14,54% PDB nasional dan 25,65% PDRB Pulau Jawa. Surplus perdagangan tercatat Rp 178,74 triliun pada triwulan III-2025, sementara pada perdagangan antarwilayah nasional 2023, Jatim mencatat surplus terbesar senilai Rp 209 triliun.

Sejak 2019 hingga 2025, Pemprov Jatim telah menggelar 47 misi dagang domestik dengan nilai komitmen transaksi Rp 21,81 triliun, melibatkan 2.040 transaksi dan 2.180 pelaku usaha. Misi di Kendari ini merupakan penyelenggaraan ke-11 sepanjang 2025.

Jatim juga aktif menggarap pasar internasional, dengan enam misi dagang luar negeri sejak 2022–2025 di Riyadh, Kuala Lumpur, Dili, Hong Kong, Osaka, dan Singapura, yang membukukan potensi transaksi Rp 5,86 triliun melibatkan 59 pelaku usaha. Khusus misi dagang dengan Singapura baru-baru ini, tercatat nilai transaksi Rp 4,163 triliun dari 21 transaksi, menjadi misi dagang luar negeri tertinggi sejak 2022. 

Pada 2024, total ekspor Jatim mencapai Rp 1.499,86 triliun, sementara impor Rp 1.311,93 triliun, sehingga neraca perdagangan Jatim surplus Rp 187,93 triliun.  

“Dengan rantai pasok yang kuat, hilirisasi produk, serta capaian perdagangan domestik dan internasional, Jawa Timur menunjukkan strategi perdagangan yang efektif, sekaligus memperkokoh daya saing produk unggulan di tingkat nasional maupun global,” pungkas Khofifah.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa kolaborasi antar daerah menjadi kunci dalam mempercepat pemerataan pembangunan dan memperluas peluang ekonomi.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri, jadi tidak kompetisi tapi kolaborasi. Nah, kolaborasi ini terus kita sinergikan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Gubernur Andi juga menyebut bahwa pemerintah Sulawesi Tenggara siap menjadi perekat sinergi dalam memperkuat konektivitas kawasan timur Indonesia. Dengan keterbukaan, kerja cepat, dan penguatan jejaring antarpelaku usaha, ia optimistis kolaborasi ini akan menghasilkan dampak nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas.

“Nanti setelah ini, dalam waktu dekat kita akan berangkat ke Jawa Timur, jadi Timdari Sultra akan datang ke Jatim untuk menindak lanjuti apa yang kita lakukan saat ini demi pertumbuhan dan kesejahteraan bersama antar kedua provinsi”tandasnya.

Salah satu pengusaha Jatim yang ikut dalam misi dagang ini yakni Aji dari CV. Rum Seafood Sidoarjo. Ia mengungkapkan bahwa kesempatan mengikuti misi dagang ini menjadi momentum penting bagi para pelaku usaha untuk memperluas jejaring sekaligus memperkenalkan produk unggulan daerah ke pasar yang lebih luas.

“Terima kasih terkhusus untuk Ibu Gubernur Khofifah atas terselenggaranya misi dagang ini. Kami sangat terbantu, karena lewat forum seperti ini kami bisa bertemu langsung dengan calon mitra dan membuka peluang kerja sama yang sebelumnya tidak terbayangkan. Semoga misi dagang ke depan semakin semarak dan semakin banyak mempertemukan kami dengan customer,” ujarnya.

Dalam misi dagang ini, terdapat 10 besar penandatanganan komitmen transaksi tertinggi, antara lain: Asosiasi Pelaku Usaha Peternakan Jatim (Jombang) – jual

5.570 ton daging unggas, 128 ton daging Sapi, 1 ton telur, 2.535 ton susu, 748 ton olahan daging ayam, 263 ton olahan daging sapi, dan 83.400 ekor anak ayam/DOC ke Asosiasi Pelaku Peternakan Sulawesi Tenggara (Kota Kendari), senilai Rp 406,8 miliar/tahun

Alam Berkah (Sidoarjo) beli 1.440 ton cengkeh dari Resky Berkah Kaya (Kolaka Timur) senilai 158,40 milar/tahun. Poktan Tunas Harapan (Kediri) jual 7.200 ton gula merah tebu ke PT. Alfariq Group Jaya (Kota Kendari) dengan nilai transaksi Rp 90 miliar/ tahun CV. RUM SEAFOOD (Sidoarjo) – Beli Ikan Beku ke CV. Ayyash Mandiri Brand Boluna Food (Kota Kendari) beli 1.728 ton ikan beku senilai 77 milar dan jual Fillet Dori, Bakso Ikan, Bandeng Presto sebesar 3.168 ton dan senilai Rp 60 miliar/tahun.

CV. Satria Abdi Buana (Surabaya) – beli 2.400 ton arang batok kelapa dan 240 ton kelapa bulat dari Bombana Zakkir Group (Bombana, Sultra) senilai Rp 43,6 miliar/tahun. CV. Abisatya Diwangkara (Poktan Sejahtera 2 Trawas, Mojokerto) jual Kopi Arabica sebesar 300 ton kepada PT. Argonaut Amanah Jaya (Kota Kendari) dengan nilai transaksi Rp 37,5 miliar/tahun. CV. Rum Seafood (Sidoarjo) jual 720 ton ikan beku seperti bila, dori dan bawal ke PT. Goutong Material Indonesia (Konawe) senilai 25,29 miliar/tahun.

PT. Ayo Tani (Kediri) beli Teh curah 750 ton, 800 ton liquid brown sugar, 1000 ton Ubi ketela serta 1.000 ton jagung ke PT Dian Sejahtera Utama (Kota Kendari) senilai Rp 24,7 miliar/tahun. PT. Sinar Bahari Indonesia (Sidoarjo) beli 720 ton ikan beku dari CV. Adi Jaya Lestari (Kendari) senilai 23,04 miliar/tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain transaksi, dilakukan juga Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar-OPD dan BUMD kedua provinsi, diantaranya Dinas Perkebunan Prov Jatim dengan Dinas Perkebunan dan Holtikultura Prov. Sultra, Dinas Peternakan Prov Jatim dengan Tanaman Pangan dan Peternakan Prov. Sultra, Dinas PMPTSP Prov. Jatim dengan PMPTSP Prov. Sultra, Dinas PMD Prov. Jatim dengan Dinas PMD Prov. Sultra

PKS juga melibatkan BUMD dan organisasi bisnis, seperti Bank Jatim dengan Bank Sultra, Kadin Prov. Jatim dengan Kadin Prov. Sultra, HIPMI Prov. Jatim dengan HIPMI Prov. Sultra dan IWAPI Prov. Jatim dengan IWAPI Prov. Sultra, sebagai penguatan sinergi dan kolaborasi antarwilayah. (hen)
\

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemendikdasmen Gelontor Rp14,23 M Revitalisasi 18 Sekolah di Nias, Murid Belajar Lebih Nyaman

Kemendikdasmen Gelontor Rp14,23 M Revitalisasi 18 Sekolah di Nias, Murid Belajar Lebih Nyaman

Kemendikdasmen mengatakan sejumlah perbaikan melalui program revitalisasi sekolah membuat proses belajar para murid di Kepulauan Nias, Provinsi Sumatera Utara
Injak Usia ke-65, Jokowi Dapat Ucapan dari Sultan Sepuh Cirebon

Injak Usia ke-65, Jokowi Dapat Ucapan dari Sultan Sepuh Cirebon

Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) berulang tahun ke-65 tepat pada Minggu (21/6/2026).
Ayah Wapres Gibran Ultah ke 65, Grace Natalie Temui Jokowi di Solo: Semoga Terus Diberikan Kesehatan

Ayah Wapres Gibran Ultah ke 65, Grace Natalie Temui Jokowi di Solo: Semoga Terus Diberikan Kesehatan

Ayah Wapres Gibran, yang juga mantan Presiden ke-7 Jokowi berulang thaun (ultah) ke 65, pada Minggu (21/6). Kemudian dari pantauan awak media, sejumlah politisi
Korban Dugaan Perselingkuhan Lapor ke Mabes Polri dan DPR RI

Korban Dugaan Perselingkuhan Lapor ke Mabes Polri dan DPR RI

Muhamad Alan yang mengaku menjadi korban dari dugaan perkara perselingkuhan seorang pejabat daerah memilih melaporkan peristiwa tersebut ke Mabes Polri.
Digandrungi Generasi Muda, Dukungan Fotografi Film Meningkat di Indonesia

Digandrungi Generasi Muda, Dukungan Fotografi Film Meningkat di Indonesia

Tren fotografi film kini mulai mengalami kebangkitan di Indonesia dengan generasi muda yang mulai menggandrunginya.
Titiek Soeharto Apresiasi Menimipas: Nusakambangan Kini Hasilkan Pangan, Pupuk Organik dan Udang Vaname

Titiek Soeharto Apresiasi Menimipas: Nusakambangan Kini Hasilkan Pangan, Pupuk Organik dan Udang Vaname

Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi transformasi kawasan Pemasyarakatan Nusakambangan yang kini berkembang menjadi sentra ketahanan pangan

Trending

Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bocorkan alasan terkait Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dokter Tifa soal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden
Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Rakabuming meninjau Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats di Kampung Yepem, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada Minggu (21/6/2026). Kunjungan itu
Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Ihwal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7, Jokowi, masih menjadi perhatian publik. Terutama terkaiat perkembangan soal nasib Roy Suryo & dokter Tifa
Injak Usia ke-65, Jokowi Dapat Ucapan dari Sultan Sepuh Cirebon

Injak Usia ke-65, Jokowi Dapat Ucapan dari Sultan Sepuh Cirebon

Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) berulang tahun ke-65 tepat pada Minggu (21/6/2026).
Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Namanya, Brigadir Jenderal Yahya Mussa’id Azzahroni. Dia adalah pemimpin tertinggi askar Masjidil Haram. Brigjen Yahya ini berperawakan seperti kebanyakan orang Arab lainnya: hidung mancung, berjenggot tipis, dan sedikit beruban.
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Patung Jenderal Sudirman Tidak Dipindah, Pramono: Jadi Ikon Tengah Jembatan Donat Dukuh Atas

Patung Jenderal Sudirman Tidak Dipindah, Pramono: Jadi Ikon Tengah Jembatan Donat Dukuh Atas

Belakangan ini, mencuat terkai wacana pemindahan Patung Jenderal Sudirman di kawasan Dukuh Atas, Jakarta. Namun, baru-baru saja, pemindahan itu batal dilakukan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT