GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berbagi Bahagia di Ramadan 2026, BRI Peduli Bagikan 279 Ribu Paket Sembako dan Santunan untuk Ribuan Anak

Program Berbagi Bahagia Bersama BRI merupakan inisiatif kepedulian sosial yang diselenggarakan oleh BRI Peduli dan berkolaborasi dengan YBM BRILia.
Selasa, 17 Maret 2026 - 22:17 WIB
BRI Peduli Berbagi Bahagia di Ramadan 2026.
Sumber :
  • BRI

Jakarta, tvOnenews.com – Memaknai dan menghormati kesucian Bulan Ramadan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI secara konsisten menyalurkan bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan serta kepedulian terhadap sesama.

Dalam momentum Ramadan 2026, BRI melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) ‘BRI Peduli’ kembali menjalankan kegiatan “Berbagi Bahagia Bersama BRI” melalui penyaluran bantuan sembako sebanyak 279 ribu paket kepada masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, BRI juga menyalurkan santunan bagi 8.500 anak yatim di berbagai panti asuhan yang tersebar di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiap paket sembako yang diberikan berisi beras, minyak goreng, gula pasir, dan kebutuhan pokok lainnya. Penyaluran sembako dilakukan oleh perwakilan 18 Regional Office BRI yang tersebar di seluruh Indonesia dengan melibatkan seluruh pekerja BRI Group.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa program Berbagi Bahagia Bersama BRI merupakan inisiatif kepedulian sosial yang diselenggarakan oleh BRI Peduli dan berkolaborasi dengan YBM BRILiaN dalam momentum bulan suci Ramadan untuk memperkuat solidaritas sosial serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami pastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat dengan melibatkan semua pekerja BRI di setiap unit kerja yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Kami juga berharap bantuan sembako dan santunan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat serta warga dan anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, program ini juga sejalan dengan Asta Cita pemerintah, di mana penyaluran bantuan sembako bertujuan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta meningkatkan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.

“BRI senantiasa menjalankan kewajiban sosial, memperkuat perannya sebagai salah satu pilar ekonomi nasional, dan memberikan manfaat positif bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar,” imbuh Dhanny.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kesempatan terpisah, Agus Surahman selaku perwakilan warga Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan mengatakan bahwa, pemberian bantuan sembako dari BRI Peduli dapat membantu meringankan beban ekonomi serta mendorong perbaikan gizi masyarakat di wilayahnya.

"Kami sangat terbantu dengan program ini dan kami ucapkan terima kasih kepada BRI atas kepedulian yang diberikan. Hal ini juga memperkuat tali ikatan dan silaturahmi kami warga dengan BRI yang selalu dekat dan membantu kami,” ungkapnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Maung Garuda Diboyong ke Lokasi KTT ASEAN di Cebu

Kisah Maung Garuda Diboyong ke Lokasi KTT ASEAN di Cebu

Mobil kepresidenan Maung Garuda yang merupakan desain dan rakitan PT Pindad "diboyong" hingga sampai di Cebu, Filipina, dan menjadi ajang unjuk diri industri pertahanan Indonesia selama KTT Ke-48 ASEAN, sekretariat Presiden mengungkap cerita di belakang kisah tersebut. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Gubernur Sherly Tjoanda Ajak Seluruh Warga Maluku Utara Langitkan Doa untuk Siti Totou Umar yang Wafat di Tanah Suci

Gubernur Sherly Tjoanda Ajak Seluruh Warga Maluku Utara Langitkan Doa untuk Siti Totou Umar yang Wafat di Tanah Suci

Suasana duka menyelimuti rombongan jamaah haji asal Maluku Utara. Salah satu jamaah, Ibu Siti Totou Umar, dikabarkan wafat di tanah suci Medinah pada Jumat (8/5) siang Waktu Arab Saudi (WAS). 
Terungkap Isi Chat Kiai Ashari Minta Temani Tidur dan Ancam Santriwati, Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban

Terungkap Isi Chat Kiai Ashari Minta Temani Tidur dan Ancam Santriwati, Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, terungkap begini isi chat Kiai Ashari modus minta temani tidur hingga ancam santriwati agar menuruti perkataannya.
Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Kesal Pada Kepala Sekolah ‘Asbun’, hingga Dedi Mulyadi Borong Kue Harga Fantastis

Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Kesal Pada Kepala Sekolah ‘Asbun’, hingga Dedi Mulyadi Borong Kue Harga Fantastis

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda kesal hingga memberi teguran kepada kepala sekolah. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memborong kue dengan harga fantastis
Terungkap Ritual 'Aneh' Kiai Ashari yang Diduga Melecehkan Santri di Ponpes Ndolo Kusumo

Terungkap Ritual 'Aneh' Kiai Ashari yang Diduga Melecehkan Santri di Ponpes Ndolo Kusumo

Dunia maya tengah dihebohkan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang ahli agama, disapa Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT