Gubernur Anwar Hafid Instruksikan Tindakan Darurat Pasca Gempa
- Antara
tvOnenews.com - Gubernur Anwar Hafid menginstruksikan jajaran untuk melaksanakan tindakan darurat setelah gempa bumi tektonik magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu, pada Selasa, pukul 10.27 WIB..
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Saya meminta seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat melakukan penanganan darurat, membantu masyarakat yang terdampak, dan memastikan seluruh kebutuhan dasar dapat terpenuhi,” kata Gubernur Sulteng Anwar Hafid di Palu, Selasa.
Gubernur menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, tenaga medis, serta unsur penanggulangan bencana untuk melakukan langkah-langkah tanggap darurat guna memastikan keselamatan masyarakat.
Gubernur Anwar juga mengimbau masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya di wilayah Palu, Sigi, Donggala (Pasigala) dan daerah terdampak lainnya, agar tetap tenang, tidak panik, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah.
Sebagai langkah cepat penanganan darurat, Gubernur telah mengerahkan tenaga medis ke sejumlah titik terdampak untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang mengalami cedera.
Seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan bertambahnya korban maupun kebutuhan layanan kesehatan pascagempa.
Untuk mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi akibat gempa susulan, rumah sakit diminta menyiapkan tenda-tenda pelayanan darurat di area terbuka atau halaman rumah sakit guna menjamin keselamatan pasien, tenaga kesehatan, dan masyarakat yang membutuhkan layanan medis.
Selain itu, organisasi perangkat daerah terkait bersama BPBD Sulawesi Tengah telah diinstruksikan untuk segera menyiapkan lokasi-lokasi pengungsian yang aman dan layak bagi masyarakat yang membutuhkan tempat berlindung sementara.
Pemerintah juga memastikan kebutuhan dasar pengungsi akan menjadi perhatian utama selama masa tanggap darurat.
Gubernur turut memerintahkan dilakukannya pemeriksaan menyeluruh terhadap bangunan-bangunan yang mengalami kerusakan maupun yang berpotensi terdampak akibat gempa. Tim teknis dari instansi terkait akan melakukan asesmen untuk memastikan keamanan bangunan sebelum digunakan kembali oleh masyarakat.
Saat ini, BPBD Sulawesi Tengah terus melakukan pendataan dan asesmen lapangan serta berkoordinasi dengan BMKG, pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan seluruh unsur terkait guna memastikan penanganan berlangsung cepat, terpadu, dan tepat sasaran.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi resmi secara berkala kepada masyarakat. Warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, menghindari bangunan yang mengalami kerusakan, serta segera melaporkan kondisi darurat kepada petugas setempat.(chm)
Load more