News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Periksa Nelayan Takabonerate Korban Penganiayaan

Aparat kepolisian dari Polres Selayar saat ini mulai melakukan pengambilan keterangan dari korban penganiayaan yang diduga dilakukan oknum petugas takabonerate
Senin, 20 Juni 2022 - 17:03 WIB
Nelayan Pulau Rajuni korban penganiayaan oknum mulai dimintai keterangan aparat kepolisian Polres Selayar
Sumber :
  • arsil ikhsan

Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan - Polisi saat ini mulai melakukan pengambilan keterangan dari saksi dan korban penganiayaan nelayan Takabonerate Kepulauan Selayar, yang menyebabkan korban harus mendapatkan 24 jahitan akibat luka di dahinya. Luka tersebut diduga akibat penganiayaan yang dilakukan oleh oknum petugas di Takabonerate. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sementara ada 4 orang nelayan yang telah dimintai keterangan termasuk korban luka parah bernama Abd. Haris alias Puasa, dan kami masih melakukan pengembangan kejadian penganiayaan ini, " jelas IPDA. Hasan, Komandan Tim Polres Kepulauan Selayar di Pulau Rajuni, Senin (20/6/2022).

 

Saat kejadian, korban dan saksi tidak mengenali pelaku penganiayaan namun mereka menyebut kalau speedboat yang dipakai berwarna putih dan sering terlihat di sekitar pulau Tinabo Kawasan Taman Nasional Takabonerate. 

 

Informasi lain yang diterima tvonenews.com, setelah kejadian tersebut sejumlah warga Pulau Rajuni bagian utara mendatangi pos Balai Takabonerate di Pulau Tinabo dan mendapati sejumlah petugas balai dan petugas berpakaian biru menanyakan perihal penabrakan perahu dan perlakukan yang menyebabkan luka berat pada korban. Dan mendapat pengakuan bahwa mereka siap melakukan ganti rugi perahu yang rusak dan siap melakukan pengobatan pada nelayan yang cedera. 

 

Selain melakukan pengambilan keterangan dari korban dan saksi di kantor desa Pulau Rajuni pada Senin (20/6/2022) yang berjarak 6 (enam) jam dari pusat Kabupaten Kepulauan Selayar, Tim Polres Kepulauan Selayar juga mengambil dokumentasi 2 perahu nelayan yang dirusak akibat ditabraki speedboat dan juga melakukan mengambil keterangan bidan desa yang merawat luka-luka korban Haris alias Puasa. 


Proses pemeriksaan nelayan warga Pulau Rajuni yang merupakan korban penganiayaan dan penabrakan speedboat yang diduga dilakukan oleh oknum petugas di Takabonerate mendapat perhatian warga Pulau Rajuni. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(ain/asm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Fenerbahce Amankan N’Golo Kante, Presiden Turki Turut Disorot

Resmi! Fenerbahce Amankan N’Golo Kante, Presiden Turki Turut Disorot

Fenerbahce akhirnya merampungkan proses perekrutan gelandang bintang N’Golo Kante dari klub Liga Arab Saudi, Al Ittihad.
4 Alasan Mengapa Allah Terkadang Menunda Apa yang Kita Minta

4 Alasan Mengapa Allah Terkadang Menunda Apa yang Kita Minta

Sering berdoa tapi belum juga dikabulkan? Inilah 4 alasan mengapa Allah SWT terkadang menunda apa yang kita minta.
Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Manajemen Arema FC resmi memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan salah satu pemain asingnya Odivan Koerich.
Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah bekerja keras tapi rezeki terasa seret? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang kemungkinan penyebabnya.
Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) meminta Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) untuk dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan komunikasi publik di tengah arusnya informasi digital.
Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada, Enrico Tambunan, menantang pihak Ressa untuk mengungkap sosok ayah biologisnya. Ia menilai gugatan seharusnya ditujukan ke sang ayah.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT