News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Positif Covid-19, JCH Makassar Berangkat ke Tanah Suci

Salah satu jemaah calon haji (JCH) asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan, akhirnya diberangkatkan ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji, setelah sempat terkonfirmasi Positif Covid-19. Jemaah tersebut sempat tertunda selama 5 hari untuk menjalani isolasi mandiri.
Jumat, 24 Juni 2022 - 15:05 WIB
Sempat terkonfirmasi Positif Covid-19, JCH Embarkasi Makassar akhirnya diberangkatkan.
Sumber :
  • Tim Tvone-Wawan Setiawan

Makassar, Sulawesi Selatan - Salah satu jemaah calon haji (JCH) asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan, akhirnya diberangkatkan ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji, setelah sempat terkonfirmasi Positif Covid-19. Jemaah tersebut sempat tertunda selama 5 hari untuk menjalani isolasi mandiri. 

"Alhamdulillah kita sudah berangkatkan kemarin dimasukkan ke dalam kelompok terbang lainnya. Jemaahnya asal Kota Makassar yang sudah menjalani isolasi mandiri sesuai dengan protokol," ujar Sekretaris Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, saat dikonfirmasi Jumat (24/5/22). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jemaah haji tersebut merupakan jemaah perempuan, berusia 50 tahun, asal Kota Makassar, yang sebelumnya dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi pada gelombang pertama Embarkasi Makassar

Namun saat dilakukan pemeriksaan Swab PCR oleh Dinas Kesehatan Makassar, jemaah tersebut positif Covid-19 dengan kondisi orang tanpa gejala (OTG) sehingga pemberangkatannya ditunda. 

"Sesuai prosedur jemaah isolasi mandiri dirumahnya tanpa melakukan kegiatan di luar selama 5 hari. Kemudian dilakukan tes swab PCR dan hasilnya negatif, langsung kita masukkan ke kloter yang hendak akan diberangkatkan," ujar Ikbal. 

Setelah melakukan isolasi mandiri dan menunjukkan hasil swab PCR negatif Covid-19 jemaah tersebut kemudian diberangkatkan bersama 392 jemaah lainnya pada gelombang kedua pemberangkatan Embarkasi Makassar.

PPIH Embarkasi Makassar menghimbau jemaah yang hendak berangkat atau masuk ke dalam asrama haji Sudiang, agar mengurangi aktifitas manasik maupun berkumpul seminggu sebelum jadwal pemberangkatan. (wsn/Ask) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Alasan Ruben Amorim Memilih Bungkam Usai Dipecat Manchester United, Ada Hubungannya Dengan Michael Carrick?

Ini Alasan Ruben Amorim Memilih Bungkam Usai Dipecat Manchester United, Ada Hubungannya Dengan Michael Carrick?

Motivasi utama Ruben Amorim untuk bungkam disebut berangkat dari keinginannya melindungi skuad Setan Merah dan penggantinya. Amorim memilih menunda semua tanggapan
Empat Tuntutan Masih Diabaikan, Warga Dua Dusun di Sleman Desak Penundaan Tol Solo–Yogya

Empat Tuntutan Masih Diabaikan, Warga Dua Dusun di Sleman Desak Penundaan Tol Solo–Yogya

Warga dari dua dusun di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta mendesak pemerintah untuk menunda pelaksanaan proyek tol Solo - Yogyakarta seksi II.
KPK Tangkap Mulyono Diduga Terkait Pengaturan Restitusi PPN pada Sektor Perkebunan

KPK Tangkap Mulyono Diduga Terkait Pengaturan Restitusi PPN pada Sektor Perkebunan

Penangkapan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Mulyono, berkaitan proses restitusi pajak pertambahan nilai atau PPN pada sektor perkebunan.
Adu Mulut Berujung Tragis, Suami di Paluta Bakar Istri Pakai Pertalite di Rumah Kontrakan

Adu Mulut Berujung Tragis, Suami di Paluta Bakar Istri Pakai Pertalite di Rumah Kontrakan

Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga terjadi di Desa Aek Haruaya, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Seorang suami berinisial HC alias A (55) diduga tega membakar istrinya sendiri, DS (55), usai terlibat pertengkaran adu mulut.
Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit, Prof. Hermawan Kupas Dinamika Kebijakan Kapolri hingga Isu Reformasi Polri

Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit, Prof. Hermawan Kupas Dinamika Kebijakan Kapolri hingga Isu Reformasi Polri

Buku Alter Ego Listyo Sigit Presisi salah satunya berisi narasi untuk meluruskan pemahaman publik yang dinilai keliru terhadap sejumlah kebijakan Kapolri, termasuk tudingan adanya sikap insubordinasi terhadap Presiden.
Suami Bakar Istri Pakai Pertalite di Paluta, Petugas Satreskrim Polres Tapsel Tangkap Pelaku

Suami Bakar Istri Pakai Pertalite di Paluta, Petugas Satreskrim Polres Tapsel Tangkap Pelaku

Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut laporan resmi kasus itu diterima Polres Tapanuli Selatan pada Senin (2/2/2026).

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT