News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Brigadir Y, Oknum Polisi Tersangka Pencabulan Empat Orang Anak Terancam Sanksi Pemecatan Tidak Dengan Hormat

Sanksi berupa Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) aka diberikan terhadap Brigadir Y oknum polisi yang diduga melakukan pencabulan terhadap empat orang anak.
Senin, 18 Juli 2022 - 03:22 WIB
Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono, Kabid Humas Polda Gorontalo
Sumber :
  • Kadek Sugiarta

Kabupaten Gorontalo - Sanksi berupa Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) aka diberikan terhadap Brigadir Y oknum polisi yang diduga melakukan pencabulan terhadap empat orang anak di Kabupaten Gorontalo.

Sanksi Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) Brigadir Y akan diberikan oleh Polda Gorontalo tanpa menunggu putusan pengadilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini diungkapkan oleh Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono selaku Kabid Humas Polda Gorontalo. Dirinya mengatakan Brigadir Y diproses berdasarkan Peraturan Kapolri (Perkap) baru nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Kepolisian Negara RI.

“Apa yang dilakukan oleh Brigadir Y termasuk kategori pelanggaran berat. Dimana dapat diberikan Sanksi PTDH tanpa harus menunggu putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht). Selain itu, proses pidana juga jalan,” ungkap Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono pada Sabtu (16/7/2022).

Wahyu juga menjelaskan  bahwa kasus ini bermula dari laporan salah satu orang tua korban ke SPKT Polda Gorontalo tertanggal 10 Juli 2022. Laporan tersebut direspon cepat oleh Kapolda Gorontalo dengan memerintahkan Kabid Propam dan Dir Reskrimum untuk memprosesnya secara cepat maupun dari segi kode etik dan proses pidananya.

“Tanggal 11 Pelaku Brigpol Y sudah diamankan (penempatan di tempat khusus/ ditahan) oleh Propam. Guna proses kode etik. 12 Juli penyidik Renakta Ditreskrimum telah menetapkan Brigpol Y sebagai Tersangka,” beber Kombes Pol Wahyu.

Kombes Pol Wahyu, menambahkan Perbuatan tidak beradab atau amoral ini oleh Kapolda Gorontalo menyikapinya dengan tidak akan mentolerir serta diminta untuk dilakukan proses hukum yang sesuai dengan peraturan kepolisian RI.

Wahyu juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Gorontalo atas peristiwa yang terjadi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Atas kejadian ini kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo. Yang jelas apa yang dilakukan oleh Oknum Brigadir Y telah melanggar nilai nilai etika kepolisian,” kata  Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono. (ksd/ade)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belasan Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua yang Belum Teridenrifikasi, 80 Jenazah Sudah Diserahkan ke Keluarga

Belasan Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua yang Belum Teridenrifikasi, 80 Jenazah Sudah Diserahkan ke Keluarga

Meskipun operasi pencarian korban longsor Cisarua, Bandung Barat, telah resmi ditutup, Tim DVI Polda Jabar masih terus menerima dan menangani jenazah korban. 
Buka Suara Tentang Dugaan Kekerasan Seksual, Mohan Hazian: Semua Kesalahan Masa Lalu adalah Murni Kekhilafan dengan Wanita Lain

Buka Suara Tentang Dugaan Kekerasan Seksual, Mohan Hazian: Semua Kesalahan Masa Lalu adalah Murni Kekhilafan dengan Wanita Lain

Mohan Hazian muncul memberikan penjelasan terkait dugaan kekerasan seksual yang ditujukan kepadanya. Melalui akun Instagram, ia membantah pernah memperkosa.
Masih Ingat Jonathan Khemdee? Pemain yang Lempar Medali SEA Games Kini Akan Jadi Lawan Persib

Masih Ingat Jonathan Khemdee? Pemain yang Lempar Medali SEA Games Kini Akan Jadi Lawan Persib

Jonathan Khemdee merupakan pemain berdarah Denmark dan Thailand yang memilih untuk membela Timnas Thailand.
Utut Adianto Nilai Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza Tak Perlu Sampai 20.000 Prajurit

Utut Adianto Nilai Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza Tak Perlu Sampai 20.000 Prajurit

Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto menilai pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina, tidak perlu dilakukan dalam jumlah besar.
Pemprov DKI Bakal Rutin Tertibkan ‘Manusia Gerobak’ dan Shur On The Road Selama Ramadan

Pemprov DKI Bakal Rutin Tertibkan ‘Manusia Gerobak’ dan Shur On The Road Selama Ramadan

Pemprov DKI akan melakukan patroli rutin untuk menertibkan ‘manusia gerobak’ atau Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan Sahur On The Road (SOTR).
Begini Nasib Red Sparks Pasca Kepergian Megawati Hangestri: Dari Finalis Jadi Juru Kunci

Begini Nasib Red Sparks Pasca Kepergian Megawati Hangestri: Dari Finalis Jadi Juru Kunci

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, tim Daejeon Red Sparks terpuruk di dasar klasemen Liga Voli Korea 2025/2026, hanya meraih enam kemenangan dari 27 laga.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT