News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

WNI yang Tertipu dan Bekerja di Sindikat Skimming Investasi dan Situs Judi Online di Kamboja Akhirnya Pulang ke Indonesia

WNI asal Kota Pare-pare yang tertipu agen tenaga kerja dan dipekerjakan di sindikat skimming investasi bodong dan situs judi online di Kamboja akhirnya pulang.
Jumat, 12 Agustus 2022 - 11:21 WIB
Andi Raiwansyah WNI Asal Kota Parepare yang Sempat Disekap di Kamboja yang Akhinya Dapat Pulang dan Bertemu dengan Ibunya
Sumber :
  • tim tvOne/Rusli Djafaar

Parepare, Sulawesi Selatan - Seorang WNI asal kota Parepare akhirnya bisa pulang ke Indonesia dan bertemu dengan keluarganya setelah tertipu agen tenaga kerja dan dipekerjakan di sebuah sindikat skimming investasi bodong dan situs judi online di Kamboja.

Kepulangan Andi disambut haru oleh pihak keluarga di jalan Kebun Sayur, kecamatan Soreang kota Parepare. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah berkat usaha KBRI di sana  (Kamboja) saya akhirnya bisa lolos dan pulang ke Indonesia setelah pihak perusahaan memberikan paspor saya dan mengijinkan saya ke KBRI di Phnom Penh padahal saya sebenarnya tidak diijinkan keluar dari lokasi sebelum membayar denda 4000 dollar USA," ujar Andi Raiwansyah yang ditemui di rumahnya, Jumat (12/08/2022).

"Denda tersebut tidak perlu lagi saya bayar berkat usaha KBRI sehingga saya bisa langsung dari kota Sihanoukville ke Phnom Penh. Cuma saya seorang karena rekan saya yang juga WNI masih memilih tinggal di perusahaan tersebut," ujar Andi.

Andi mengatakan ia pergi ke Kamboja pada Februari 2022 lalu karena tergiur dengan penawaran kerja dari salah satu agensi dengan gaji kisaran 800 dollar USA sebulan.

Bahkan dalam tawaran itu, ia dijanjikan tidak dikenakan biaya akomodasi dan akan mendapatkan makan secara gratis.

Namun setelah tiba di kota Sihanoukville perusahaan tempatnya bekerja ternyata bidang skimming investasi bodong dan judi online.

"Saya ditempatkan di bidang investasi bodong yang menipu korban dari berbagai negara Eropa dan Amerika. Saya tidak bisa berbuat apa-apa karena jauh dan harus bertahan hidup di sana (Kamboja)," kata Andi.

Setelah empat bulan bekerja, Andi memilih untuk keluar dari perusahaan tersebut namun tersandera karena tidak bisa membayar denda 4000 dollar USA yang dikenakan kepadanya. Hingga akhirnya pihak KBRI di Kamboja membantunya.

Menurut Andi, di perusahaan tempatnya bekerja masih ada belasan rekannya yang masih bekerja di perusahaan investasi bodong dan judi online tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masih ada rekan rekan saya di sana yang tetap bekerja karena tidak ada pilihan lain bagi mereka," ungkap Andi.

Seperti diketahui selain tempat perusahaan Andi bekerja, puluhan WNI di Kamboja sempat tersandera akibat tertipu lowongan pekerjaan oleh salah satu agensi dengan iming-iming gaji yang cukup menggiurkan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Fabio Lefundes Resmi Jadi Pelatih Java United, Bawa Misi Besar di Super League 2026-2027

Fabio Lefundes Resmi Jadi Pelatih Java United, Bawa Misi Besar di Super League 2026-2027

Pelatih asal Brasil tersebut langsung mendapat tugas besar membangun tim yang sebelumnya bernama Malut United dengan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Indonesia memastikan tiket langsung ke Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh. Simak daftar 16 negara yang mendapat direct
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT