Buru Ular Piton 9 Meter di Semak-Semak Dekat Pemukiman Warga
- Gusni Kardi
Mamuju, Sulawesi Barat - Petugas Damkar Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (20/9/2022), kembali melakukan perburuan terhadap ular raksasa sepanjang 9 meter. Â Untuk menangkap ular raksasa tersebut petugas Damkar melakukan penyisiran di semak-semak Jalan Husni Thamrin yang diduga menjadi tempat bersarangnya ular raksasa tersebut.
Â
"Ular sepanjang 9 meter lingkaran tubuh ular seperti tempat cat 5 kilo itu sudah sempat saya pukul kepalanya pakai balok kayu. Â Tetapi ular tersebut melawan saya takut melarikan diri karena hanya sendirian melawan ular raksasa itu, " tutur Bora, salah seorang warga yang sebelumnya melihat kemunculan ular 9 meter ini.
Â
Menurut Bora, ular sepanjang 9 meter tersebut diduga merupakan induk dari ular rakasa sepanjang 6 meter yang berhasil ditangkap warga dan dikuliti akibat memangsa ternak warga setempat sebelumnya.
Â
Petugas Damkar yang diterjunkan untuk menangkap ular raksasa sepanjang 9 meter itu sebanyak 10 orang, dengan melakukan penyisiran di lokasi yang diduga tempat persembunyian.
Â
Kabag Damkar Mamuju  Riyandi, mengatakan, untuk mengantisipasi adanya korban susulan yang menjadi mangsa dari ular raksasa tersebut.
Â
"Untuk menangkap ular itu petugas Damkar hanya membawa alat seadanya seperti, parang, tongkat penangkap ular sebanyak 2 unit," jelas Riyandi pada wartawan di lokasi penyisiran ular sepanjang 9 meter.Â
Â
Proses penyisiran ular raksasa itu berlangsung sekitar 2 jam namun petugas Damkar yang dibantu oleh masyarakat setempat belum berhasil menemukan sarang ular raksasa itu.Â
Â
Dari hasil penyisiran petugas Damkar dibantu warga setempat, petugas berhasil menemukan sedikitnya 3 goa yang diduga menjadi sarang ular. Namun karena peralatan yang kurang memadai petugas Damkar menghentikan sementara perburuan.Â
Â
"Karena ini hari masih nihil, proses pencarian ular raksasa tersebut untuk sementara dihentikan. Pencarian akan kembali dilanjutkan jika warga setempat melaporkan kepihak Damkar kalau ular raksasa tersebut menampakan diri di pemukiman warga," jelas Riyandi.
Â
(gki/asm)
Â
Load more