News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku Asusila Video Call Seks ke Anak-Anak SD di Lampung Tengah Alami Kelainan Seksual

Aparat Kepolisian Polres Lampung Tengah terus mendalami kasus asusila video call seks yang menimpa anak-anak sekolah dasar (SD) hingga mencapai 36 orang korban.
Minggu, 12 Februari 2023 - 10:34 WIB
Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Edi Qorinas
Sumber :
  • Pujiansyah/tvOne

Lampung Tengah, tvOnenews.com - Aparat Kepolisian Polres Lampung Tengah terus mendalami kasus asusila video call seks yang menimpa anak-anak sekolah dasar (SD) hingga mencapai 36 orang korban.

Dari pemeriksaan sementara, pelaku Robiansyah (31) warga Lahat, Sumatera Selatan mengalami kelainan seksual yang cenderung suka dengan anak-anak di bawah umur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Edi Qorinas mengatakan pihaknya masih terus mendalami kasus asusila seksual yang menimpa salah satu SD yang ada di Kabupaten Lampung Tengah.

"Sejauh ini sudah kita lakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Sepertinya dia mengalami kelainan seksual," kata Edi, Minggu (12/2/2023).

Dari pemeriksaan sementara terhadap tersangka, ia memang mengalami kelainan seksual, yaitu pelaku cenderung suka dengan anak-anak di bawah umur.

Bahkan, dari 36 yang mayoritas berusia 10 sampai 12 tahun tersebut salah satunya adalah laki-laki.

Saat ditanya apakah akan melakukan cek kejiwaan terhadap tersangka, Edi mengaku belum ada rencana untuk melakukan tes kejiwaan.

Sebab, tersangka masih bisa menjawab pertanyaan yang diberikan saat dilakukan pemeriksaan.

"Sejauh ini belum ya. Karena tersangka masih normal dalam menjawab pertanyaan penyidik," ucap dia.

Saat ini, pihaknya masih mendalami dan menyelidiki jaringan asusila seksual dari pelaku yang bisa mendapatkan kontak para korban.

Apakah pelaku ini ada jaringan atau memang sendiri dalam melakukan aksi kejahatan tersebut.

"Tersangka melakukan aksinya seorang diri. Namun, masih kita dalami juga keterlibatan orang lain dalam asusila video call seks ini," jelasnya.

Diketahui, Polres Lampung Tengah membongkar jaringan asusila seksual terhadap anak.

Pelaku melakukan kekerasan seksual terhadap anak-anak setelah mendapatkan nomor korban dari grup aplikasi pesan WhatsApp.

Modus pelaku, yakni mencari target korbanya melalui media sosial. Setelah mendapat nomor WhatsApp, pelaku mengajak korban untuk melakukan panggilan video call.

Setelah itu, pelaku merayu korbannya untuk membuka baju dan celana untuk menunjukkan alat kelamin. Pelaku juga menunjukkan alat kelaminya lewat video call tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pengakuan pelaku, ia sudah lama melakukan aksi bejat ini, yaitu dari bulan Juni tahun 2022 lalu.

Bahkan, yang ia ajak untuk melakukan video call bugil tersebut bukan hanya ada di Kabupaten Lampung Tengah, melainkan ada korban di provinsi lain. (puj/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT