News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pascagempa Mengguncang Pasaman Barat, Sejumlah Murid SD Masih Belajar Beratapkan Langit Lebih Setahun

Lebih setahun pascagempa 6,1 SR yang mengguncang Kabupaten Pasaman Barat (25/2/2022) lalu, masih ada sejumlah murid SD masih belajar beratapkan langit. Satu di
Rabu, 8 Maret 2023 - 06:25 WIB
sejumlah murid SD masih belajar beratapkan langit setelah satu tahun pasca gempa Pasaman
Sumber :
  • tim tvone/Donal Caniago

Pasaman Barat, tvOnenews.com - Lebih setahun pascagempa 6,1 SR yang mengguncang Kabupaten Pasaman Barat (25/2/2022) lalu, masih ada sejumlah murid SD masih belajar beratapkan langit. Satu di antaranya SD Negeri 26 Talamau, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat. 

Lebih seratusan murid SD tersebut masih belajar di tempat darurat. Bahkan, kondisinya sudah berlangsung sejak pascagempa setahun silam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu saja, saat ini, empat belas (14) murid kelas 2 yang saat ini juga sedang ujian di halaman sekolah. 

"Kalau hujan kami belajar di parkiran motor, bahkan kita pulangkan karena basah," ungkap salah seorang guru, Yesi Gusmaini kepada tvOnenews, Selasa (7/3/2023).

Selain itu, ia sebutkan, hari ini (7/03/2023) ujian di luar karena tidak ada ruang kelas yang ada. Terlebih lagi ruang kelas juga terbakar pada minggu lalu, membuatnya terpaksa seperti ini. 

tvonenews

"Di sini ada dinding spanduk, namun sudah robek karena saat pemadaman api ruang kelas yang terbakar beberapa hari lalu", tambahnya sembari menunjukkan posisi dinding kelas darurat.

Dari pantauan tvonenews, sejumlah murid memang belajar beratapkan langit, meski beberapa kelas belajar di ruang terbuat dari triplek.

Sementara, menurut Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Agusli, bahwa seluruh murid diberlakukan satu shift dari yang sebelumnya jadi dua shift. Karena itu, ruangan darurat hanya ada empat kelas, jadinya seperti ini. 

"Karena semua sekaligus masuk sementara ruangan hanya 4, tentu jadi begini", ujarnya.

Masih lanjut ia menerangkan, pihaknya juga akan mengevaluasi kebijakan sekolah yang memberlakukan satu shift. 

"Saya akan minta kembali dua shift, pagi dan siang", tambahnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dinas Pendidikan juga mengklaim, sudah 50 persen sarana dan prasarana pendidikan dasar sudah di rekonstruksi. Namun keterbatasan anggaran menjadi tantangan. Ada 12 sekolah dasar rusak akibat gempa tahun lalu. 

"Tahun ini mudah-mudahan bulan mei akan dimulai rekonstruksi sejumlah ruangan yang rusak untuk sebagai lanjutannya", imbuhnya. (dml/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IOAC 2026 Resmi Dimulai! Jason Donovan, Adelia Chantika Hingga Flairene Candrea Langsung Tanding di Hari Pertama

IOAC 2026 Resmi Dimulai! Jason Donovan, Adelia Chantika Hingga Flairene Candrea Langsung Tanding di Hari Pertama

Ajang Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC) yang diselenggarakan oleh PB Akuatik Indonesia (PB AI) resmi dimulai pada hari ini, Selasa 3 November.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalakan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalakan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Piala Asia 2027 Mundur, PSSI Punya Waktu Goda 5 Pemain Grade A Eropa Ini untuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Piala Asia 2027 Mundur, PSSI Punya Waktu Goda 5 Pemain Grade A Eropa Ini untuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Piala Asia 2027 mundur 11 bulan. PSSI kini punya waktu untuk mengincar lima pemain keturunan yang berkarier di Eropa demi memperkuat Timnas Indonesia pada 2027.
Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Signature 27 dikabarkan dijual sekitar Rp32 juta di Eropa. Dengan Snapdragon generasi terbaru dan kamera 200MP, apakah Motorola siap kembali bersaing
Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Habib Bahar bin Smith turut menanggapi polemik konten kreator Herri Pras yang belakangan viral diperbincangkan di media sosial. Ingatkan bahaya hina ulama.
Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Persoalan memanas ketika warga meminta tiang milik Telkom Indonesia tersebut untuk direlokasi. Ia justru diminta untuk melakukan pembayaran hampir Rp3 juta.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT