GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasutri Tertangkap Tangan Belanja Pakai Uang Palsu di Pasar, Ditangkap dan Dipukuli Warga

asangan suami istri tertangkap tangan dan dipukuli warga karena ketahuan mengedarkan uang palsu pecahan Rp100 ribu untuk berbelanja di Pasar .Onan Barus.
Kamis, 9 Maret 2023 - 19:03 WIB
Warga memukuli pelaku pengedar uang palsu dan foto uang palsu yang dikumpulkan warga.
Sumber :
  • Tim Tvone/Syaren

Tapteng, tvonenews.com – Pasangan suami istri tertangkap tangan dan dipukuli warga karena ketahuan mengedarkan uang palsu pecahan Rp100 ribu untuk berbelanja di Pasar Onan Barus, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Rabu (8/3/2023). Warga yang emosi memukuli pasutri tersebut hingga viral di media sosial Facebook, akhirnya diketahui oleh polisi dan berhasil diamankan ke Polsek Barus.

Dalam video yang beredar di media sosial, memperlihatkan amukan warga yang kesal terhadap pasutri tersebut di areal Pasar Onan Barus, dan beberapa orang langsung memukuli pria yang diketahui merupakan suami dari perempuan pengedar uang palsu itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria yang mengenakan baju kaos berwarna coklat dan celana jeans itu belum diketahui identitasnya. Ia beberapa kali nyaris tumbang ke tanah karena amukan warga, dan langsung diamankan ke Polsek Barus.

Masih seperti terlihat dalam video tersebut, perempuan yang merupakan istri pria yang sudah diamankan warga, terlihat dikerumuni warga lainnya sambil memegang bungkusan kain, diduga berisi uang palsu. “Ini uangnya,” teriak warga di lokasi.

“Buka, buka, buka,” kata warga lainnya sambil tarik-menarik untuk membuka bungkusan kain yang didekap oleh prempuan tersebut.

Perempuan yang belum diketahui identitasnya itu, nampak mencoba bergegas meninggalkan lokasi, namun ditarik warga dan diamankan. Ternyata, pria suami perempuan tersebut, kembali diamuk warga di lokasi, hingga kemudian dibawa dari lokasi pasar dan diserahkan ke Polsek Barus.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Polres Tapteng terkait terungkapnya peredaran uang palsu ini. Sehingga belum diketahui, apa motif pasutri tersebut mengedarkan uang palsu dengan berbelanja di pasar.

Namun berdasarkan informasi yang diperoleh tvonenews.com, pasutri ini berbelanja di Pasar Onan Barus, Tapteng, untuk mendapatkan uang asli, dari kembalian uang palsu yang dibelanjakan.

Hingga berita ini diturunkan, polisi belum mengungkap nominal uang palsu pecahan Rp100 ribu yang sempat digunakan pasutri ini berbelanja di Pasar Onan Barus, Tapteng, apa saja yang sudah dibeli, serta bagaimana kemudian aksi pasutri ini terungkap.

Kapolsek Barus, Iptu Heriyanto Hasiholan Panjaitan hanya membenarkan adanya pasutri yang diamankan warga dalam kasus peredaran uang palsu tersebut. “Informasi dari masyarakat bahwasanya ada seperti itu,” katanya saat dihubungi tvonenews.com, Kamis (9/3/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Iptu Heriyanto, hasil pemeriksaan sementara di Polsek Barus, pasangan suami istri pengedar uang palsu itu, datang dari daerah Jambi menggunakan satu unit mobil, dan tiba sekitar pukul 00.01 WIB dini hari di Kecamatan Barus, Tapteng. 

Terpisah, Kasi Humas Polres Tapteng AKP H Gurning yang dikonfirmasi Kamis sore, juga belum memberikan keterangan lebih jauh terkait terungkapnya kasus peredaran uang palsu di Kabupaten Tapteng. “Iya,” jawabnya singkat melalui pesan tertulis WhatsApp. (ssg/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri Open House di Balai Kota Jakarta, Warga Akui Tak Dapat Sampaikan Aspirasi ke Pramono Anung

Hadiri Open House di Balai Kota Jakarta, Warga Akui Tak Dapat Sampaikan Aspirasi ke Pramono Anung

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar open house atau kegiatan halal bihalal dengan masyarakat umum di Balai Kota Jakarta pada momen perayaan Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 tepatnya Sabtu (21/3/2026).
Bung Harpa Kaget Bukan Main, kok Pemain Ini Tak Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia

Bung Harpa Kaget Bukan Main, kok Pemain Ini Tak Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia

Bung Harpa bahas soal keputusan John Herdman yang mencoret 17 nama dari Timnas Indonesia sehingga kini tersisa 24 pemain yang akan bermain di FIFA Series 2026.
Pemain Persib Sempat Terlunta-lunta, Irak Berangkat Pakai Jalur Darat Hingga Terbang ke Meksiko Pakai Jet Pribadi

Pemain Persib Sempat Terlunta-lunta, Irak Berangkat Pakai Jalur Darat Hingga Terbang ke Meksiko Pakai Jet Pribadi

Irak berjuang untuk mencari slot terakhir Piala Dunia demi menembus ajang paling bergengsi ini setelah 40 tahun lamanya
Satlantas Polres Bogor Akan Lakukan Skema One Way Pada H+1 Lebaran

Satlantas Polres Bogor Akan Lakukan Skema One Way Pada H+1 Lebaran

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor akan memberlakukan skema one way pada H+1 Lebaran atau mulai memasuki masa liburan di Jalur Puncak.
Purbaya Rem Pengajuan Anggaran Baru K/L, Siapkan Efisiensi Besar-Besaran untuk Jaga APBN

Purbaya Rem Pengajuan Anggaran Baru K/L, Siapkan Efisiensi Besar-Besaran untuk Jaga APBN

Menkeu Purbaya memaparkan bahwa efisiensi dan pembatasan anggaran tetap mempertimbangkan kebutuhan ekonomi agar stabilitas perekonomian nasional tidak terganggu.
Gara-Gara Pemain Timnas Indonesia, Media Belanda Tak Habis Pikir Skandal Paspor Bisa Guncang Eredivisie

Gara-Gara Pemain Timnas Indonesia, Media Belanda Tak Habis Pikir Skandal Paspor Bisa Guncang Eredivisie

Timnas Indonesia tengah terseret dalam polemik besar yang kini mengguncang sepak bola Belanda. Media setempat tak habis pikir dampaknya besar bagi Eredivisie.

Trending

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Kabar mengejutkan datang jelang agenda penting Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Wabah batuk dilaporkan melanda sejumlah rekan klub Jay Idzes di Sassuolo.
Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

John Herdman memilih 24 pemain final Timnas Indonesia dari total 41 skuad provisional tepat pada Hari Raya Idul Fitri pada Sabtu (21/3/2026). 
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Paspor Pemain Timnas Indonesia Diprotes Keras di Belanda

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Paspor Pemain Timnas Indonesia Diprotes Keras di Belanda

Dean James gegerkan Eredivisie usai NAC Breda minta laga diulang karena dugaan masalah paspor dan izin kerja pemain Timnas Indonesia. Simak selengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT