News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Daging Sapi di Tanjungpinang Rp 180 Ribu Sehari Jelang Ramadhan

Harga daging sapi di Pasar tradisional Bintan Center, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mengalami kenaikan hingga Rp 180 ribu per kilogram, sehari menjelang
Rabu, 22 Maret 2023 - 18:19 WIB
Pembeli antre membeli daging sapi
Sumber :
  • Tim Tvone/ Kurnia Syaifullah

Tanjungpinang, TvOnenews.com - Harga daging sapi di Pasar Tradisional Bintan Center, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mengalami kenaikan hingga Rp 180 ribu per kilogram, sehari menjelang Ramadhan 1444 H/2023.

Kenaikan harga daging sapi segar secara bertahap dari harga normal Rp110 ribu sampai Rp120 ribu per kilogram, naik menjadi Rp140 ribu sampai Rp150 ribu per kilogram, kemudian menjadi Rp180 ribu per kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Thamrin salah seorang pedagang daging sapi segar mengatakan, kenaikan dipicu karena minimnya stok sapi potong di Tanjungpinang. "Hari ini kami hanya memotong satu ekor sapi. Tidak ada pasokan sapi dari luar daerah akibat larangan pemerintah," ujar Thamrin, Rabu (22/3/2023).

Kenaikan harga daging sapi segar, sebut dia, sudah berlangsung hampir satu tahun. Sapi potong di Tanjungpinang kini dipasok dari peternak lokal. "Harganya jauh lebih mahal dari sapi asal Lampung dan Palembang," sebutnya.

Sementara harga daging beku, lanjut Thamrim, juga mengalami kenaikan dari Rp100 ribu kini dijual Rp130 ribu per kilogram. "Kenaikan Rp30 ribu untuk daging beku," ungkapnya.

Selain daging, bahan pangan lainnya juga mengalami kenaikan. Seperti cabai setan, rata-rata pedagang menjual Rp89 ribu per kilogram. Namun, ada pula pedagang yang masih menjual dengan harga yang lama, yakni Rp70 ribu per kilogram.

Atik, salah seorang pembeli, merasa kaget dengan harga daging dan cabai yang tiba-tiba naik sehari menjelang Ramadhan. “Kalau naik sih boleh saja, tapi jangan langsung naik drastis gitu, daging beku ini naik Rp20-50 ribu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Stabilisasi Harga Disperidag Tanjungpinang, Muhammad Endy Febri menerangkan, pihaknya bersama Satgas Pangan akan memperingati pedagang yang menaikan harga di luar faktor wajar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Faktor wajar itu seperti hukum ekonomi, harga naik jika kebutuhan tinggi, atau tingkat kesegaran. Barang yang baru pasti lebih mahal, itu juga wajar,” sebut Endy.

Selain itu, menurut Endy, daging beku yang dijual di pasar memiliki kategori. Begitu juga dengan cabai jika dalam kondisi segar, harganya pasti lebih mahal. “Ada kategorinya, mungkin beda, jadi harganya ada yg lebih mahal,” pungkasnya. (ksh/wna))

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Tampil di leg kedua, Maarten Paes menjadi kiper utama Ajax menantang Shelbourne FC di Tolka Park, Jumat (14/8/2026) dini hari WIB. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT