GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Razia Takjil di Ogan Ilir, 20 Sampel Diperiksa, Ini Hasilnya

Makan siap saji dan takjil kena sidak guna memastikan panganan pembuka puasa yang dijual di Pasar Beduk Komplek Persada Indralaya aman dari zat berbahaya seperti pewarna buatan, formalin dan borak. 
Rabu, 5 April 2023 - 12:54 WIB
Razia Takjil di Ogan Ilir, 20 Sampel Diperiksa, Ini Hasilnya
Sumber :
  • Tim TvOne/Berkat

Ogan Ilir, tvOnenews.com - Makan siap saji dan takjil kena sidak guna memastikan panganan pembuka puasa yang dijual di Pasar Beduk Komplek Persada Indralaya aman dari zat berbahaya seperti pewarna buatan, formalin dan borak.  
Sekda Ogan Ilir H Muhsin Abdullah bersama petugas dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Sumsel melakukan sidak Selasa (4/4/2023).

Sidak dimulai pukul 3 sore dengan didampingi  Kepala Dinas Kesehatan Ogan Ilir Hendra Kudeta.
 
Sidak dimulai dengan melakukan pengecekan secara visual ke sejumlah pedagang yang berjualan di Pasar Beduk tersebut.
 
Petugas dari BPOM lalu membeli beberapa jenis makanan mulai dari empek-empek, mie, es buah hingga makanan pembuka lainnya untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium mobil yang stand by.
 
Setidaknya 20 jenis makanan yang dilakukan pengecekan menggunakan cairan khusus yang dicampurkan ke makanan tersebut.
 
Setelah dilakukan pengecekan ternyata dari 20 jenis makanan yang diperiksa tidak ditemukan makanan yang mengandung zat pewarna berbahaya, formalin maupun boraks.
 
Sekda Muhsin Abdullah mengatakan dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan makanan mengandung zat berbahaya seperti disebutkan di atas.
 
“Itu artinya kesadaran masyarakat Ogan Ilir terhadap bahayanya jika makanan diolah menggunakan zat terlarang karena dapat membahayakan kesehatan di Ogan Ilir sudah sangat tinggi, Alhamdulillah, semoga kesadaran seperti ini terus terjaga sampai seterusnya,” kata Muhsin
 
Kedepan sambung Muhsin,  sesuai arahan bapak Bupati Panca Wijaya Akbar,upaya sosialisasi terhadap bahaya makanan mengandung zat berbahaya tersebut akan terus dilakukan agar tidak ada lagi pedagang yang menjual makanan tersebut.
 
“Tidak hanya di pasar ini tetapi juga di pasar-pasar yang ada di wilayah Ogan Ilir,” ujar Muhsin
 
Kepala BBPOM Sumsel Zulkipli mengatakan, mereka telah melakukan sidak terhadap Pasar Beduk dan di sejumlah tempat di Sumatera Selatan.
 
“Di Ogan Ilir ini dari 20 lebih jenis makanan yang petugas kami cek tidak ditemukan zat berbahaya,” ujar Zulkifli.
 
Zulkifli sendiri mengingatkan warga agar jangan mengonsumsi makanan yang mengandung zat berbahaya tersebut sebab dalam jangka panjang efeknya dapat berbahaya bagi tubuh seperti ginjal, jantung dan bagian tubuh lainnya.
 
“Setidaknya ada 100 penyakit yang dapat timbul dari efek samping makanan yang mengandung zat berbahaya,” Imbuh Zulkifli.
 
Turut hadir dalam sidak tersebut Staf Ahli Bupati Abdurahman Rosyidi dan dr Siska Susanti, juga staf Dinas Kesehatan Ogan Ilir dan petugas dari BBPOM Sumsel.(bad/lno)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Sebanyak 742 prajurit TNI telah dinyatakan siap untuk mengemban tugas internasional dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. 
Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate. Instagram klub asal Suwon itu langsung dibanjiri puluhan ribu komentar volimania Indonesia yang 
Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Upaya pengamanan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta perlindungan terhadap hak-hak warga terus diperkuat oleh Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta. 
Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Pemulihan fungsi gerak dan penghilangan nyeri kronis kini menjadi fokus utama dalam penanganan gangguan muskuloskeletal. 
Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Tidak hanya soal upah, pekerja modern juga mulai menuntut kepastian perlindungan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, hingga keamanan ekonomi saat menghadapi risiko

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT