GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pendapatan Petani Hutan Sumbar Meningkat Berkat Program Perhutanan Sosial

Program Perhutanan Sosial yang dilaksanakan secara serius di Sumatera Barat (Sumbar) dengan melibatkan masyarakat sekitar hutan, telah memberikan manfaat
Rabu, 5 April 2023 - 15:26 WIB
Kepala Dinas Kehutanan Sumbar Yozarwardi dan Kepala Diskominfotik Sumbar Siti Aisyah.
Sumber :
  • Antara

Padang, tvOnenews.com - Program Perhutanan Sosial yang dilaksanakan secara serius di Sumatera Barat (Sumbar) dengan melibatkan masyarakat sekitar hutan, telah memberikan manfaat secara ekonomi diantaranya peningkatan pendapatan petani hutan Sumbar.

"Kami melakukan survei terhadap pendapatan petani hutan yang berangkat dari asumsi bahwa Program Perhutanan Sosial mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Hasilnya ternyata sangat positif," kata Kepala Dinas Kehutanan Sumbar Yozarwardi, di Padang, Rabu (5/4/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan, survei yang disupervisi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar itu memperlihatkan peningkatan pendapatan petani hutan di Sumbar dari Rp1.779.710 per bulan pada 2021 menjadi Rp1.978.367 per bulan pada 2022.

"Kami sebenarnya menargetkan peningkatan pendapatan petani hutan karena program ini hanya sekitar 5 persen per tahun, tetapi realisasinya ternyata jauh lebih tinggi mencapai 11,16 persen," katanya pula.

Yozarwardi menyebut hasil survei itu diakui oleh BPS Sumbar, bahkan disebutkan Sumbar menjadi daerah satu-satunya yang pernah melakukan survei pendapatan petani hutan di Indonesia. "Kami memang ingin membuktikan bahwa Program Perhutanan Sosial ini memang benar-benar memiliki manfaat yang terukur," ujar Yozarwardi.

Ia menyebut, ekowisata menjadi salah satu primadona bagi kelompok masyarakat pengelola Perhutanan Sosial di Sumbar. Hal itu tidak terlepas dari keindahan alam dan potensi wisata yang tersimpan hampir di seluruh daerah di Sumbar.

Ekowisata adalah salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan.

"Ekowisata ini tumbuh sangat pesat di Sumbar. Namun dari puluhan titik dalam kawasan Perhutanan Sosial ada tujuh yang telah dikelola dengan baik, sehingga pada Lebaran 2022, dalam tujuh hari libur Lebaran, tujuh ekowisata itu secara total bisa mendapatkan penghasilan hampir 500 juta," katanya lagi.

Potensi pemasukan itu diperkirakan lebih besar pada tahun ini, karena jumlah wisatawan yang akan datang ke Sumbar diprediksi juga akan meningkat signifikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Sumbar, Siti Aisyah mengatakan, pihaknya akan memasukkan ekowisata perhutanan sosial dalam aplikasi panduan libur Lebaran di Sumbar 2023.

Aplikasi itu akan memuat tentang lokasi ekowisata, akses transportasi, petunjuk arah serta fasilitas yang tersedia di ekowisata, sehingga wisatawan memiliki alternatif tempat liburan selain destinasi yang telah sangat dikenal seperti Jam Gadang Bukittinggi atau Harau. (ant/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Harga iPhone 13 Series  18 Februari 2026, Makin Murah

Update Harga iPhone 13 Series 18 Februari 2026, Makin Murah

Update harga iPhone 13 Series per tanggal 18 Februari 2026 di Indonesia. Simak daftar harga terbaru iPhone 13 mini, iPhone 13, hingga iPhone 13 Pro Max di sini.
Bakal Hadiri KTT Dewan Perdamaian yang Dipimpin Trump, Prabowo Subianto Tiba di Washington DC

Bakal Hadiri KTT Dewan Perdamaian yang Dipimpin Trump, Prabowo Subianto Tiba di Washington DC

Presiden Prabowo Subianto tiba di Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (17/2)
Sugiono Beberkan Isi Pembicaraan Pertemuannya dengan Sekjen PBB Antonio Guterres

Sugiono Beberkan Isi Pembicaraan Pertemuannya dengan Sekjen PBB Antonio Guterres

Menteri Luar Negeri Sugiono beberkan isi pembicaraan pertemuannya dengan Sekjen PBB Antonio Guterres, di Markas Besar PBB, New York, pada Senin (16/2/2026)
Jangan Makan Bahan Ini saat Sahur, Tips Badan Sehat dan Ideal saat Puasa ala Ade Rai

Jangan Makan Bahan Ini saat Sahur, Tips Badan Sehat dan Ideal saat Puasa ala Ade Rai

Tips puasa Ramadhan ala Ade Rai, hindari makan bahan ini saat sahur dan berbuka, tubuh akan sehat dan badan ideal.
Cetak Brace, Koopmeiners Malah Murka! Juventus Dipermalukan Galatasaray 5-2

Cetak Brace, Koopmeiners Malah Murka! Juventus Dipermalukan Galatasaray 5-2

Gelandang Juventus, Teun Koopmeiners, mengaku tidak bisa merasa senang meski mencetak dua gol saat timnya dipermalukan Galatasaray dengan skor 5-2 pada leg pertama play-off babak 16 besar Liga Champions.
Kritisi Draf RUU KKS, Lokataru Ungkap 22 Persoalan

Kritisi Draf RUU KKS, Lokataru Ungkap 22 Persoalan

Sejumlah kelompok masyarakat menyorot naskah akademik maupun draf RUU Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS) yang tengah dibahas pemerintah.

Trending

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan zodiak besok, 19 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi cinta, karier, hingga keuangan lengkapnya di sini.
Jangan Lagi Korek Telinga saat Puasa Ramadhan, Buya Yahya Ingatkan ini Sebelum Menyesal

Jangan Lagi Korek Telinga saat Puasa Ramadhan, Buya Yahya Ingatkan ini Sebelum Menyesal

Kita sudah memasuki bulan ramadhan 2026. Namun ada kebiasaan sehari-hari perlu dipertimbangkan, seperti korek telinga
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT