GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respon Isu Diduga Perselingkuhan 2 Komisioner, Kordinator Tim Advokasi Pelanggaran Etik KI Sumut, Katakan Ini

Respon Isu Diduga Perselingkuhan 2 Komisioner, Kordinator Tim Advokasi Pelanggaran Etik KI Sumut, Katakan Ini
Sabtu, 15 April 2023 - 10:04 WIB
Kordinator Tim Advokasi Pelanggaran Etik KI Sumut, Lely Zailani.
Sumber :
  • medan

Medan, tvOnenews.com - Kordinator Tim Advokasi Dugaan Pelanggaran Etik KI Sumut, Lely Zailani menyatakan, Komisi Informasi (KI) Sumatera Utara tidak professional dalam penanganan laporan dugaan pelanggaran kode etik dua orang komisioner KI Sumut.

Hal ini dikatakan Lely menanggapi hasil rapat pleno Komisi Informasi (KI) Sumut yang menyatakan bahwa tidak terbukti adanya pelanggaran kode etik atas dua komisionernya, yakni SS dan CA

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lely mengatakan harusnya KI Sumut melakukan apa yang dikatakan oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, bahwa kasus dugaan pelanggaran etik komisioner KI Sumut ini harus ditangani secara pasti.

“Kalau penanganannya dilakukan melalui Rapat Pleno oleh tiga orang komisioner untuk memutuskan apakah ada dugaan pelanggaran etik atau tidak terhadap dua orang komisioner lainnya, itu namanya “jeruk makan jeruk”. Nggak betul seperti itu,” ujar Lely, saat dihubungi wartawan, Jumat (14/4/2023).

Lebih lanjut Lely mengatakan, KI Sumut seharusnya juga menjalankan apa yang disarankan oleh Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting kepada wartawan beberapa hari lalu, bahwa kalau sudah ada yang tersakiti harus dibentuk Majelis Etik.

“Dalam Peraturan Komisi Informasi (Perki) No. 3 Tahun 2016 disebutkan bisa dibentuk Majelis Etik, kok. Jadi, biar pasti, biar jelas, bentuk saja Majelis Etik yang terdiri dari unsur akademisi, praktisi dan tokoh masyarakat. Biarkan Majelis Etik yang bersidang. Nanti, kalau hasil sidang majelis etik mengambil putusan bahwa tidak ada pelanggaran kode etik oleh SS dan CA, baru bisa dipercaya,” ungkapnya.

Lely menilai, KI Sumut melalui Ketua Abdul Haris Nasution yang mengungkapkan hasil pleno terkait dugaan pelanggaran etik kepada wartawan kemarin, telah mencederai rasa keadilan pelapor kasus ini.

“Jadi, sebagai aktivis perempuan, sebagai warga Sumatera Utara yang dulu sempat pula “mengucapkan selamat” kepada kedua komisioner ini, saya ingin penanganan kasus dugaan pelanggaran etik ini diselesaikan melalui sidang Majelis Etik. Bukan jeruk makan jeruk!” pungkasnya.

 

Integritas dan Profesionalisme KI Sumut Dipertanyakan

Advokat di Tim Advokasi Dugaan Pelanggaran Etik KI Sumut, Siska Barimbing SH, melihat beberapa masalah terkait langkah-langkah KI Sumut dalam menangani kasus ini.

Pertama, bahwa tindakan Komisioner Komisi Informasi Sumut yang baru melakukan rapat pleno pada tanggal 11 April 2023, sementara Laporan Pengaduan diterima Komisi Informasi Sumut pada tanggal 17 Maret 2023. 

“Ini artinya telah lewat 3 hari dari ketentuan dalam Pasal 15 Ayat 2 Peraturan Komisi Informasi No. 3 Tahun 2016 Tentang Kode Etik Anggota Komisi Informasi,” kata Siska.

Kedua, lanjutnya, Komisi Informasi Sumut telah melakukan konferensi pers pada tanggal 13 April 2023 tanpa terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan hasil rapat pleno kepada Pelapor. 

Komisi Informasi Sumut juga telah menyimpulkan tidak ditemukan unsur pelanggaran kode etik. Siska menilai hal ini adalah keputusan yang prematur dan memihak. 

Hal-hal tersebut menunjukkan ketidakprofesionalan, ketidakcermatan dan ketidakpahaman Komisi Informasi Sumatera Utara dalam menangani pengaduan laporan dugaan pelanggaran kode etik sebagaimana diatur dalam Peraturan Komisi Informasi No. 3 Tahun 2016.

“Dengan melihat cara-cara Komisi Informasi Sumut dalam menangani pengaduan Saudara LA sebagai Pelapor tentunya kita patut mempertanyakan keprofesionalan dan integritas Komisioner Komisi Informasi Sumut,” jelas Siska, saat dihubungi terpisah oleh wartawan.

Sebagai informasi, Tim Advokasi Dugaan Pelanggaran Etik KI Sumut adalah tim yang dibentuk oleh sejumlah aktivis perempuan dan lembaga bantuan hukum di Medan, pada 12 April, untuk mengadvokasi LA sebagai korban dugaan pelanggaran etik di Komisi Informasi Sumut. Tim ini dibentuk sebagai dukungan kepada korban (LA) agar mendapatkan proses yang berkeadilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya diberitakan, dua komisioner KI Sumut yakni SS dan CA diduga melakukan pelanggaran kode etik. Dugaan itu diketahui lantaran isteri SS, yakni LA melaporkan dugaan tersebut kepada Ketua KI Sumut pada tanggal 17 Maret 2023 yang lalu.

Selain itu, LA mengaku memiliki bukti yang kuat dan saksi atas dugaan pelangaran kode etik keduanya. LA meminta Ketua KI Sumut segera membentuk Majelis Etik untuk mengusut dugaan pelanggaran kode etik tersebut. Sebab, hal tersebut sudah melanggar Peraturan Komisi Informasi No 3 tahun 2016 tentang Kode Etik Anggota Komisi Informasi dan ia mengalami kerugian moril dan materil. (sgh/fhr

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiket Kereta ke Yogyakarta Diskon 20 Persen, Harga Dibanderol Mulai Rp500 Ribu

Tiket Kereta ke Yogyakarta Diskon 20 Persen, Harga Dibanderol Mulai Rp500 Ribu

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menyampaikan promo diskon tiket 20 persen memungkinkan masyarakat bisa mendapatkan tiket kelas eksekutif ke Yogyakarta mulai dari Rp500 ribuan.
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis: Menanti Debut Magis John Herdman di GBK, Skuad Garuda Siap Mengamuk?

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis: Menanti Debut Magis John Herdman di GBK, Skuad Garuda Siap Mengamuk?

Era baru John Herdman dimulai! Klik link live streaming Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis FIFA Series 2026 malam ini di SUGBK. Garuda siap naik level!
Megawati Hangestri Sudah Gabung! Jelang Final Four Proliga 2026, Juara Bertahan Gelar Latihan Perdana Usai Libur Lebaran

Megawati Hangestri Sudah Gabung! Jelang Final Four Proliga 2026, Juara Bertahan Gelar Latihan Perdana Usai Libur Lebaran

Juara bertahan musim ini, Jakarta Pertamina Enduro terlihat sudah mulai mempersiapkan skuad mereka untuk menghadapi babak final four Proliga 2026.
Finis 1-2 di Brasil, Aprilia Kirim Sinyal Kuat Jelang MotoGP Amerika 2026

Finis 1-2 di Brasil, Aprilia Kirim Sinyal Kuat Jelang MotoGP Amerika 2026

Aprilia kembali mencatatkan pencapaian penting setelah meraih finis satu-dua pada balapan utama di MotoGP Brasil 2026, akhir pekan kemarin. 
Penyelenggara Liga Voli Korea Murka saat Tahu Hi Pass Pecat Pelatih Kim Jong-min Jelang Babak Play Off Musim Ini

Penyelenggara Liga Voli Korea Murka saat Tahu Hi Pass Pecat Pelatih Kim Jong-min Jelang Babak Play Off Musim Ini

Keputusan Expressway Hi Pass memcat pelatih mereka tetap sebelum laga perdananya di babak play off ternyata membuat penyelenggara Liga Voli Korea marah besar.
13 Lokasi Nobar Gratis FIFA Series 2026 Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di Jabodetabek

13 Lokasi Nobar Gratis FIFA Series 2026 Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di Jabodetabek

Berikut ini informasi mengenai lokasi nobar atau nonton bareng laga FIFA Series antara Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis, Jumat (27/3) pukul 20.00 WIB.

Trending

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/03/2026) malam ini. Skuad Garuda pun membidik kemenangan.
Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di FIFA Series. Skuad Garuda lebih kuat tanpa naturalisasi.
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Pelatih Persib Bojan Hodak bongkar kekuatan Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ia prediksi Beckham Putra bakal cetak gol lawan Saint Kitts and Nevis di GBK
Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara khusus menyoroti peran Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, dalam membentuk wajah permainan skuad Garuda saat ini.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda kritik keras proyek naturalisasi Timnas Indonesia usai polemik paspor Dean James & Nathan Tjoe-A-On di Eredivisie. Mees Hilgers ikut terseret!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT