GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Lebaran, Penjualan Kue Kering Meningkat Tajam, Pedagang: Omzet Naik 30 Persen

Berkah ramadhan tak hanya dirasakan pedagang takjil dan buah, pedagang kue lebaran pun mulai kebanjiran berkah. Pasalnya, memasuki hari ke-22 puasa ramadhan, an
Senin, 17 April 2023 - 13:42 WIB
Pedagang Kue Kering di Pasar Tradisional petisah Medan
Sumber :
  • Tim TvOne/Zulfahmi

Medan, tvOnenews.com - Berkah Ramadhan tak hanya dirasakan pedagang takjil dan buah, pedagang kue lebaran pun mulai kebanjiran berkah. Pasalnya, memasuki hari ke-22 puasa Ramadhan, antusias masyarakat dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah kian terasa. Pedagang kue kering pun mulai kebanjiran pembeli.

Seperti di Pasar Tradisional Petisah Medan, aneka kue kering produksi rumahan maupun pabrik saat ini sudah tersedia di etalase toko kue. Selain kue kering berbagai macam snack juga menjadi incaran pembeli. Salah satu pedagang kue kering, Rudi, mengatakan sejak jumat kemarin tokonya mulai padat dikunjungi pembeli. Terhitung sampai hari ini dia sudah menjual 100 kilogram kue kering dari berbagai jenis dengan harga yang bervariasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rudi mengaku bersyukur, omzetnya tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan karena dalam beberapa hari pendapatan penjualannya sudah mencapai 30 persen jika dibandingkan hari biasa ataupun tahun sebelumnya.

“Untuk beberapa hari ini saya sudah jual paling 100 kilogram. Sementara omzet saat ini sudah mulai naik dari penjualan hari biasanya sekitar 30 persen. Mulai dari hari jumat waktu libur tanggal merah itu sampai hari ini sudah ramai orang. Kalau kita bandingkan sama tahun-tahun sebelumnya kan pandemi kita sudah tahulah itu pasti menurun. Syukur sekarang sudah meningkat lagi,” ujar Rudi, saat ditemui tvonenews.com. Senin (17/04/2023).

Pedagang Kue Kering di Pasar Tradisional Petisah Medan

Dijelaskannya, dari tahun ketahun nastar masih menjadi primadona kue kering di tokonya dibanding jenis kue kering lainnya. Untuk harga dia menyebut dari kisaran Rp85.000 sampai Rp180.000, tergantung jenis kue.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kue yang banyak dicari itu nastar, bangkit susu, skippy, semprit. Tapi paling orang suka dari dulu itu nastar. Nastarlah banyak orang beli, orang cari. Untuk harganya mahal karena kita jualan di petisah ini kan harus yang memang kualitinya harus bagus kita kasih ke pembeli,” katanya.

“Nastar ini ada yang dipacking (toples) ada juga yang di timbang, yang dipacking itu beratnya 500 sampai 600 gram harganya Rp85.000. Itu yang per kilo harganya beraneka, mulai dari Rp120.000 untuk kualitas premium, sampai Rp180.000 kualitasnya sudah super.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri yang tersebar di seluruh Indonesia di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Teja Paku Alam resmi masuk pertimbangan John Herdman ke Timnas Indonesia setelah tampil impresif bersama Persib Bandung dengan catatan clean sheet terbanyak.
FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya.
LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

Kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi yang terjadi belakangan ini memantik respons dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM ini menilai
Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas, Syafaruddin lontarkan komentar menohok terkait Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Menangkal Ancaman Krisis Iklim yang Kian Nyata, Puluhan Anak Muda Antusias Tanam Mangrove di Pesisir Jakarta

Menangkal Ancaman Krisis Iklim yang Kian Nyata, Puluhan Anak Muda Antusias Tanam Mangrove di Pesisir Jakarta

Selain sebagai upaya menangkal krisis iklim, penanaman mangrove bertajuk Garden of Memory: From Moscow to Jakarta ini juga menjadi simbol diplomasi hijau antara Rusia dan Indonesia.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT