GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Mandailing Natal Berhasil Membekuk Pelaku Penyiraman Air Keras

Satuan Reserse Kriminal Polres Mandailing Natal (Madina) berhasil membekuk pelaku penyiraman air keras terhadap seorang perempuan. Pelaku adalah Sudirman Lubis
Sabtu, 13 Mei 2023 - 20:40 WIB
Prescon penangkapan pelake penyiraman air keras
Sumber :
  • Tim tvOne/Romulo Siregar

Mandailing Natal, tvOnenews.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Mandailing Natal (Madina) berhasil membekuk pelaku penyiraman air keras terhadap seorang perempuan. Pelaku adalah Sudirman Lubis (58 tahun), dibekuk dari tempat persembunyiannya, sebuah gubuk di ladang anaknya di Desa Tanjung Larangan, Kecamatan Muara Sipongi, Madina, Sabtu (13/5/2023).

Pelarian Sudirman Lubis akhirnya berakhir pada Sabtu dini hari tadi. Tersangka yang diduga pelaku penyiraman air keras ditangkap satuan reserse kriminal Polres Madina. Tersangka ditangkap tanpa perlawanan karena sedang tidur lelap. Sudirman langsung digelandang ke Mapolres Madina guna pemeriksaan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Madina, AKBP Reza Chairul Akbar, di Mapolres Madina Sabtu (13/5/2023) menyampaikan hasil pemeriksaan sementara, tersangka melakukan penganiayaan yang direncanakan.

"Penganiayaan dengan perencanaan terlebih dahulu sebagai mana yang dimaksud dalam Pasal 353 Ayat 1 dan 2 KUHP subsider Pasal 351 Ayat 1 dan 2 KUHP yang terjadi pada Selasa bulan Mei sekitar pukul 09.00 di Desa Huta Bangun, Kecamatan Bukit Malintang," terang Kapolres.

Pelaku, kata Kapolres, menyiramkan air keras ke wajah korban hingga menderita luka bakar di semua bagian wajah serta leher dan tangan korban.

Hingga saat ini, korban, Saripah Khairani Nasution, warga Desa Huta Bangun yang saat ini tinggal di Deli Serdang, Sumatera Utara, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Panyabungan.

Sementara itu, pelaku penyiraman, Sudirman Lubis, warga Desa Bange, Kecamatan Bukit Malintang, Madina mengaku sangat kecewa dengan korban karena uang sebesar Rp35 juta untuk membeli sawah milik keluarga korban tidak dikembalikan.

"Uang saya Rp35 juta tidak dikembalikan, saya dulu membeli sawah kepada Sahrul kakak korban, saya beli separuh bagian abangnya, tapi abangnya jual kembali sawah yang setengah lagi. Si Paridah menuntut, sawah dikembalikan tapi uang saya tidak kembali hingga saat ini," keluh pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada hari nahas itu, sambung pelaku, bersua dengan korban di Desa Huta Bangun saat hendak menyadap karet. Menurut pelaku, korban sempat menghardiknya sehingga terjadi penganiayaan.

"Bertemu di situ dengan Paridah, dia menatap saya dan bilang 'apa kau', emosilah, awalnya saya mau menganiaya korban dengan pisau sadap tapi takut terjadi apa-apa, akhirnya aku siramkan air cuka dalam botol ke mukanya," geram Sudirman Lubis.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya.
LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

Kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi yang terjadi belakangan ini memantik respons dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM ini menilai
Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas, Syafaruddin lontarkan komentar menohok terkait Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Menangkal Ancaman Krisis Iklim yang Kian Nyata, Puluhan Anak Muda Antusias Tanam Mangrove di Pesisir Jakarta

Menangkal Ancaman Krisis Iklim yang Kian Nyata, Puluhan Anak Muda Antusias Tanam Mangrove di Pesisir Jakarta

Selain sebagai upaya menangkal krisis iklim, penanaman mangrove bertajuk Garden of Memory: From Moscow to Jakarta ini juga menjadi simbol diplomasi hijau antara Rusia dan Indonesia.
Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri Kuartal I dan II

Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri Kuartal I dan II

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan hasil panen raya jagung Polri pada kuartal I dan II. Menurutnya, semua capaian adalah komitmen semangat untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. 
Detik-detik Mengerikan WNA India Diduga Bunuh Diri di Ruang Tahanan Imigrasi Surabaya

Detik-detik Mengerikan WNA India Diduga Bunuh Diri di Ruang Tahanan Imigrasi Surabaya

Mencuat kabar di media sosial, terkait detik-detik mengerikan seorang WNA asal India berinisial SN (48) diduga bunuh diri di ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT