News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Lampung Tanggapi Pemanggilan Wakilnya oleh KPK Soal LHKPN

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan hanya akan menunggu hasil pemeriksaan KPK, mengenai klarifikasi LHKPN Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim.
Kamis, 18 Mei 2023 - 14:35 WIB
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi saat diwawancarai awak media di Hotel horison, Bandar Lampung.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Puji

Bandar Lampung, tvOnenews.com - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan hanya akan menunggu hasil pemeriksaan KPK, mengenai klarifikasi LHKPN Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim.

Dalam statemennya, dia meyakinkan kalau Nunik, sapaan Chusnunia, tidak bermasalah perihal apapun dalam klarifikasi LHKPN tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mbak Nunik gapapa, saya yakin begitu," kata Arinal Djunaidi, Hotel horison, Bandar Lampung, Rabu (17/5/2023).

Arinal mengatakan, sebelum Nunik pergi ke gedung KPK, ia telah menerima izin dari yang bersangkutan untuk izin meninggalkan tugas selama masa klarifikasi itu.

"Kemarin saya mempersilahkan dia pergi, karena memang tidak ada apa-apa," kata dia.

Soal belum ada rincian LHKPN milik Nunik untuk laporan tahun 2022, Arinal meyakinkan hanya itu yang akan diperiksa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu kan mungkin hanya karena telat," kata dia.

Berdasarkan laporan LHKPN milik Nunik, Nunik mempunyai harta kekayaan Rp13.663.133.913 per laporan tahun 2021, yang disampaikan ke KPK pada 7 Maret 2022. (puj/lno)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

HUT ke-18 Gerindra, Ahmad Muzani Sebut Rakyat Mulai Tersenyum Lewat Kebijakan Presiden Prabowo

HUT ke-18 Gerindra, Ahmad Muzani Sebut Rakyat Mulai Tersenyum Lewat Kebijakan Presiden Prabowo

Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani menilai cita-cita Partai Gerindra agar rakyat Indonesia bisa hidup tenang dan sejahtera mulai terwujud setelah Prabowo Subianto menjabat Presiden RI.
Gubernur Khofifah Targetkan Percepatan Elektrifikasi 100 Persen

Gubernur Khofifah Targetkan Percepatan Elektrifikasi 100 Persen

Gubernur Khofifah targetkan capaian rasio elektrifikasi 100 persen
Bintang Muda Wolves Jadi Buruan Liverpool dan Manchester United, Siap-siap Persaingan Sengit

Bintang Muda Wolves Jadi Buruan Liverpool dan Manchester United, Siap-siap Persaingan Sengit

Liverpool dan Manchester United bersaing untuk mendapatkan wonderkid Wolves, Mateus Mane, yang performanya curi perhatian di tengah klubnya terancam degradasi.
Ancaman Serius Tito Karnavian ke Daerah yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana, Warga Bisa Semakin Dirugikan

Ancaman Serius Tito Karnavian ke Daerah yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana, Warga Bisa Semakin Dirugikan

Mendagri sekaligus Kasatgas PRR Tito Karnavian Tito mengancam daerah yang lambat mengirim data penerima bantuan rumah, sehingga berisiko tidak diikutsertakan dalam penyaluran bantuan.
Bocoran Media Italia soal Obrolan John Herdman dan Jay Idzes, Singgung Timnas Indonesia?

Bocoran Media Italia soal Obrolan John Herdman dan Jay Idzes, Singgung Timnas Indonesia?

Media Italia menyoroti kunjungan John Herdman ke markas Sassuolo dan perbincangannya dengan Jay Idzes. Apa yang dibahas?
Bintang Futsal Papua Sebut Tak Ada Tekanan untuk Lawan Iran di Partai Final Piala Asia Futsal 2026  ‎

Bintang Futsal Papua Sebut Tak Ada Tekanan untuk Lawan Iran di Partai Final Piala Asia Futsal 2026  ‎

Brian Ick menilai pendekatan sederhana justru membantu pemain menjaga konsentrasi. Menurutnya, kesiapan mental dan fisik menjadi kunci utama menghadapi laga sebesar partai final Piala Asia Futsal 2026.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT