GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serangkaian Pencurian Bawang Merah dan Bawang Putih di Gudang di Lampung Terekam CCTV

Empat kawanan pencuri melakukan serangkaian tindakan kejahatan dengan merampok gudang bawang merah dan bawang putih secara berurutan di Pekon Ambarawa, Lampung.
Selasa, 23 Mei 2023 - 15:57 WIB
Pencuri satroni sebuah gudang bawang merah dan bawang putih di Pekon Ambarawa.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Puji

Pringsewu, tvOnenews.com - Empat kawanan pencuri melakukan serangkaian tindakan kejahatan dengan merampok gudang bawang merah dan bawang putih secara berurutan. Kejadian ini terjadi di Pekon Ambarawa, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Aksi kejahatan mereka tertangkap oleh kamera pengawas CCTV yang dipasang di gudang tersebut. Para pelaku menggunakan dua sepeda motor dengan penumpang berboncengan. Pada tengah malam sekitar pukul 02.00 WIB, mereka melakukan serangan beruntun terhadap gudang yang berada di samping rumah korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pelaku masuk ke dalam gudang dengan cara memanjat tembok di sebelah kiri rumah korban. Mereka melangkah dengan hati-hati menuju lokasi tujuan. Dengan cepat dan bergantian, para pelaku membawa karung-karung yang berisi bawang putih milik korban.

Amin, salah satu pegawai di gudang tersebut, mengungkapkan peristiwa pencurian ini. Amin menyatakan bahwa kejadian ini terjadi setelah barang baru tiba pada tanggal 14 Mei 2023.

Tangkapan layar rekaman CCTV pencurian di gudang bawang.

"Berdasarkan rekaman CCTV pada tanggal 15, para pelaku mulai mengambil barang dengan menumpukkannya sekitar tiga karung. Kejadian serupa terjadi pada malam-malam berikutnya hingga tanggal 21 Mei 2023, di mana mereka mengambil lebih dari 10 karung," ungkap Amin kepada tvonenews.com pada Selasa (23/05/23).

Menurut Amin, berdasarkan rekaman CCTV, terlihat dua sepeda motor berboncengan, sehingga diduga ada empat orang pelaku. "Mereka beraksi secara tim. Pelaku telah beberapa kali melakukan aksinya di lokasi ini," tambahnya.

Sementara itu, Wagimin, pemilik gudang bawang merah dan bawang putih, menjelaskan bahwa setiap pengiriman rit berisi 175 bal yang ditumpuk di satu tempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada malam pertama setelah pengiriman, barang masih utuh. Namun, pada malam kedua, sudah terlihat ada barang yang hilang. Saya belum sempat memeriksa rekaman CCTV, tetapi setelah empat hari berlalu, saya menumpuk bawang secara rapi dan menemukan hanya tersisa 20 karung dari 16 karung yang seharusnya ada. Setelah mendapat kecurigaan dari istri saya, saya memeriksa rekaman CCTV dan ternyata ada pelaku yang mengambil empat karung pada malam itu," jelas Wagimin.

"Setelah bawang semakin berkurang saat dibersihkan, saya memeriksa kembali dan menemukan bahwa jumlah bawang kurang dari pengiriman rit pertama, yaitu kurang sebanyak 17 bal. Dengan harga 1 bal bawang putih sebesar Rp600.000, total kerugian mencapai sekitar Rp12 juta akibat kehilangan 17 bal bawang putih," jelas Wagimin. (puj/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.
Kabar Jay Idzes dari Sassuolo Bikin Timnas Indonesia Deg-degan Jelang FIFA Matchday Juni, Kondisinya Masih Dipantau

Kabar Jay Idzes dari Sassuolo Bikin Timnas Indonesia Deg-degan Jelang FIFA Matchday Juni, Kondisinya Masih Dipantau

Jay Idzes masih masuk daftar evaluasi Sassuolo jelang laga kontra Lecce. Timnas Indonesia ikut menanti kondisinya sebelum tampil di FIFA Matchday Juni 2026.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT