News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

369 Calon Jemaah Haji asal Langkat Ikuti Posesi Tradisi Tepung Tawar

Sedikitnya 369 calon jemaah haji asal Kabupaten Langkat mengikuti manasik haji sekaligus tepung tawar yang dilaksanakan di pendopo Jentera Malay rumah dinas Bupati Langkat, Rabu (24/5/2023)
Kamis, 25 Mei 2023 - 13:34 WIB
369 CJH asal Langkat Ikuti Posesi Tradisi Tepung Tawar
Sumber :
  • Tim TvOne/ Taufik

Langkat, tvOnenews.com - Sedikitnya 369 calon jemaah haji asal Kabupaten Langkat mengikuti manasik haji sekaligus tepung tawar yang dilaksanakan di pendopo Jentera Malay rumah dinas Bupati Langkat, Rabu (24/5/2023).

Pembukaan manasik haji dan tepung tawar calon jemaah haji ini dihadiri Sekda Kabupaten Langkat Amril, mewakili Plt Bupati Langkat, Syah Afandin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kakan Kemenag Langkat Ainul Aswad mengatakan jamaah haji Kabupaten Langkat sebanyak 369 orang. 

"Calon jemaah haji asal Kabupaten Langkat ada sekitar 369 orang yang tergabung dalam dua kelompok terbang yakni kelompok terbang 12 sebanyak 360 orang, dan kelompok terbang 15 sebanyak 9 orang. Terdiri atas 8 karun, 33 karom, dan 2 TPHD daerah dan 2 TPHD Provinsi serta ditambah 5 orang petugas kloter haji," ucap Kakan Kemenag Kabupaten Langkat.

Lebih lanjut, Ainul Aswad menjelaskan bahwa jamaah tertua laki-laki atas nama Marasyid bin Mansyur umur 87 tahun asal Kecamatan Secanggang. Jamaah tertua perempuan atas nama Jamilah Br Tarigan binti Mentas Tarigan umur 87 tahun asal Kecamatan Gebang. Jamaah termuda laki laki M Kurniatama Bin H.Abdul Jabal Sibarani umur 29 tahun asal Kecamatan Stabat. Dan jamaah haji termuda perempuan atas nama Dina Rizky Yunita binti Fredy Rismanto umur 22 tahun asal Kecamatan Binjai. 

"Jamaah yang tergabung dalam kloter 12 akan dilepas secara resmi oleh Bapak Plt. Bupati Langkat dan unsur Forkopimda pada hari Sabtu (3/6/2023) pukul 10.00 WIB bertempat di Tribun alun-alun Tengku Amir Hamzah Stabat. Sementara jamaah yang tergabung di koloter 15 akan dilepas oleh Bapak Plt Bupati Langkat pada hari Selasa (6/6/2023)," jelas Ainul Aswad. 

Sementara itu Sekda Kabupaten Langkat,  Amril, mengatakan karena ibadah haji ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit serta antrean keberangkatan yang harus ditunggu, maka diharapkan biaya yang dikeluarkan jangan sampai sia-sia dan antrian yang dilakukan jangan layaknya arang habis besi binasa. 

Pemerintah Kabupaten Langkat bersama Kementerian Agama memiliki kewajiban menjadikan Bapak Ibu sebagai jamaah haji yang mandiri dan berilmu serta diharapkan membawa perubahan positif di kehidupan masyarakat sepulangnya nanti. 

"Kami akan terus mendoakan untuk kesehatan dan kebaikan Bapak Ibu menjelang maupun saat menunaikan ibadah hingga kepulangan nanti, senantiasa mendapatkan kemudahan-kemudahan yang akan menjadikan Bapak Ibu nyaman dalam melaksanakan ibadah. Termasuk kepada seluruh camat dalam hal ini saya instruksikan untuk memberikan porsi khusus perhatian kepada keluarga maupun rumah tempat tinggal jamaah yang berangkat untuk memantau dan mengenali keluarga jamaah yang tinggal," imbuhnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepada para petugas keberangkatan haji, sambung Amril, baik tim kesehatan, pembimbing dan lainnya, berharap bisa bekerja sebaik-baiknya dan tulus ikhlas membantu para jemaah calon haji.

"Kita mendoakan seluruh CJH  yang berangkat ke tanah suci tahun ini selalu dalam keadaan sehat. Dapat melaksanakan ibadah dengan lancar. Dan ketika pulang menjadi haji yang mabrur,” harap Sekda Langkat. (tht/lno). 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Titel Juara Bertahan, Iran Targetkan Kemenangan dari Irak di Semifinal Piala Asia 2026

Titel Juara Bertahan, Iran Targetkan Kemenangan dari Irak di Semifinal Piala Asia 2026

Pelatih Iran, Vahid Shamsaee, menegaskan timnya datang dengan status juara bertahan sekaligus pemilik rekor mentereng di ajang Piala Asia Futsal.
Bursa Transfer Pemain Paruh Musim Belum Tuntas, Bos Persib Konfirmasi Kehadiran Pemain Spanyol

Bursa Transfer Pemain Paruh Musim Belum Tuntas, Bos Persib Konfirmasi Kehadiran Pemain Spanyol

Umuh Muchtar sebagai Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) buka suara membeberkan identitas pemain baru Persib, Sergio Castel.
Kecewa dengan Al Nassr, Cristiano Ronaldo Pulang Kampung ke Portugal

Kecewa dengan Al Nassr, Cristiano Ronaldo Pulang Kampung ke Portugal

Cristiano Ronaldo pulang kampung ke negaranya, Portugal. Namun kepulangan megabintang berjuluk CR7 itu bukan sekadar agenda pribadi, melainkan diduga kuat ber-
Geolog Sarankan Pengalihan Aliran Air untuk Cegah Pergerakan Longsoran Raksasa di Aceh Tengah

Geolog Sarankan Pengalihan Aliran Air untuk Cegah Pergerakan Longsoran Raksasa di Aceh Tengah

Fenomena longsoran tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, dinilai memerlukan penanganan segera. Ahli Geologi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Bambang Setiawan, menyarankan pengalihan aliran air permukaan sebagai langkah jangka pendek untuk memperlambat pergerakan tanah di lokasi tersebut.
Lulus Tapi Belum Meyakinkan: Debut Tak Terduga Michael Carrick Diuji Blok Rendah Fulham, Bagaimana Masa Depan Setan Merah?

Lulus Tapi Belum Meyakinkan: Debut Tak Terduga Michael Carrick Diuji Blok Rendah Fulham, Bagaimana Masa Depan Setan Merah?

Kalimat “Fulham adalah ujian sesungguhnya bagi Michael Carrick” pun menggema di hari-hari awal masa tugasnya. Pertanyaannya bagaimana Setan Merah membongkar pertahanan
Sempat Berdalih Tewas karena Kecelakaan, Begini Kronologi Suami Bunuh Istri di Asahan

Sempat Berdalih Tewas karena Kecelakaan, Begini Kronologi Suami Bunuh Istri di Asahan

Seorang suami berinisial MA (29) tahun warga Asahan, Sumatera Utara, tega menganiaya istrinya berinisial AIP (20) hingga tewas. Ironisnya, pelaku berdalih kalau

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT