GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemkot Jambi Meradang Dikritik Sebagai 'Kerajaan Firaun': KPAI Minta Laporan Dicabut

Pelajar SMP dilaporkan ke polisi karena menyebut Pemkot Jambi "kerajaan Firaun." KPAI minta laporan tersebut dicabut. Pemkot sudah memaafkan, tapi masih proses.
Selasa, 6 Juni 2023 - 18:17 WIB
SFA (15) pengkritik Pemkot Jambi dipolisikan.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Bayu

Jambi, tvOnenews.com - Sebuah video klarifikasi mengenai surat dari Kerajaan Firaun Pemkot Jambi menjadi viral di dunia maya. Video tersebut melibatkan seorang pelajar SMP berusia 15 tahun yang dikenal dengan inisial SFA. Melalui akun TikTok @fadiyahalkaf, SFA mengkritik Pemerintah Kota Jambi dengan menyebutnya sebagai "surat dari Kerajaan Firaun Pemkot Jambi" dan mengatakan bahwa "Pemkot Jambi isinya iblis semua".

SFA dilaporkan ke Mapolda Jambi, dan laporan polisi yang diajukan oleh Pemkot Jambi tertanggal 4 Mei dengan nomor: Lapaduan/83/V/RES.2.5/2023/ Ditreskrimsus, mengidentifikasi akun TikTok @fadiyahalkaf sebagai pengkritik Pemerintah Kota Jambi dengan konten yang mengandung kalimat "surat dari Kerajaan Firaun Pemkot Jambi" dan "Pemkot Jambi isinya iblis semua".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini menarik perhatian Kawiyan, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Klaster Anak Korban Cybercrime. Kawiyan meminta Pemerintah Kota Jambi untuk mencabut laporan terhadap Syarifah Fadiyah Alkaf, siswi SMP yang diduga melanggar Undang-Undang ITE karena mengkritik Pemkot/Walikota Jambi.

"Menurut KPAI, Pemkot Jambi seharusnya tidak melaporkan warganya sendiri yang masih di kategori anak. Pemkot Jambi seharusnya melindungi dan membina anak-anak yang menjadi warganya," ungkap Kawiyan.

Ia menegaskan bahwa pemkot atau pemerintah daerah sebagai "orang tua kandung" bagi anak-anak harus memberikan perlindungan dan memenuhi hak-hak anak. UU No. 23 Tahun 2002 yang telah diubah menjadi UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juga mengamanatkan kewajiban pemerintah dan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan terhadap anak, termasuk hak mereka untuk menyampaikan pendapat sesuai dengan usia dan tingkat kecerdasan mereka.

"KPAI mengharapkan Pemkot Jambi mencabut laporan atas nama Syarifah sebagai tindakan yang mengutamakan kepentingan anak. Walikota Jambi, Syarif Fasha, harus berani mencabut laporan tersebut demi kepentingan anaknya sendiri," tegasnya.

Kawiyan juga menambahkan bahwa KPAI berkepentingan agar Syarifah Fadiyah merasa aman, tetap bisa belajar tanpa menjadi korban perundungan atau bullying.

Kabag Hukum Pemerintah Kota Jambi, Muhamad Gempa Awaljon Putra, mengakui bahwa pada hari Minggu lalu, telah ada video permintaan maaf dari pihak Pemkot Jambi.

"Saat ini, Pemkot Jambi telah memaafkan, namun proses administrasi tetap menjadi tanggung jawab penyidik," ungkapnya.

Gempa menegaskan bahwa Pemkot Jambi masih menunggu proses penyelesaian dari pihak Polda Jambi. Namun, karena telah memberikan maaf, Pemkot Jambi tidak akan melanjutkan ke tahap berikutnya.

"Dalam mengkritik Pemerintah Kota Jambi, silakan gunakan bahasa yang santun," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terpisah, Polda Jambi mengonfirmasi adanya laporan tersebut. SFA, yang merupakan inisial terlapor, dilaporkan oleh Pemerintah Kota Jambi karena videonya yang mengkritik Wali Kota Jambi, Syarif Fasha.

"Benar, Pemkot Jambi telah melaporkan hal tersebut," kata Kombes Pol Mulia Prianto, Kabid Humas Polda Jambi. (bai/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Dalam unggahan video terbaru di akun Instagramnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi keluhan seorang warga terkait program KWH gratis bagi jompo atau lansia

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT