News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Pedagang di Kawasan Taman Gurindam Tanjungpinang Menolak Direlokasi

Puluhan pedagang kuliner di kawasan taman Gurindam 12 Tanjungpinang, Kepulauan Riau menolak direlokasi oleh Satpol PP dan Dinas Pekerjaan Umum & Penataan Ruang
Kamis, 8 Juni 2023 - 10:58 WIB
Puluhan Pedagang di Kawasan Taman Gurindam Tanjungpinang Menolak Direlokasi
Sumber :
  • Tim TvOne/Kurnia

Tanjungpinang, tvOnenews.com - Puluhan pedagang kuliner di kawasan taman Gurindam 12 Tanjungpinang, Kepulauan Riau menolak direlokasi oleh Satpol PP dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kepri.

Penertiban oleh puluhan personel gabungan Satpol PP dan PUPR Kepri terhadap puluhan pedagang yang nekat menggelar lapak jualan mereka pada Selasa, (6/6/2023) petang berlangsung ricuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah pedagang yang sebagian besar perempuan membanting kursi dagangan mereka sebagai bentuk perlawanan dan protes karena petugas Satpol PP melarang mereka berjualan.

ā€œKami cuman meminta tempat berjualan disini karena disini tidak mengganggu orang,ā€ ucapnya Linda salah seorang pedagang.

Linda menilai tempat relokasi pedagang dinilai tidak layak karena banyak debu serta dekat dengan lokasi proyek.

ā€œKalau di sana orang kerja, debu banyak, terus tempat tak layak,ā€ sebutnya. Ā 

Sementara Sekretaris Satpol PP Provinsi Kepri, Anwar mengatakan bahwa kawasan Gurindam 12 Tanjungpinang memang bukan tempat untuk berjualan. Melainkan untuk fasilitas publik, seperti untuk masyarakat bersantai dan lain sebagainya.

Selain itu, kawasan Gurindam 12 masuk dalam zona merah atau larangan pedagang untuk berjualan. Dalam hal ini, kata Anwar para pedagang sudah diberi tempat untuk berjualan, yakni di belakang Anjung Cahaya Tanjungpinang.

"Dari sana sudah dikasih zona merah. Dengan dasar ini kami dari Satpol PP datang dan mengecek dan menertibkan pedagang yang masih sesuai dengan keinginan sendiri," ujar Anwar usai menertibkan para pedagang bandel di kawasan Gurindam 12.

Anwar menjelaskan, ada 267 pedagang yang sempat berjualan di tempat tersebut. tapi, ratusan pedagang tersebut telah dipindahkan di belakang kuliner Anjung Cahaya , yang letaknya tidak jauh dari Gurindam 12. Namun, ada segelintir dari segian pedagang yang kekeh untuk berjualan di zona merah kawasan Gurindam 12.

"Yang ngotot akan tetap kami tertibkan. yang jelas kedepannya tempat ini (Gurindam 12) harus kosong. Karena belakang Anjung Cahaya masih muat," tegas Anwar.

Penertiban pedagang di kawasan Gurindam 12 sudah berlangsung lebih dari sepekan. Beberapa kendala dihadapi Satpol PP dan PUPR Kepri di antaranya ada provokasi dari beberapa oknum yang salah satunya ASN di Pemprov Kepri yang diketahui memiliki lapak jualan.

"Apabila ditinjau, sebagai ASN melanggar aturan tentang pokok kepegawaian. Harusnya selaku ASN secara melekat harus mendukung program pemerintah," pungkasnya.

Yuni selaku Ketua RT yang juga berdagang di kawasan tersebut, mengaku bahwa tidak semua pedagang yang enggan berdagang di belakang Anjung Cahaya. Menurutnya, dari ratusan pedagang hanya 20 pedagang yang tidak mau diatur.

"Itu hanya segelintir saja. Kalau saya pribadi mendukung program Pemerintah, karena ini untuk kepentingan bersama," ujar Yuni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yuni menambahkan, selama belasan tahun berdagang di kawasan tersebut pemerintah memberi kelonggaran dengan tidak memungut retribusi. Sedangkan relokasi yang dilakukan pemerintah hanya bersifat sementara dengan alasan sedang ada proyek penataan kawasan.

"Tidak masalah direlokasi, jualan saya tetap ramai. Lagian ngapain melawan pemerintah, penataan kan untuk membuat kawasan ini lebih baik," pungkasnya.(ksh/lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Toko Kosmetik Mencurigakan, Pengedar Obat Keras Ilegal ke Nelayan hingga ABK di Muara Angke Akhirnya Ditangkap

Dari Toko Kosmetik Mencurigakan, Pengedar Obat Keras Ilegal ke Nelayan hingga ABK di Muara Angke Akhirnya Ditangkap

Pria berinisial A (35) berhasil ditangkap usai diduga mengedarkan obat keras ilegal jenis tramadol, hexymer, alprazolam, merlopam, atarax dan trihexy ke nelayan dan ABK di Dermaga Muara Angke, Jakarta Utara.
Keputusan Tinggal di Tangan Bojan Hodak, Persib Beri Tawaran Menarik untuk Perpanjang Kontrak Pelatih

Keputusan Tinggal di Tangan Bojan Hodak, Persib Beri Tawaran Menarik untuk Perpanjang Kontrak Pelatih

Kontrak Bojan Hodak bersama Persib Bandung akan selesai pada akhir musim 2025-2026 mendatang.
Bahlil Lebih Pilih Tarik Pajak Nikel daripada Naikkan Harga BBM Subsidi

Bahlil Lebih Pilih Tarik Pajak Nikel daripada Naikkan Harga BBM Subsidi

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengaku mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.
Azizah Salsa Maafkan Bigmo dan Resbob Soal Pencemaran Nama Baiknya, Bareskrim Polri Bilang Begini

Azizah Salsa Maafkan Bigmo dan Resbob Soal Pencemaran Nama Baiknya, Bareskrim Polri Bilang Begini

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri buka suara soal kelanjutan pelayangan laporan pencemaran nama baik Azizah Salsa usai dirinya melakukan pertemuan dengan Youtuber, Muhammad Jannah alias Bigmo dan memaafkan perbuatannya.
Wiljan Pluim Bongkar Alasan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Simpan Paspor Ganda, Ternyata Cuma Demi Uang

Wiljan Pluim Bongkar Alasan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Simpan Paspor Ganda, Ternyata Cuma Demi Uang

Wiljan Pluim mengungkap alasan pemain naturalisasi Timnas Indonesia diduga mempertahankan paspor ganda. Ia menyinggung kontrak besar di klub
Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak, Dunia Usaha Butuh Kepastian di Tengah Tekanan Global

Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak, Dunia Usaha Butuh Kepastian di Tengah Tekanan Global

Waketum Kadin Indonesia Bidang Perindustrian Saleh Husin menegaskan, pelaku usaha membutuhkan kepastian kebijakan, bukan tambahan ketidakpastian yang berpotensi mengganggu iklim investasi.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT