News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembangunan Akses Jalan Menuju Proyek Strategis Waduk Tiga Dihaji Terancam Molor Akibat Kendala Pembebasan Tanah

Pembangunan akses jalan ke Proyek Strategis Nasional di OKU Selatan terhambat oleh pembebasan tanah yang belum selesai, mengancam penyelesaian proyek tersebut.
Rabu, 14 Juni 2023 - 07:41 WIB
Lokasi pembukaan jalan di Proyek Tiga Dihaji.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Andi

OKU Selatan, tvOnenews.com - Pembangunan akses jalan baru menuju Proyek Strategis Nasional (PSN) Waduk Tiga Dihaji di Kabupaten OKU Selatan menghadapi kemungkinan penundaan karena belum adanya pembebasan tanah atau ganti rugi bagi masyarakat setempat.

Berdasarkan informasi terkini, jalan yang sedang dibangun ini memiliki panjang sekitar 9 kilometer, menghubungkan Desa Peninggiran dengan Desa Sukabumi, Kecamatan Tiga Dihaji. Pembangunan jalan ini telah dimulai sekitar satu bulan yang lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, proses pembangunan jalan seringkali terhenti karena masih ada beberapa bidang tanah yang belum mendapatkan pembebasan atau ganti rugi dari pemerintah.

Setidaknya ada 17 bidang tanah yang terlibat dalam pembangunan akses jalan ini, termasuk 3 bidang tanah di Desa Peninggiran, 8 bidang tanah di Desa Surabaya, 4 bidang tanah di Desa Sukarena, 1 bidang tanah di Desa Kota Agung, dan 1 bidang tanah di Desa Pauh atau Sukabumi.

"Kami tidak berani merampas tanah tersebut. Lebih baik kami tidak melanjutkan pekerjaan daripada menghadapi masalah dengan pemilik tanah yang belum mendapatkan pembebasan," ungkap salah seorang pekerja proyek saat berada di lokasi pembangunan akses jalan pada Rabu (14/6/2023).

Dia menambahkan bahwa dia dan rekan-rekannya berharap proses pembebasan tanah ini dapat segera diselesaikan, agar mereka dapat bekerja dengan nyaman dan aman. "Saat ini kami cemas dengan pemilik tanah yang belum mendapatkan pembebasan. Jika situasinya dibiarkan dan pembebasan belum dilakukan, maka pembangunan akses jalan ini akan terlambat," katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Yeyet Luki Asmarayani, ST, yang bertanggung jawab sebagai PPK Pengadaan Lahan Waduk Tiga, mengakui bahwa masih ada beberapa bidang tanah milik warga yang belum dibebaskan dalam proyek pembangunan akses jalan menuju waduk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika tidak salah, ada sekitar 17 atau 18 bidang tanah yang belum dibebaskan karena masih terdapat administrasi yang belum lengkap. Selain itu, ada juga kasus pemilik tanah yang telah meninggal dunia, sehingga perlu dilakukan pendataan ahli warisnya kembali. Oleh karena itu, masih perlu waktu untuk menyelesaikannya," katanya.

Mereka terus berupaya agar pembebasan tanah ini dapat segera diselesaikan dan pemilik tanah menerima ganti rugi yang telah disepakati. "Saat ini, kami sedang mengumpulkan kembali berkas-berkas yang masih belum lengkap, sehingga kami dapat melanjutkan proses pembayaran," tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT