News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Pondok Yang Diduga Jadi Tempat Mesum di Aceh Barat, Dibongkar Paksa Petugas Gabungan

Puluhan pondok di kawasan objek wisata di Ujong Kareng, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat di bongkar paksa petugas gabungan dari TNI-Polri serta Satpol PP dan Wilayahtul Hisbah.
Selasa, 20 Juni 2023 - 13:41 WIB
Puluhan Pondok Yang di Duga Jadi Tempat Mesum Aceh Barat, Dibongkar Paksa Petugas Gabungan
Sumber :
  • Tim TvOne/ Chaidir

Aceh Barat, tvOnenews.com - Puluhan pondok di kawasan objek wisata di Ujong Kareng, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat di bongkar paksa petugas gabungan dari TNI-Polri serta Satpol PP dan Wilayahtul Hisbah.

Kasat Pol PP dan Wilayahtul Hisbah Kabupaten Aceh Barat, Azim mengatakan, pembongkaran tersebut terpaksa dilakukan karena pihak pengelola cafe tidak mengindahkan imbaun petugas terhadap bangunan yang di anggap telah menjadi tempat mesum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami bongkar, sebab imbauan kami sudah tidak di dengar, kami punya bukti kalau cafe tersebut telah menjadi tempat mesum," kata Azim, 20 Juni 2023.

Lanjut Azim, meski sempat mendapatkan perlawanan dari pemilik cafe, namun petugas tetap melakukan pembongkaran karena lokasi tersebut telah di anggap melanggar hukum syariat yang berlaku di Aceh.

"Memang sempat ada pemilik yang protes, namun sudah kita jelaskan, dan pembongkaran teteap dilakukan," jelasnya.

Menurut Azim, kayu pondok yang bekas bongkaran langsung di sita petugas dan di angkut ke kantor Satpol PP sebagai barang sitaan.

"Semua bangunan pondok, yang sudah kita bongkar di angkut ke kantor Satpol PP untuk di sita," ucapanya.

Sementara itu, Cut Putri salah satu pemilik cafe membantah kalau tempat usaha menyediakan lokasi mesum, dan pihaknya meminta petugas memperlihatkan bukti, agar tidak menjadi fitnah.

"Kalau memang tempat kami ada di temukan pratek mesum, coba berikan bukti jangan asal tuduh dan main bongkar," tegasnya.

Selain itu, Putri juga menuding petugas tidak profesional dalam menjalankan tugas, karena tiba-tiba datang tanpa permisi langsung melakukan peruskan, padahal pihaknya buka usaha di lokasi tersebut telah membayar sewa ke pihak Korem 012 Teuku Umar sebagai pemilik lahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Datang langsung merusak, tanpa memperlihatkan surat tugas, kami kan dirugikan dengan cara petugas, kami jualan disini telah bayar sewa 7 juta setahun ke pihak korem, kalau main rusak kami kan rugikan," Pungkasnya.(kha/cai)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT