News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lokalisasi Judi Mesin Games Ketangkasan Logo SN Menjamur di Wilkum Polres Belawan - Meresahkan Warga Dan Tokoh Ulama - Ini Kata Kombes Pol Sumaryono

Lokalisasi Judi Mesin Games Ketangkasan Logo SN Menjamur Di Wilkum Polres Belawan- Meresahkan Warga Dan Tokoh Ulama- Ini Kata Kombes Pol Sumaryono
Minggu, 2 Juli 2023 - 13:46 WIB
Dir Krimum Polda Sumut, Kombes Pol Sumaryono
Sumber :
  • tim tvone/ yoga syahputra

Medan, tvOnenews.com - Sejumlah titik Lokalisasi judi mesin game ketangkasan tembak ikan kini menjadi tempat favorit bagi anak - anak usia pelajar sekolah, remaja hingga bapak - bapak di kawasan Marelan dan Belawan. Para pemain pun memilih menghabiskan waktu dan uangnya di tempat tersebut. Sehingga Kapolres Belawan, AKBP Joshua Tampubolon diduga tutup mata membiarkan tejadinya praktik perjudian berkedok games mesin ketangkasan tembak ikan yang semakin eksis di wilayah hukumnya. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah lokasi judi mesin game ketangkasan tembak ikan tersebut menyebar di sejumlah kawasan diantaranya, di Jalan Veteran Pasar IX, Manunggal tepatnya seberang bengkel mobil Memen, Jalan Pasar II Timur Gang Pabrik Udang tepatnya di seberang Pekong,  Jalan M Basir/Marelan Pasar V tepatnya disebelah Komplek Marelan Poin, rumah pintu warna biru dekat Pekong. Dan titik lokalisasi itu merupakan wilayah hukum Polres Belawan, Polda Sumut.
 

Dari informasi yang disampaikan oleh warga dan sejumlah pemain yang kalah menyebutkan jika mesin judi games ketangkasan tembak ikan yang beroperasi berlogo ‘SN’.
 

Kode inilah diduga menjadi kode khusus dikenali aparat penegak hukum sehingga terkesan tak mampu ditindak. Dan warga mengungkapkan khusus untuk mesin judi ketangkasan tembak ikan berlogo SN sudah menjamur di Marelan dan Belawan yang merupakan wilayah hukum Polres Belawan sampai menimbulkan keresahan dan kekhawatiran. 

 

Dari pantauan tvOnenews.com, terlihat sejak Sabtu (2 Juli 2023) sore, konsumen dari berbagai kalangan usia sudah ramai berdatangan tanpa henti. Dan mereka mengaku datang untuk mewujudkan mimpi berharap dapat menang melawan mesin yang menggunakan sistem mesin yang dapat diatur.
 

Terlihat Para pemain tidak sadar sudah dibuai melawan mesin yang sudah di atur sedemikian rupa untuk memenangkan pemilik dan pengusahanya. Sehingga kenyataannya, banyak para pemain tidak dapat mewujudkan mimpi mereka. Malah sebaliknya, mesin judi games ketangkasan tembak ikan itulah yang telah menguras uang para pemain.
 

Mengejutkannya lagi, banyak pemain yang nekat. Mereka menggadaikan barang berharga milik mereka seperti Handphone, sepeda motor milik mereka hanya untuk memuaskan hasrat dan rasa penasarannya dapat menang.
 

Dengan dampak dan kondisi ini, sangat miris ini, pihak jajaran Polres Belawan belum melakukan penindakan lokalisasi perjudian  tersebut. Sehingga pihak Polres Belawan terkesan melakukan  pembiaran.
 

Dan segala bentuk pemberitaan di media terkait adanya praktik perjudian berkedok mesin games ketangkasan tembak ikan ini tidak membuat pemiliknya berhenti atau menutup usaha yang beromzet jutaan Rupiah per satu meja dalam satu hari.

Selanjutnya, dugaan pembiaran aparat ini menjadi dasar bagi pemain yang datang merasa lokalisasi judi  yang mereka datangi tersebut adalah tempat aman.

Terkait hal ini, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumut, Ustad H. Aidan Nazwir merasa geram sekaligus memberikan keritik terhadap kinerja Kapolres Belawan dan jajarannya. Ia bahkan menyebut siap bergerak bersama masyarakat dan emak emak yang terdampak.
 

“Perjudian itu harus ditindak sesuai hukum yang berlaku dan dihapuskan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini. Perjudian itu haram hukumnya dalam agama mana pun. Sehingga Perjudian semestinya haruslah dilarang, dihentikan dan para pelaku dan pengelolanya segera ditangkap Polisi dan diproses hukum. Segala bentuk perjudian adalah pekerjaan yang merusak, baik itu dari segi mentalitas, budi pekerti, akhlak, perekonomian masyarakat, maupun tatanan kehidupan secara keseluruhan," ungkap Ustad Aidan Nazwir, Sabtu (1/7/2023).

 

Ketua Aliansi Ormas Islam ini juga berharap agar aparat hukum baik TNI dan Polri, khususnya Polres Belawan dan Polda Sumut dapat segera melakukan penindakan.
 

"Masyarakat secara umum pasti sangat mendukung penindakan aparat penegak hukum TNI dan Polri. Karena kalau lokalisasi perjudian mesin games ketangkasan ini tidak segera ditindak, ini bakal menjadi penyakit masyarakat yang melekat atau berdampak pada rutinitas yang mungkin dicontoh anak anak usia sekokah. Kemudian perjudian ini berujung kepada menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara.

 

“untuk itu kita harap pihak Polisi harus bekerja secara profesional dalam memberantas perjudian dan narkoba. Agar Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi) terwujud di masyarakat,” kami dan warga pasti siap membantu" pungkasnya.

 

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Sumaryono yang di konfirmasi tvOnenews.com mengaku segera berkoordinasi dengan jajarannya untuk menindak lanjuti informasi lokalisasi perjudian mesin games ketangkasan tembak ikan yang sudah meresahkan masyarakat dan tokoh ulama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


 

"Terimakasih informasinya. Kita data semua lokasi lokasi yang sudah diberikan rekan media ke pada kita. Kita segera tindak. Karna aparat penegak hukum, TNI dan Polri sudah berkomitmen mendukung penuh pemerintah dalam memberantas perjudian. Apalagi ini terkesan sudah sampai memonopoli. Tunggu tanggal mainnya ya," kata Sumaryono, Minggu (2 Juli 2023) pagi ketika dikonfirmasi tvOnenews.com melalui ponselnya.  (Ysa/Fhr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Hasil Drawing IBL All Indonesia 2026, Satria Muda Bandung dan Dewa United Banten Beda Grup

Hasil Drawing IBL All Indonesia 2026, Satria Muda Bandung dan Dewa United Banten Beda Grup

Dua finalis IBL All Indonesia edisi 2025, Satria Muda Pertamina Bandung dan Dewa United Banten, kali ini ditempatkan di grup berbeda sehingga peluang keduanya kembali bertemu di partai puncak tetap terbuka.
Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Dalam operasi tersebut, TNI juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian kontak tembak dengan OPM/KKB.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Qadsiah Duduki Posisi Puncak, Al Nassr Sukses Langkahi Al Hilal

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Qadsiah Duduki Posisi Puncak, Al Nassr Sukses Langkahi Al Hilal

Hingga 10 Oktober 2026 pukul 07.11 WIB, kompetisi di Liga Pro Saudi 2026/2027 pun mulai memasuki pekan-pekan krusial. Perubahan klasemen pun begitu dinamis.
Satu Kamar Tiap Bela Timnas Indonesia, Ternyata Dean James dan Joey Pelupessy Punya Cerita Unik Sendiri

Satu Kamar Tiap Bela Timnas Indonesia, Ternyata Dean James dan Joey Pelupessy Punya Cerita Unik Sendiri

Lahir dengan darah Indonesia, Dean James dan Joey Pelupessy sama-sama resmi menjadi WNI setelah mengambil sumpah pada Maret 2025 lalu.
Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Menghadapi Al Draih dalam pertandingan pekan kedelapan Liga Pro Saudi 2026/2027, Al Nassr tampil sangat dominan di kandang sendiri pada Sabtu (10/10/2026).

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT