GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sumut Catat 6 Korban Rabies, Kadiskes Sumut: Kalau Tak Mau Disuntik Vaksin Anti Rabies, Jangan Dulu Pelihara Anjing

Catatan kasus gigitan anjing rabies kini sangat meresahkan masyarakat, pasalnya di sejumlah daerah terdapat warga yang meninggal dunia, akibat digigit anjing gila
Selasa, 18 Juli 2023 - 13:56 WIB
Kadiskes Sumut Alwi Mujahit Hasibuan
Sumber :
  • Tim TvOne/Sri Gustina Hasan

Medan, tvOnenews.com - Catatan kasus gigitan anjing rabies kini sangat meresahkan masyarakat, pasalnya di sejumlah daerah terdapat warga yang meninggal dunia, akibat digigit anjing gila.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Kadiskes Sumut), Alwi Mujahit Hasibuan menyarankan masyarakat untuk sementara agar tidak memelihara anjing. Jika pun harus memelihara sebaiknya memberi suntikan Vaksin Anti Rabies (VAR) agar tidak membahayakan tuannya dan juga masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk antisipasi, anjingnya yang diamankan, karena penularannya dari gigitan anjing. Harusnya kalau mau pelihara anjing harus divaksin. Kalau tidak mau untuk sementara ini jangan dulu pelihara anjing, karena anjing ini kalau sudah tertular rabies dia tidak mengenal tuannya. Jadi dia bisa membahayakan tuannya dan masyarakat sekitarnya," tegasnya pada Senin (17/7/2023).

Sebelumnya Alwi Mujahit Hasibuan MKes mengatakan pada Minggu (16/7/2023) bahwa ada 3.888 Kasus itu adalah kasus gigitan bukan kasus positif rabies. Dalam hal ini kasus gigitan yang disebabkan oleh hewan-hewan yang diduga dapat menularkan virus rabies seperti digigit anjing, kucing atau kera yang belum tentu semua kasus gigitan tersebut mengandung virus rabies.

"Alasannya karena bisa saja hewan-hewan tersebut sudah divaksin sehingga sudah terbentuk antibody terhadap virus rabies, sehingga tidak dapat menularkan virus rabies lagi ke manusia walaupun hewan-hewan tersebut sudah terlanjur menggigit manusia," ujarnya.

Ia menjelaskan dari 3.888 kasus GHPR yang mendapat Vaksin Anti Rabies (VAR) sebanyak 3.011 kasus dan ada enam kasus kematian pada manusia di Provinsi Sumut karena rabies (Lyssa) yang biasanya meninggal diakibatkan terlambat mendapat penanganan di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes).

Menurutnya, sebagian masyarakat lebih memilih berobat kampung dengan ramuan-ramuan tertentu yang dipercaya dapat mematikan virus rabies dan dapat kami pastikan tidak mendapatkan VAR," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyampaikan salah satu hal paling krusial setelah digigit hewan penular rabies adalah langsung segera melakukan perawatan luka gigitan/cakaran dengan mencuci luka dengan sabun di air mengalir selama 15 menit.

Ia juga menyimpulkan angka 3.888 itu adalah jumlah kumulatif kasus gigitan hewan-hewan yang diduga menjadi penular rabies dan bukan jumlah kasus positif rabies di Sumut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Fakta Mengharukan di Balik Kisah Calvin Dores: Dari Kuli dan Ojol hingga Niat Jual Mata

5 Fakta Mengharukan di Balik Kisah Calvin Dores: Dari Kuli dan Ojol hingga Niat Jual Mata

Kisah Calvin Dores, Putra mendiang Deddy Dores: dari anak artis mewah jadi ojol dan kuli, hingga niat jual mata yang justru membuka pintu harapan tak terduga. 
Bukan Teknik, Ini Faktor yang Bikin Sean Strickland Mampu Tumbangkan Khamzat Chimaev

Bukan Teknik, Ini Faktor yang Bikin Sean Strickland Mampu Tumbangkan Khamzat Chimaev

Joe Rogan mengaku tidak terkejut melihat Sean Strickland mampu mengalahkan Khamzat Chimaev di UFC 328. Menurutnya, mentalitas pantang menyerah dan daya tahan.
Khofifah Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo di Masjid Al-Akbar, 2000 Paket Daging Disiapkan untuk Warga

Khofifah Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo di Masjid Al-Akbar, 2000 Paket Daging Disiapkan untuk Warga

Salat Iduladha dihadiri Gubernur Khofifah dan Wagub Emil di Masjid Al Akbar Surabaya.
Salip Milan dan Juventus, Como 1907 Ternyata Punya Sistem Rekrutmen Pemain Super Ketat, Begini Prosesnya

Salip Milan dan Juventus, Como 1907 Ternyata Punya Sistem Rekrutmen Pemain Super Ketat, Begini Prosesnya

Como 1907 mencuri perhatian usai finis di atas Milan dan Juventus FC untuk merebut tiket Liga Champions. Di balik kesuksesan itu, Presiden klub Mirwan Suwarso.
Polisi Ungkap WNA Brunei Tewas Dianiaya di Blok M Sempat Alami Koma, Dirawat 10 Hari di RS

Polisi Ungkap WNA Brunei Tewas Dianiaya di Blok M Sempat Alami Koma, Dirawat 10 Hari di RS

Katumsubdit Resmob Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel mengatakan, korban sempat mengalami koma usai dipukul botol.
Ponpes Al Fatimah Bojonegoro Terima Sapi Kurban Banpres Prabowo Berbobot 1,2 Ton

Ponpes Al Fatimah Bojonegoro Terima Sapi Kurban Banpres Prabowo Berbobot 1,2 Ton

Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menyalurkan bantuan sapi kurban kepada masyarakat Bojonegoro melalui Pondok Pesantren Modern Al Fatimah.

Trending

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero, mendapatkan sanjungan selangit dari Serie A. Hal ini disampaikan sebelum FIFA Matchday Juni 2026.
3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

Persija Jakarta mulai mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Mauricio Souza. Tiga kandidat top ini dinilai cocok bawa Macan Kemayoran juara musim depan.
Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Toni RM, pengacara terdakwa Ririn Rifanto meyakinkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal kejanggalan saat Evan dituduh pembunuh satu keluarga di Indramayu.
Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Hampir sejajar dengan idolanya Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk daftar pemain voli putri paling populer sepanjang masa menurut situs Volleybox.
Tolak Tawaran Banyak Negara ASEAN, Ini Alasan Park Hang-seo Pilih Klub Liga 2 Thailand

Tolak Tawaran Banyak Negara ASEAN, Ini Alasan Park Hang-seo Pilih Klub Liga 2 Thailand

Park Hang-seo akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya menerima tawaran Kanchanaburi FC. Padahal, mantan pelatih Timnas Vietnam itu nolak banyak negara.
Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Bursa transfer Persib Bandung memanas, sejumlah pemain asing berpotensi keluar dan deretan nama baru dikaitkan dengan Maung Bandung jelang musim 2026/2027.
Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar pemain Proliga 2026 yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan (TC) jelang membela Timnas Voli Putri Indonesia di berbagai turnamen bergengsi. Salah satunya ada Mediol Yoku hingga Chelsa Berliana.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT