News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengajian Jenazah Korban Mutilasi Redho Tri Agustian Dibanjiri Warga

Korban mutilasi Redho Tri Agustian yang merupakan seorang mahasiswa fakultas hukum UMY sampai di rumah duka yang terletak di Pangkal Balam Kota Pangkalpinang.
Sabtu, 5 Agustus 2023 - 16:30 WIB
Pengajian Di Rumah Duka Korban Mutilasi Redho Tri Agustian di Kawasan Pangkal Balam Kota Pangkalpinang
Sumber :
  • Frendy Primadana/tvOne

Pangkalpinang, tvOnenews.com - Korban mutilasi bernama Redho Tri Agustian (20) yang merupakan seorang mahasiswa fakultas hukum UMY sampai di rumah duka di Pangkal Balam Kota Pangkalpinang.

Setelah sampai di rumah duka, jenazah Redho Tri Agustian langsung dimandikan, disholatkan lalu dimakamkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Usai korban dimakamkan, pihak keluarga tak henti-hentinya bersedih melangsungkan pengajian terhadap jenazah korban mutilasi," ungkap Madjid paman Redho Tri Agustian pada, Sabtu (05/08/2023) jelang Petang ini.

"Rencananya Sabtu malam inipun pengajian akan dilanjutkan sampai 7 hari kedepan," tambahnya yang dihadiri puluhan orang itu.

Sebelumnya, hasil tes DNA korban mutilasi yang terjadi di wilayah Sleman, Yogyakarta, telah dipastikan Redho Tri Agustian warga Pangkalpinang. 

Hal itu diungkap oleh Polda DIY setelah sampel DNA orang tua Redho dari Pangkalpinang dicocokkan dengan DNA korban.

Jenazah Redho Tri Agustian Disambut Isak Tangis

Tangisan keluarga pecah saat menerima jasad korban mutilasi Sleman Redho Tri Agustian (20) di Jalan Pangkal Balam, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (5/8/2023). 

Setelah sampai Kota Pangkalpinang, jasad mahasiswa fakultas hukum UMY itu, langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dikebumikan.

“Jenazah korban mutilasi langsung dimandikan untuk segera disholatkan lalu jenazah tersebut langsung dibawa ke tempat pemakaman umum (TPU) Gabek Kota Pangkalpinang,” ungkap Madjid paman korban pada Sabtu (5/8/2023).

Rencananya malam ini pun langsung diadakan pengajian di rumah duka di Pangkal Balam, Kota Pangkalpinang.

Dari pantauan tvOnenews, hingga jelang sore ini terlihat sangat ramai para kerabat, keluarga dan teman korban, memadati rumah duka Redho Tri Agustian korban dari keganasan para pelaku mutilasi tersebut.

Sebelum diberitakan, jenazah Redho Tri Agustian (20) mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang menjadi korban mutilasi, diserahkan ke pihak keluarga. 

Proses penyerahan jenazah korban dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY, Jumat, (4/8/2023).

"Tadi penyerahan sekitar pukul 13.00 WIB," kata Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Nugroho Arianto.

Dalam prosesi penyerahan jenazah tersebut, keluarga korban diwakili kakak kandung Redho. 

Juga disaksikan oleh sejumlah pihak, seperti dosen dan kerabat korban.

"Kakak kandung korban yang mewakili dari pihak keluarga tadi," ujarnya.

Sementara itu Polda DIY menurut Nugroho diwakili oleh pihak rumah sakit dan penyidik.

"Ada Kepala Rumah Sakit, Kepala Forensik, penyidik, ahli waris, keluarga, dosen, serta rekan korban," terang mantan Kapolresta Serang Kota tersebut.

Setelah diserahkan ke pihak keluarga, jenazah akan dibawa ke kampung halamannya di Pangkal Pinang, Bangka Belitung. 

Menurut rencana, jenazah Redho akan dimakamkan di TPU Kelurahan Ampui, Kecamatan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang.

Sebelumnya diberitakan, Redho menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi pada 12 Juli 2023. 

Tubuhnya dipotong menjadi beberapa bagian dan dibuang di sejumlah tempat berbeda.

Polisi kemudian menangkap dua orang pelaku berinisial W (29) warga Magelang, Jawa Tengah, dan RD (38) asal DKI Jakarta. 

Mereka ditangkap dalam pelariannya di Bogor, Jawa Barat.

Dari pemeriksaan polisi, antara pelaku dan korban tergabung dalam sebuah grup di media sosial Facebook yang memiliki aktivitas tidak wajar. 

Bahkan sebelum korban meninggal, mereka sempat terlibat kegiatan menyimpang berupa kekerasan secara berlebihan. (fpa/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT