News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Jabatan Mayor Dedi Hasibuan di Kodam I/Bukit Barisan, Perwira yang Datangi Polrestabes Medan dengan Puluhan Personil TNI AD

Mayor Dedi Hasibuan Kodam I/Bukit Barisan mendatangi Polrestabes Medan, ajukan penangguhan tahanan Ahmad Rosyid Hasibuan. TNI turut serta, izin dari Kumdam.
Selasa, 8 Agustus 2023 - 12:12 WIB
Mayor Dedy Hasibuan saat mendatangi Mapolrestabes Medan.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Bahana

Medan, tvOnenews.com - Mayor Dedi Hasibuan, seorang perwira menengah dari Kodam I/Bukit Barisan, baru-baru ini mendatangi Satreskrim Polrestabes Medan pada Sabtu (5/8/2023). Kedatangannya bersama puluhan personil mempunyai kaitan dengan permohonan penangguhan tahanan.

Kolonel Inf Rico Siagian, Kepala Penerangan Daerah Militer Kodam I/Bukit Barisan, mengonfirmasi bahwa Mayor Dedi Hasibuan memegang jabatan penting di Kodam tersebut. Mayor Dedi adalah Kepala Seksi Undang-Undang di Kumdam I/Bukit Barisan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mayor Dedi saat ini menjabat sebagai Kasi Undang-Undang di Kumdam I/Bukit Barisan," kata Kolonel Infanteri Rico J Siagian pada Selasa (8/8/2023).

Kedatangan Mayor Dedi dan puluhan personil lainnya menyebabkan pemeriksaan oleh Staff Intelijen Kodam, terkait tindakan tersebut di Polrestabes Medan. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap Kolonel Muhammad Irham Djannatung, Kepala Hukum Kodam I/Bukit Barisan.

Puluhan personel TNI dari Kodam I/Bukit Barisan yang turut serta dalam kunjungan tersebut juga akan menjalani pemeriksaan. Rencananya, pemeriksaan akan berlangsung di Pomdam I/Bukit Barisan.

Kolonel Rico menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap personel tersebut dilakukan berdasarkan informasi awal yang diberikan oleh Mayor Dedi dan atasan mereka di Kumdam.

Sebelumnya, sekitar 40 anggota TNI dari Kodam I/Bukit Barisan, mengenakan seragam loreng hijau-hitam, mendatangi Sat Reskrim Polrestabes Medan. Mereka memasuki gedung dan mengelilingi ruang penyidik di lantai dua, di mana Kasat Reskrim Polrestabes, Kompol Teuku Fathir Mustafa, berada.

Mayor Dedi dan anggota TNI lainnya meminta penangguhan tahanan untuk Ahmad Rosyid Hasibuan, yang ditangkap oleh Polisi atas dugaan pemalsuan surat. Setelah beberapa waktu, mereka akhirnya meninggalkan gedung tersebut.

Pada pukul 19.00 WIB, Ahmad Rosyid Hasibuan dibebaskan dari penahanannya. Ia keluar dari penjara dengan didampingi oleh seorang pria yang diduga kuasa hukumnya.

Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Rico J Siagian, mengkonfirmasi kedatangan Mayor Dedi ke Polrestabes Medan. Namun, dia menegaskan bahwa kedatangan tersebut bukan untuk menggeruduk, melainkan untuk mengajukan permohonan penangguhan tahanan atas nama Ahmad Rosyid Hasibuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kolonel Rico menjelaskan bahwa surat permohonan penangguhan itu berasal dari Kesatuan Hukum Kodam I/Bukit Barisan dan diberikan izin oleh Kepala Hukum Kodam tersebut. Mayor Dedi, sebagai anggota Kumdam I/Bukit Barisan, bertindak untuk membantu keluarga Ahmad Rosyid Hasibuan dalam hal ini.

(bsg/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT