News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Video Ibu Bayi Korban Dugaan Malpraktek RSUP RAT Tanjungpinang, Minta Keadilan Kepada Presiden dan Kapolri

Seorang ibu bayi korban dugaan malapraktik di RSUP RAT Tanjungpinang meminta keadilan dari Presiden Jokowi dan Kapolri melalui video yang viral di media sosial.
Sabtu, 2 September 2023 - 11:04 WIB
Tangkapan layar video viral dari medsos Winda bersama bayinya.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Kurnia

Tanjungpinang, tvOnenews.com - Seorang ibu bayi korban dugaan malapraktik di Rumah Sakit Umum Pusat Raja Ahmad Tabib (RSUP RAT) Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), telah mengajukan permohonan keadilan kepada Presiden dan Kapolri melalui sebuah video yang menjadi viral di media sosial (medsos).

Dalam video yang menggema di seluruh platform sosial media, Winda, sang ibu bayi yang lahir pada tanggal 5 Mei 2023, mengemukakan permintaannya, "Kepada Bapak Presiden, Kapolri, Bareskrim, dan Bapak Kapolda Kepri, saya, sebagai ibu dari bayi ini, memohon keadilan untuk anak kami."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah mengalami dugaan malapraktik, Winda mengungkapkan bahwa tangan kanan bayinya mengalami kecacatan dan tidak dapat bergerak. Kasus ini telah dilaporkan ke Polresta Tanjungpinang.

Winda menekankan, "Setelah tiga bulan berlalu, penanganan dan penyelidikan kasus ini belum menunjukkan perkembangan yang berarti. Karena ini berkaitan dengan masa depan anak kami, inilah kondisi anak kami saat ini."

Sementara itu, sang ayah, Denny, mengungkapkan bahwa pihak RSUP RAT, tempat istri melahirkan, hingga saat ini belum bertanggung jawab atas kejadian ini. Ia bahkan harus menggunakan dana pribadinya untuk pengobatan bayi di Kota Batam.

Denny menyayangkan, "Belum ada tanggung jawab yang diambil oleh RSUP. Kami harus mengunjungi Kota Batam seminggu dua kali untuk menjalani terapi."

Saat ini, terdapat perbaikan dalam kondisi tangan anak mereka. Meskipun hanya sedikit, tangan kanan bayi tersebut sudah dapat diangkat.

Denny menambahkan, "Kami sangat berharap agar kasus ini segera diselesaikan sehingga ada pihak yang bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa waktu lalu, Kasi Humas Polresta Tanjungpinang, Iptu Giofany Casanova, mengungkapkan bahwa penyelidikan kasus dugaan malapraktik tersebut masih dalam proses dengan melibatkan pemeriksaan saksi ahli. Namun, setelah video ibu korban menjadi viral di media sosial, pihak Polresta Tanjungpinang belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut.

(ksh/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.
Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta yang baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.
Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor pertandingan AVC Men's Cup 2026 pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia, Sabtu 27 Juni.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT