GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Terima Pulau Rempang Berkonflik, Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan ke Wali Kota Batam

Semakin memanasnya dan bergejolaknya permasalahan di Pulau Rempang. Tak lain karena adanya konflik relokasi sebagai dampak dari proyek Rempang Eco-City. Sontak
Sabtu, 16 September 2023 - 15:43 WIB
Tak Terima Pulau Rempang Berkonflik, Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan ke Wali Kota Batam
Sumber :
  • tim tvone - Wanasari

Sumatera, tvOnenews.com - Semakin memanasnya dan bergejolaknya permasalahan di Pulau Rempang. Tak lain karena adanya konflik relokasi sebagai dampak dari proyek Rempang Eco-City.

Sontak membuat sekumpulan mahasiswa turun aksi membela rakyat dengan melakukan audiensi kepada pihak DPRD, BP Batam hingga Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pantauan tvOnenews, audiensi itu sedikit alot karena mahasiswa membawa lima (5) tuntutan terkait kasus Pulau Rempang. 

Di antaranya, mendesak DPRD membukan ruang diskusi publik secara transparan dan menghadirkan tokoh adat melayu, serta perwakilan warga dari 16 kampung pesisir di Rempang. 

Selain itu, mahasiswa meminta DPRD dan pemerintah memberikan kepastian hukum serta menolak tindakan represif petugas terhadap warga. 

Di samping itu, pada audiensi tersebut, Wali Kota Batam dan selaku BP Batam, Muhammad Rudi juga memaparkan rancangan hunian tetap sebagai peganti hunian warga yang terdampak proyek strategi nasioanl. 

Muhammad Rudi mengaku mikiri warganya dan bocorkan alasannya untuk mengosongkan lahan tersebut.

"Ini contoh, pasir akan diapakan dengan bahasa kerennya sandblasting. Itu ditembakan saja, pasir itu akan terbang ke mana-mana," kata Muhammad Rudi. 

"Dalam waktu urun dua tiga empat kemudian, warga setempat, kalau dekat, maka parunya akan menjadi masalah. Contoh nyata, orang kerja di pabrik semen, itu empat kemeduian yang mengikuti SOP saja, itu sudah ada semen di dalam parunya," pungkasnya. 

Apalagi nantinya bila masyarakat menetap di sekeliling nanti, yang tak ada SOP bisa berbahaya. 

"Jadi salah satu alasannya itu, maka mereka minta dikosongkan semua lahannya," pungkas Muhammad Rudi. 

Lanjut Muhammad Rudi mengatakan dirinya posisinya sebagai wali kota yang dituding menghilang. Tentu katanya tidak. 

"Dua bulan lebih saya mikiri saudara saya, yang saya harus bertanggung jawabkan karena saya dipilih oleh kalian semua dan saya tidak melupakan itu, dan saya tidak pernah lupakan itu," pungkas Muhammad Rudi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dua kali saya dipilih, dan hampir 70 persen saya didukung warga Kota Batam makanya saya tak lupakan itu. Namun kalau bisa saya selesaikan mengapa tidak diselesaikan," sambungnya.

Selanjutnya Muhammad Rudi katakan, di luar permasalahan ini, permasalahan Kampung Tuah di masa kepemimpinannya sudah terselesaikan. Namun persoalaan itu belum bisa menyelesaikan. (wna/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Dishub Surabaya menyiapkan 15 titik parkir resmi bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

John Herdman mengungkap kriteria pemain Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027, dari mental, karakter, hingga kemampuan menghadapi tekanan besar.
Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

WN India diduga tewas bunuh diri di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, pada Kamis (13/5/2026). Korban SN diduga depresi saat sebelumnya menjalani..
Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Dedi Mulyadi beri reaksi tak terduga ketika sedang emosi dengan mandor proyek galian kabel tetapi justru didatangi warga yang ingin minta foto dengan Gubernur.
Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

AC Milan mulai serius menyiapkan proyek jangka panjang di masa depan. Salah satu nama yang mendapat perhatian besar manajemen Rossoneri adalah Alphadjo Cisse.
Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah lepas 1790 murid program magang kerja luar negeri, serta alumni sebagai pekerja migran dari SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT