News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Inspiratif Bidan Cantik, Hasilkan Cuan dari Hobi Masak

Kisah Inspiratif Bidan Cantik, Hasilkan Cuan dari Hobi Masak
Senin, 18 September 2023 - 07:36 WIB
Bidan Cantik, Suci Ramadayati Sedang Siapkan Menu Soto Ceker dan Ranjau
Sumber :
  • Tim tvOne / Zulfahmi

Medan, tvOnenews.com - Sebagai perempuan memiliki hobi memasak adalah hal yang biasa didengar, namun siapa sangka dari hobi memasak ternyata dapat menghasilkan cuan jika dilakoni dengan serius. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal inilah yang dirasakan Suci Ramadayati, perempuan kelahiran Medan 33 tahun yang lalu. Berawal dari hobinya memasak, Suci tertarik membuka warung soto yang berlokasi di Jalan Arief Rahman Hakim, kota Medan

 

Perempuan yang akrab disapa Ucy ini, tengah menggeluti usaha kulinernya di samping profesinya sebagai seorang bidan. Uniknya, walaupun Suci berasal dari Medan, Sumatera Utara, namun di warung miliknya tak sama sekali menyediakan menu makan Khas Medan melainkan makanan Khas Jawa Timur.

 

“Basically saya profesinya bidan tapi hobi masak, jadi mikirlah gimana ya supaya bisa tetap sejalan yaudah dicobalah buka usaha ini,"sebutnya.

 

"Awalnya karena sering keluar kota tempat teman, jadi setiap makan dua minggu berturut-turut kulinerannya soto yang itu-itu terus, lama-lama lengket dilidahkan rasanya jadi ingat. Nah, ketika balik ke Medan tiba-tiba kok kepengen, jadi dibuatlah si soto itu biar makan ramai-ramai sama keluarga. Disaat itu juga tercetuslah, keknya ini bisa lo buat ide jualan,” ucap Bidan cantik, Suci Ramadayati, minggu (17/09/2023).

 

Tak sampai disitu, ternyata dalam merintis usahanya di tahun 2021, Suci merasakan rintangan dalam membuka usaha di bidang kuliner sehingga seringkali ia harus menutup dan membuka kembali warungnya, dan pada awal tahun 2023 ia menguatkan tekad untuk fokus pada usaha kulinernya.

 

“Dicobalah buka usaha ini di akhir 2021 tapi masih buka tutup belum terlalu fokus karena sambilan buka Klinik, terus kemarin ada juga insiden di sini jadi saya buka tutup warung dan baru Bulan Januari ini mantap, fokus, dan benar-benar menetap buka warung ini,” jelasnya.

 

Soto ceker dan ranjau menjadi menu buruan warga saat berkunjung ke warung milik Suci. Banyak orang penasaran dengan makan satu ini, lantaran rasa dan namanya yang unik. Soto ranjau merupakan makanan Khas Jawa Timur, yang berisikan soto dengan kuah bening dan potongan rangka tulang ayam kupasan yang masih banyak tersisa daging pada tulang tersebut.

 

“Di sini yang paling favorit itu soto ceker dan ranjau. Banyak orang-orang datang pada tanya ranjau itu apa sih? Gitukan. Kita coba jelasin kalau ranjau itu apa, jadi jangan takut ranjau itu makanan yang pedas. Tidak sama sekali. Kalau di Jawa Timur, ranjau itu yang orang-orang tau adalah rangka ayam atau tulang-tulang ayam. Kita lihat di Medan, soto identik dengan warna kuning kan kalau di tempat saya ini tidak sama sekali,” ujarnya.

 

Untuk usaha yang tergolong masih baru digelutinya, Suci mengaku dalam sehari sebanyak 50 porsi mampu ia jual. Dia pun berharap, menu makanan yang tersedia di warung miliknya ini dikenal luas sehingga kedepannya ia bisa membuka cabang dibanyak tempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

“Saya sih berharap lebih dikenal sama masyarakat umum yah, terutama orang-orang Medan yang mereka itu tahunya soto pasti identik dengan santan. Padahalkan, orang yang punya penyakit asam lambung sendiri tidak boleh makan santan. Jadi saya kalau bisa soto ini lebih dikenal lah, sama orang sakit pun bisa makan, begitulah intinya. Semoga juga kedepannya bisa buka cabang di tempat-tempat lain,” pungkasnya. (zul/fhr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Polisi mengungkap motif tiga orang pelaku lakukan penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

BGN tidak hanya melakukan koordinasi dengan Balai Karantina, tetapi juga meninjau fasilitas laboratorium serta sistem pengawasan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.
Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

PBSI ungkap alasan kembali duetkan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di sektor ganda putra.
Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi Sani Permai RT 001 RW 014, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.
Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Kasus paspor pemain diaspora kini merambat ke Belgia. Gyrano Kerk dicoret Antwerp, sementara nasib Joey Pelupessy di Lommel SK mulai jadi sorotan.
Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Aktivis KontraS, Andrie Yunus memberikan pesan dari dalam kamar rumah sakit tempatnya dirawat usai peristiwa teror penyiraman air keras beberapa waktu lalu.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT