GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemarau Melanda, Sawah Petani di Tiga Kecamatan di Lahat Terancam Puso

Puluhan hingga ratusan hektare sawah masyarakat Kabupaten Lahat Sumatera Selatan yang tersebar di tiga Kecamatan terancam gagal panen atau puso akibat kemarau
Senin, 18 September 2023 - 15:27 WIB
Petani di Kabupaten Lahat saat Berada di Lahan Persawahan
Sumber :
  • Tim TvOne/Ahmad Yudiansyah

Lahat, tvOnenews.com - Puluhan hingga ratusan hektare sawah masyarakat Kabupaten Lahat Sumatera Selatan yang tersebar di tiga Kecamatan terancam gagal panen atau puso akibat kemarau yang melanda. Tiga wilayah Kecamatan yang terancam gagal panen tersebut meliputi Kecamatan Lahat, Kecamatan Tanjung Tebat dan Kecamatan Merapi Timur.

Menurunnya intensitas hujan yang mengakibatkan kemarau yang terjadi di Bumi Seganti Setungguan ini, disinyalir akibat El-Nino. Tanda-tanda kekeringan mulai nampak dibeberapa bagian wilayah Kabupaten Lahat, terlihat dari kondisi tanah yang mulai retak, serta daun padi yang menguning saat siang hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika tidak disiram tanaman padinya, tidak ada hujan satu bulan ke depan ataupun tidak ada langkah antisipasi, maka sawah-sawah statusnya naik dari ringan, sedang, berat dan puso. Terutama dilihat dari tanah yang mulai retak," ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPH dan Nakan) Kabupaten Lahat, Eti Listina SP MM melalui Kabid Ketahanan Pangan dan Holtikultura, Ahmad Firdaus SP MM, Senin, (18/09/2023).

Ditambahkan Ahmad Firdaus, sebelumnya memang sempat Kabupaten Lahat diguyur hujan. Namun jika terus cuaca panas dan tidak ada upaya penyiraman, maka areal persawahan akan terancam sesuai tingkatan. 

"Kalau dilihat rata-rata sudah panen, karena petani sudah baca berita berita yang berkaitan dengan El-Nino," ujarnya.

Menurut BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) melalui BPBD Lahat, dampak El Nino atau terjadi pengurangan curah hujan diprediksi di bulan Juni, Juli dan Agustus. Fenomena tersebut akan menyebabkan kemarau atau mundurnya musim penghujan bahkan berdampak kepada berbagai sektor termasuk pertanian. Dampak negatif El Nino yaitu menyebabkan kekeringan sumber air bersih, berpotensi gagal panen pada sawah. 

Sementara Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPH dan Nakan) Kabupaten Lahat mengklaim bahwa pihaknya tetap menyusun langkah-langkah untuk mengantisipasi dampak El Nino bagi pertanian. 

Dikatakan Eti Listina pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah mitigasi ancaman dampak El Nino ataupun ancaman kekeringan akibat musim kemarau panjang dan ekstrim sehingga dapat mengggangu produksi pangan. 

Disampaikannya, sehubungan dengan hal tersebut sudah dilakukan langkah-langkah antisipasi, yakni memberikan bantuan benih padi Inbrida dan sarana produksi (pupuk) total seluas 6.500 ha kepada petani (Kelompok Tani) yang tersebar di 24 Kecamatan yang bersumber dari APBN (4.000 Ha) dan APBD Kabupaten Lahat (2.500 ha). Termasuk bakal memberikan bantuan pompa air.

"Membentuk Gugus Tugas El Nino dan memberdayakan Brigade-brigade (Alsintan, Proteksi dan Hortikultura). Kemudian mensiagakan pompa-pompa air di Brigade-brigade Alsintan dan pemanfaatan sumber-sumber air lainnya (embung, sungai, sumur resapan)," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan juga mendorong percepatan tanam dengan menggunakan benih yang tahan kekeringan/OPT dan genjah di wilayah-wilayah irigasi dan yang masih ada sumber airnya. Mendorong petani untuk mengikuti Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan skema KUR pertanian. Serta meningkatkan kordinasi dengan instansi terkait baik vertical maupun horizontal.

"Kita juga meningkatkan penyuluhan tentang pemanfaatan informasi iklim, budidaya hemat air, pendampingan dan kesiagaan oleh Tenaga Penyuluh Lapangan (PPL) dan Petugas Pengendali Organisme Pengggangu Tanaman (POPT) di lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami kekeringan," pungkasnya.(ayh/haa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Persija Jakarta Dipastikan Away ke Markas Bali United Tanpa Mauricio Souza, Sosok Ini Resmi Jadi Pengganti

‎Persija Jakarta Dipastikan Away ke Markas Bali United Tanpa Mauricio Souza, Sosok Ini Resmi Jadi Pengganti

Persija Jakarta tanpa Mauricio Souza saat melawan Bali United akibat sanksi akumulasi kartu. Ricky Nelson dipercaya memimpin Macan Kemayoran di laga krusial itu
Fakta-Fakta Penyegelan Toko Emas Tiffany & Co di Jakarta: Dugaan Selundupan hingga Underinvoice Terungkap

Fakta-Fakta Penyegelan Toko Emas Tiffany & Co di Jakarta: Dugaan Selundupan hingga Underinvoice Terungkap

Tiga gerai Tiffany & Co di Jakarta disegel Bea Cukai. Terungkap dugaan barang tak bayar bea masuk dan praktik underinvoice impor.
Meriahkan Imlek, Warga Beragam Etnis Menggelar Acara Bersama

Meriahkan Imlek, Warga Beragam Etnis Menggelar Acara Bersama

Martin Suryana, tokoh masyarakat Tionghoa menyebutkan bahwa perayaan Imlek di lingkungan ini bukan lagi milik etnis tertentu, melainkan sudah menjadi pesta budaya milik seluruh warga.
Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%

Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%

BRI Group memperluas akses hunian layak sekaligus memperkuat pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Bocor! Ruang Ganti Persib Memanas usai Hancur Lebur di Tangan Ratchaburi? Bojan Hodak Tegur Keras Pemain sampai Minta Jangan Saling Menyalahkan

Bocor! Ruang Ganti Persib Memanas usai Hancur Lebur di Tangan Ratchaburi? Bojan Hodak Tegur Keras Pemain sampai Minta Jangan Saling Menyalahkan

Situasi ruang ganti Persib usai kalah 0-3 dari Ratchaburi terungkap. Bojan Hodak menegur keras pemain dan menegaskan perbedaan level Super League dengan ACL 2.
Menelisik Lebih Jauh Bulgaria, Wakil Eropa yang Berpeluang Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Menelisik Lebih Jauh Bulgaria, Wakil Eropa yang Berpeluang Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bulgaria, negara yang pernah finis di peringkat empat Piala Dunia 1994 berpeluang hadapi Timnas Indonesia jika keduanya mampu melaju ke final FIFA Series 2026.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Saat penyidik mendatangi lokasi, koper tersebut telah lebih dahulu diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu kembali dilaporkan Clairmont ke Bareskrim atas dugaan informasi direkayasa dan pemerasan, laporan kedua setelah kasus di Jaksel dicabut.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT