News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Beras Melambung Tinggi, Warga Aceh Singkil Terpaksa Olah Pohon Sagu Pengganti Nasi

Di Desa Rantau Gedang dan Teluk Rumbia, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil misalnya, warga mulai kembali giat mengolah pohon-pohon sagu yang banyak terdapat di sekitar desa mereka.
Senin, 2 Oktober 2023 - 14:12 WIB
Warga sedang mengolah pohon sagu untuk dijadikan pati sagu.
Sumber :
  • Roni

Aceh Singkil, tvOnenews.com - Harga beras yang terus melambung tinggi membuat warga Kabupaten Aceh Singkil mulai mengolah sari pati pohon sagu sebagai alternatif pengganti nasi.

Di Desa Rantau Gedang dan Teluk Rumbia, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil misalnya, warga mulai kembali giat mengolah pohon-pohon sagu yang banyak terdapat di sekitar desa mereka. Sari pati pohon sagu ini diekstrak secara tradisional, untuk menggantikan beras yang harganya kian tak masuk akal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum kenaikan, harga beras di wilayah ini berkisar sekitar Rp165 ribu untuk ukuran karung 15 Kilogram, kini dengan ukuran yang sama harganya melambung hingga Rp215 ribu.

Kenaikan harga yang tinggi dan kondisi perekonomian warga yang sedang sulit imbas kesulitan berusaha akibat pandemi korona beberapa tahun lalu, membuat warga mau tak mau harus memanfaatkan sumber-sumber karbohidrat lain yang ada di lingkungan sekitar mereka.

“Pengolahan sagu secara tradisional ini memang keahlian turun temurun dari nenek moyang kami, biasanya dijual untuk bahan kue, tapi sekarang mulai digunakan untuk menggantikan nasi,” kata Nazar, salah seorang warga Aceh Singkil.

Pohon sagu memang mudah ditemukan di wilayah Aceh Singkil, terutama di areal rawa-rawa dan aliran sungai, warga pun sudah mulai mengekstrak pati sagu dari pohon sagu sejak ratusan tahun yang lalu, sejak masa awal-awal wilayah ini dihuni.

"Cara mengolahnya terbilang mudah, batang sagu yang sudah cukup umur dipotong-potong, dibuang bagian kulit, lalu bagian tengah dicacah hingga halus dan patinya disaring, ditunggu sekitar 2 minggu, pati sagu ini pun siap dikonsumsi,” kata Nazar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sebatang pohon sagu yang berusia 15 meter bisa memproduski 180 hingga 400 Kilogram, sehingga keberadaan sagu yang tersebar luas di wilayah ini benar-benar membantu warga, di tengah kesulitan membeli beras yang harganya kian melambung.

"Tentu saja beras lebih kita pilih, karena kita sudah terbiasa, namun karena sekarang harganya mahal, kita mulai mencoba membiasakan makan olahan sagu, semoga pemerintah bisa segera membuat harga beras bisa segera normal,” kata Nazar. (mro/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Investor Saham RI Tembus 9,7 Juta, Risiko Pembobolan Akun Ikut Mengintai

Investor Saham RI Tembus 9,7 Juta, Risiko Pembobolan Akun Ikut Mengintai

Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor saham di pasar modal mencapai 9,73 juta investor hingga akhir Mei 2026.
5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

Oleh Soleh mendesak pemerintah menghentikan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Mantan striker Prancis ungkap alasan mengapa Lionel Messi bisa mencetak banyak gol di Piala Dunia 2026. Lionel Messi sudah berhasil cetak 5 gol dalam 2 laga.
Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Berikut profil & rekam jejak Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Sitti Husniah Talenrang yang diisukan dugaan perselingkuhan dengan konsultan politik, Basri Kajang.
Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mendorong mahasiswa Politeknik "Ben Mboi" Unhan NTT untuk melihat peluang karier di luar jalur TNI, Polri, dan ASN. 
Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak memublikasikan rute Mass Rapid Transit (MRT) tujuan Tangerang Selatan (Tangsel) guna mengantisipasi maraknya spekulasi lahan. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT