GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Tahun Keluhkan Jalan Rusak, Masyarakat Minta Jokowi Berkunjung Lagi ke Labuhan Batu Utara

Jalan rusak parah di Desa Teluk Binjai ini hampir pernah didatangi Presiden Jokowi, namun karena kondisi jalan tidak bisa dilalui iring-iringan kepala negara tersebut sehingga rombongan presiden berhenti di Desa Sialang Taji.
Minggu, 5 November 2023 - 15:18 WIB
Masyarakat keluhkan jalan rusak.
Sumber :
  • Edi

Labuhan Batu Utara, tvOnenews.com - Masyarakat Desa Teluk Binjai, Kecamatan Kualuh Ledong, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), sangat mengeluhkan kondisi jalan rusak parah yang ada di desa mereka. Di mana jalan tersebut menghubungkan tiga kecamatan yakni Kecamatan Kualuh Hulu, Kualuh Selatan dan Kecamatan Kualuh Hilir. Kondisi jalan sulit dilalui bahkan kini semakin parah pada hari Jumat (4/11/2023).

Jalan rusak parah di Desa Teluk Binjai ini  hampir pernah didatangi Presiden Jokowi, namun karena kondisi jalan tidak bisa dilalui iring-iringan kepala negara tersebut sehingga rombongan presiden berhenti di Desa Sialang Taji, Kecamatan Kualuh Selatan saja, pada bulan Mei 2023 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui Joko Widodo berkunjung langsung melihat dan mendengar keluhan masyarakat di Desa Sonomartani, terkait jalan rusak yang dirasakan masyarakat sejak lama, dan atas kunjungan presiden tersebut jalan yang dapat menghubungkan dari  Kualuh Hulu ke Kualuh Selatan, Kualuh Ledong dan Kualuh Hilir langsung direncanakan diperbaiki pada juli 2023 lalu.

Ironisnya meski sudah ada perbaikan jalan dengan pekerjaan penimbunan material menggunakan tanah kuning, menurut masyarakat bukannya jalan tersebut membaik namun malah semakin buruk dan tidak dapat dilalui kendaraan.

Sehingga aktivitas masyarakat sehari-hari terganggu karena jalan sulit dilalui masyarakat. Di mana akibat penimbunan jalan yang menggunakan tanah kuning, bila turun  hujan jalan tersebut bagaikan kubangan lumpur.

"Akibat jalan rusak berdampak kepada hasil bumi, pertanian, perkebunan tidak bisa di angkut dibawa keluar untuk dijual, akibat kondisi jalan ini juga ekonomi warga merosot, harga-harga kebutuhan di wilayah tersebut menjadi mahal,” ungkap para warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti yang disampaikan Timur Nainggolan salah seorang warga Desa Teluk Binjai, selain dirinya masyarakat tersebut mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah akibat penimbunan material tanah kuning, di mana bila musim penghujan jalan tanah tersebut bagaikan kubangan dan lumpur tebal sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua, roda empat dan truk.

“Kondisi jalan kami yang berada di Desa Teluk Binjai, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhan Batu Utara, inilah selama tiga tahun jalan rusak inilah yang kami alami, dulunya jalan rusak berada di Dusun Paret Alam, Desa Sonomartani yang rusak sekarang karena berdasarkan tanah yang tidak sesuai tanah timbun beginilah kondisinya apalagi kalau hujan, jalan ditutupi dan digenangi air. Memang jalan diperbaiki tetapi tidak pas ini masalah material tanahnya yang untuk nimbun di sini, jadi tidak logika kalau bangunan material ini tanah ini yang dipakai disini," ucap Timur kesal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Niat Lindungi Pacar, Pria di Grogol Tewas Dikeroyok Belasan Orang dan Didorong dari Lantai 2 Tempat Biliar

Niat Lindungi Pacar, Pria di Grogol Tewas Dikeroyok Belasan Orang dan Didorong dari Lantai 2 Tempat Biliar

Polda Metro Jaya kini menyelidiki informasi yang menyebut korban sempat dijatuhkan dari lantai dua lokasi hiburan tersebut sebelum akhirnya ditemukan tak sadarkan diri.
Merengek Panggil Nama Gubernur Jabar, Seorang Anak Minta Kang Dedi Mulyadi Lakukan Hal Ini

Merengek Panggil Nama Gubernur Jabar, Seorang Anak Minta Kang Dedi Mulyadi Lakukan Hal Ini

Kang Dedi Mulyadi atau KDM yang menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat (Jabar) mendadak menemui seorang anak laki-laki yang kedapatan sempat merengek sembar berteriak menyebut namanya.
Sebut Impian Josepha Seolah Dihancurkan, Curhatan Keluarga Siswi SMAN 1 Pontianak Itu Viral: Kemenangannya Direnggut

Sebut Impian Josepha Seolah Dihancurkan, Curhatan Keluarga Siswi SMAN 1 Pontianak Itu Viral: Kemenangannya Direnggut

Sosok Josepha Alexandra, siswi asal SMAN 1 Pontianak belakangan ini menjadi sorotan usai dengan berani mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Usai Gabung Hyundai Hillstate

Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea benar-benar membuat media Negeri Ginseng kembali heboh. Media Korea tak lagi menyebut 'Megatron' tapi justru...
Persipura Disanksi PSSI, Arungi Musim Tanpa Penonton serta Denda Rp240 Juta Imbas Insiden di Championship

Persipura Disanksi PSSI, Arungi Musim Tanpa Penonton serta Denda Rp240 Juta Imbas Insiden di Championship

Komdis PSSI menjatuhkan hukuman berat kepada klub peserta kompetisi nasional. Kali ini, Persipura harus menerima sanksi larangan menggelar pertandingan kandang.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT