Check Yung Bos Judi Internasional Tak Kunjung Tertangkap, Pekan Depan 10 Terdakwa Jaringannya Masuk Sidang Nota Pembelaan
- tim tvonenews/Yoga Syahputra
Markas judi online ini berkedok rumah atau gudang penyaluran makanan dan minyak goreng subsidi dengan nama PT Total Bangun Minyak Sawit.
Dalam menjalankan aksinya, mafia judi jaringan Filipina dan Kamboja itu sengaja membuat markas judi online seolah-olah mirip tempat penyuplai minyak goreng subsidi untuk mengelabui masyarakat dan penegak hukum.
Tapi faktanya, di dalam bangunan bekerja sejumlah operator yang melayani para pemain judi secara daring.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes Tedy Marbun saat rilis pengungkapan mengatakan pemilik saham situs judi COIN288.com ini adalah R dan BJL. Keduanya memiliki saham 15 persen perorang.
"Yang pasti mereka profesional, karena sudah dua minggu dapat 200 member. Keuntungan kurang lebih Rp 2 juta sampai Rp 4 juta," kata Tedy.
Tedy pun mengatakan Subdit V Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Sumut masih memburu dua orang lagi pemegang saham terbesar R dan A. Keduanya memegang saham 20 persen tiap orang.
Dari penangkapan ini, polisi mengamankan barang bukti 12 layar monitor merk Lenovo, 9 CPU, 8 keyboard, 7 mouse dan 1 recorder dan 7 handphone.
Muncul nama Che Yong
Usai polisi menggerebek markas judi online COIN288.com, muncul satu nama terduga mafia judi online yang dikenal sebagai Che Yong alias Check Yung alias Buyung.
Dari informasi yang beredar, Che Yong alias Buyung ini adalah mantan pengusaha perabot.
Setelah usahanya jeblok, Che Yong kemudian disebut-sebut beralih bisnis judi online. Kemudian viral Ia diberitakan sejumlah media sebagai mafia judi online jaringan Asia Tenggara.
Jika sebelumnya ada nama Apin BK, ternyata sosok Apin belum ada apa-apanya dengan Che Yong.
Dalam sejumlah pemberitaan, disebutkan Che Yong memiliki 13 situs judi online yang dikendalikan dari Kamboja. Jika Apin BK cuma sekadar menguasai pasar Sumatra Utara, Che Yong justru disebut menguasai pasar Asia Tenggara.
Tak hanya itu disebut sebut juga ia merekrut pekerja ke kamboja. Bahkan, Che Yong juga disebut terlibat dalam praktik perjudian yang baru saja digerebek Polda Sumut di Jalan Ladang nomor 7, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.
Load more