News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Disebut Melarikan Diri Tak Berikan Hadiah di Festival Qasidah Piala Bobby Nasution, Ini Kata Panitia

Unggahan video yang menerangkan panitia melarikan diri tak berikan hadiah pada lomba Qasidah Piala Wali Kota Medan Bobby Nasution di Asahan, Sumatera Utara mend
Selasa, 5 Desember 2023 - 15:18 WIB
Wali Kota Medan, Bobby Nasution berikan sambutan di acara penutupan Festival Qasyidah Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumut.
Sumber :
  • Tim tvOne/Iin Prasetyo

Medan, tvOnenews.com - Unggahan video yang menerangkan panitia melarikan diri tak berikan hadiah pada lomba Qasidah Piala Wali Kota Medan Bobby Nasution di Asahan, Sumatera Utara mendadak viral di media sosial.

Disebutkan bahwa peserta yang juara mengeluh, karena mengambil hadiah sendiri dan tanpa ada penyerahan khusus dari panitia acara tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mengambil piala sendiri, semuanya ngambil sendiri, panitianya melarikan diri, tolong masukkan koran, ini ku viralkan ini, ya, penutupan Pak Bobby," ungkap seorang netizen perempuan yang merekam aksi itu, sambil memperlihatkan bukti video sejumlah orang mengambil piala dan piagam di atas meja.

Tak terima dengan video yang beredar, kepanitiaan Festival Qasidah Piala Wali Kota Medan Bobby Nasution pun angkat bicara. Abdullah, ketua panitia acara tersebut mengungkapkan bahwa pihaknya tidak melarikan diri. Ia mengaku tetap berada di lokasi hingga acara tuntas.

"Panitia tidak melarikan diri. Panitia di situ sampai jam 7 malam, itu (isu yang beredar) hanya persoalan miskomunikasi antara peserta dengan panitia, itu waktunya di sore hari tepatnya pukul 17.50 WIB," terang Abdullah, ketua Panitia Festival Qasidah Piala Wali Kota Medan, Bobby Nasution, saat dikonfirmasi, Selasa (5/12).

"Jadi, miskomunikasinya pada saat itu panitia mau memberikan hadiah, desakan orang tua official mengejar waktu Magrib karena berhubung peserta itu ada yang dari Tanjungbalai, Labura, Asahan jadi mereka (peserta juara) desak-desakkan untuk mengambil hadiah sendiri," sambung Abdullah. 

Dia menambahkan, bahwa penyerahan hadiah lainnya juga masih dalam proses karena akan dikirimkan ke masing-masing rekening peserta pemenang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abdullah juga mengungkapkan terkait video viral tersebut bukanlah orang tua dari official, melainkan seseorang yang tidak tahu kejadian sebenarnya sehingga terjadi miskomunikasi. "Dia (penyebab viralnya video) sudah minta maaf. Dia tahu betul kalau kita sampai Magrib di situ, jadi panitia tidak melarikan diri," pungkasnya.

Diketahui, acara Festival Qasidah Piala Wali Kota Medan, Bobby Nasution itu diselenggarkan di Lapangan Hoki Kota Kisaran, Kabupaten Asahan. Bobby Nasution juga turut hadir untuk melakukan penutupan Festival Qasidah itu. "Potensi Qasidah diharapkan bisa bangkit, oleh karena itu, mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat," kata menantu Presiden Jokowi itu sebelum kekisruhan terjadi. (iin/wna)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT