News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Padang Lawas Keluhkan Jalan Rusak Parah, Ekonomi dan Aktivitas Pendidikan Lumpuh

Warga Desa Trans Pir dan Trans Aliaga Ujung Batu I sampai V Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara mengeluhkan rusaknya aks
Kamis, 11 Januari 2024 - 13:06 WIB
Kondisi jalan Desa Pir dan Desa Trans Aliaga Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara.
Sumber :
  • Tim tvOne/Irvan

Padang Lawas, tvOnenews.com - Warga Desa Trans Pir dan Trans Aliaga Ujung Batu I sampai V Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara mengeluhkan rusaknya akses jalan hingga berlumpur yang menyebabkan hasil pertanian warga membusuk.

Hasil pantauan tvOnenews di Desa Ujung Batu V, kondisi jalan di wilayah ini hancur dan berlumpur pascamusim hujan akhir-akhir ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain tidak bisa dilewati kendaraan roda empat dan enam, juga sangat membahayakan pengguna jalan, berdampak pada terkendalanya memasarkan hasil pertanian, dan terpaksa dibiarkan membusuk di kebun.

Kepala Desa Ujung Batu V, Supadi, mengeluhkan kondisi jalan di daerahnya yang rusak parah tak bisa dilewati. Ia mengatakan terdapat potensi 5000 ton tandan buah sawit per bulan yang melintasi akses jalan tersebut.

“Belum lagi dapat dilewati, akibat rusak parahnya akses jalan, hasil pertanian dan perkebunan banyak yang membusuk karena tidak bisa dipasarkan. Kami mohon pemerintah agar memberikan perhatian,” harap Supadi ujarnya, Kamis (11/1/2024).

Di tempat terpisah, Eros, warga Ujung Batu V mengatakan, pihaknya sering terperosok ketika mengangkut hasil perkebunan, apalagi harga angkut juga bertambah. “Akibat jalan yang rusak parah, biaya kita makin besar, saat memasuki musim penghujan seperti saat ini, jalan semakin parah dan semakin sulit untuk di lalui,” kata Eros.

“Sawit terpaksa kita jual dengan harga murah karena kondisi jalannya rusak. Kalau kita langsir keluar ongkosnya juga akan lebih besar lagi. Kalau kami hitung-hitung tidak cukup untuk ongkos garap dan pupuk, dan akhirnya sebahagian masyarakat lebih baik pasrah dan tak memenen kebun.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Senada, Ismu Baktiarso, seorang guru pengajar di SMP 5 Hutaraja Tinggi, Desa Ujung Batu V, juga mengeluhkan kondisi jalan tersebut. Ia menuturkan kegiatannya setiap hari hadir di sekolah dengan kondisi jalan tak pantas untuk dilalui, namun dengan tekat bulat dapat mengajar di sekolah, ia harus berjibaku dengan lumpur mengendarai sepeda motor miliki.

“Ya, beginilah bang, keadaan dan situasi jalan yang kami tempuh setiap hari, bersama beberapa anak-anak, untuk mengajar dan belajar, kadang kala pakaian yang kami pakai sudah bercampur lumpur ketika sampai di sekolah,” ujar Ismu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Investor Saham RI Tembus 9,7 Juta, Risiko Pembobolan Akun Ikut Mengintai

Investor Saham RI Tembus 9,7 Juta, Risiko Pembobolan Akun Ikut Mengintai

Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor saham di pasar modal mencapai 9,73 juta investor hingga akhir Mei 2026.
5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

Oleh Soleh mendesak pemerintah menghentikan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Mantan striker Prancis ungkap alasan mengapa Lionel Messi bisa mencetak banyak gol di Piala Dunia 2026. Lionel Messi sudah berhasil cetak 5 gol dalam 2 laga.
Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Berikut profil & rekam jejak Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Sitti Husniah Talenrang yang diisukan dugaan perselingkuhan dengan konsultan politik, Basri Kajang.
Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mendorong mahasiswa Politeknik "Ben Mboi" Unhan NTT untuk melihat peluang karier di luar jalur TNI, Polri, dan ASN. 
Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak memublikasikan rute Mass Rapid Transit (MRT) tujuan Tangerang Selatan (Tangsel) guna mengantisipasi maraknya spekulasi lahan. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT