GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahfud Beri Pesan Menohok ke Ormas dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Langkat: Pilih Pemimpin Sesuai Hati Nurani Masing-masing

Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD memberi pesan menohok ke ormas dan tokoh masyarakat Kabupaten Langkat bahwa pilihlah pemimpin sesuai hati nurani masing-masing.
Selasa, 16 Januari 2024 - 01:30 WIB
Mahfud MD di Medan, Sumut, Senin (15/1/2024)
Sumber :
  • Tim tvOne/Syifa Aulia

Medan, tvOnenews.com - Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD bersilaturahmi dengan organisasi masyarakat (ormas) hingga tokoh masyarakat di Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Medan, Sumatera Utara, Senin (15/1/2024).

Warga yang hadir berasal dari kalangan pemuka agama, ibu-ibu pengajian, sampai guru-guru sekolah se-Kabupaten Langkat. Beberapa warga mengungkapkan sejumlah persoalan kepada Menko Polhukam itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka berharap Mahfud dan Ganjar bisa menyelesaikan persoalan tersebut. Keluhan pertama datang dari Tima selaku perwakilan honorer dari Tanjungpura. Dia mengatakan sudah mengabdi selama 15 sampai 18 tahun.

Namun, belum juga diangkat sebagai pegawai negeri. Dia mengaku sudah audiensi dengan beberapa pihak, tapi belum ada titik temunya.

tvonenews

Mahfud mengaku akan mengecek terlebih dahulu agar tahu kasus detailnya. Mahfud berjanji akan membantu menyelesaikan persoalan itu dalam waktu dekat atau sebelum pencoblosan pada 14 Februari 2024.

"Nanti akan kami check. Nanti akan saya komunikasikan dengan Pemerintah, Menpan-RB. Enggak usah menunggu Pemilu. Persyaratannya terpenuhi atau tidak, nanti kami akan pelajari bersama dan selesaikan," ujarnya.

Permasalahan kedua datang dari kelompok petani terkait pupuk subsidi dan bendungan yang malah menyebabkan banjir hingga ke pesawahan.

“Saya tinggal di Desa Harapan Baru, Sae Lepan. 12 tahun lalu dibangun bendungan maksudnya untuk persawahan. Tapi sayang sudah 12 tahun ini bendungan tidak berfungsi. Saat hujan semua kebanjiran. Bendungan enggak berfungsi malah jadi petaka. Sungilepas didominasi oleh sawit. Aset sawit luar biasa. Pupuk subsidi sulit kami dapati,” ungkap Sari kepada Mahfud.

Lalu, seorang nelayan bernama Kasianto yang mengeluh karena minimnya perlindungan dan bantuan hukum dari negara. Dia juga ingin pemerintah menyediakan asuransi bagi nelayan.

Mahfud menerangkan pupuk subsidi sudah masuk ke dalam programnya.

Dia juga berkomitmen untuk memperkuat peralatan patroli laut.

"Pupuk subsidi mudah, itu program unggulan kami untuk petani. Untuk nelayan, kita akan perkuat peralatan patroli laut agar bisa melindungi nelayan yang melaut di perbatasan," tegas Mahfud.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eks Ketua MK itu berpesan agar memilih pemimpin sesuai hati nurani masing-masing.

"Hati saya, saya tinggalkan untuk bapak ibu sekalian di Kabupaten Langkat. Mari kita berjumpa kembali di kotak TPS. Pilih wakil dan calon pemimpin yang paling tepat dengan nurani saudara sekalian," tuturnya.(saa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bank Indonesia Catat Indeks Keyakinan Konsumen Naik Tipis, Tapi Alarm Pelemahan Ekonomi Mulai Terlihat

Bank Indonesia Catat Indeks Keyakinan Konsumen Naik Tipis, Tapi Alarm Pelemahan Ekonomi Mulai Terlihat

Kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi masih berada di zona optimistis, tetapi laju optimismenya mulai kehilangan tenaga dalam beberapa bulan terakhir.
Berpotensi Kembali ke Manchester United, Begini Jawaban Marcus Rashford soal Masa Depannya di Barcelona

Berpotensi Kembali ke Manchester United, Begini Jawaban Marcus Rashford soal Masa Depannya di Barcelona

Marcus Rashford berbicara mengenai masa depannya di Barcelona setelah keberhasilan meraih gelar juara Liga Spanyol. Sang penyerang bisa kembali ke Manchester United di akhir musim.
Dinkes Ungkap Ada 4 Kasus Hantavirus di Jakarta pada 2026, Tiga Pasien Sudah Sembuh

Dinkes Ungkap Ada 4 Kasus Hantavirus di Jakarta pada 2026, Tiga Pasien Sudah Sembuh

Dinkes DKI Jakarta mengungkap empat kasus Hantavirus ditemukan pada 2026, tiga pasien sembuh dan satu lainnya masih berstatus suspek.
“Kayak Dikasih Angin Segar”, Truk Tambang Bogor Kembali Ramai Melintas usai Wacana Tambang Dibuka Lagi

“Kayak Dikasih Angin Segar”, Truk Tambang Bogor Kembali Ramai Melintas usai Wacana Tambang Dibuka Lagi

Warga Parung Panjang dan Bogor Barat kembali resah usai truk tambang ramai melintas setelah muncul wacana pembukaan kembali tambang berizin.
Siasat Licik Kiai Ashari Demi Cabuli Puluhan Santriwati Ponpes Ndholo Kusumo

Siasat Licik Kiai Ashari Demi Cabuli Puluhan Santriwati Ponpes Ndholo Kusumo

Kasus dugaan pelecehan seksual yang mengguncang Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memasuki babak baru. Kiai Ashari sosok pengasuh ...
Fenomena Confirmation Bias, Membentuk Cara Publik Menilai Konflik Publik Figur

Fenomena Confirmation Bias, Membentuk Cara Publik Menilai Konflik Publik Figur

Fenomena masyarakat yang cepat membentuk opini terhadap konflik figur publik dinilai semakin kuat di era digital. 

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT