GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral 6 ASN Dinas Pendidikan Kota Medan Dukung Capres Prabowo-Gibran, Bawaslu: Pelanggaran

Enam aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pendidikan Kota Medan terbukti melanggar netralitas ASN. Pelanggaran itu ditemukan oleh Bawaslu usai aksi mereka viral ka
Rabu, 31 Januari 2024 - 12:14 WIB
Anggota Bawaslu Kota Medan, Fachril Syahputra melakukan pemanggilan dan klarifikasi terhadap ASN Dinas Pendidikan Kota Medan.
Sumber :
  • Tim tvOne/Iin Prasetyo

Medan, tvOnenews.com - Enam aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pendidikan Kota Medan terbukti melanggar netralitas ASN. Pelanggaran itu ditemukan oleh Bawaslu usai aksi mereka viral karena mendukung capres nomor urut 2, Prabowo-Gibran. 

Dalam video itu, terlihat aksi Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Medan dengan sejumlah guru mengkampanyekan pasangan capres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah melakukan tahapan pemeriksaan dari laporan yang dilimpahkan, Bawaslu Kota Medan menyatakan para ASN tersebut telah melakukan pelanggaran. Bawaslu pada Kamis (17/1/2024) telah melakukan pemanggilan klarifikasi ASN yang bersangkutan. "Kasus tersebut telah ditangani selama 10 hari kerja atau 14 hari kalender dengan proses meminta klarifikasi (keenam ASN tersebut)," jelas Humas Bawaslu Kota Medan dalam keterangan tertulisnya diterima Selasa (30/1/2024).

Bawaslu juga mengamankan sejumlah barang bukti terkait video viral berdurasi 2 menit 15 detik itu, yakni video utuhnya berdurasi 2 menit 55 detik, undangan rapat, notulensi rapat, SK PGRI, absensi rapat, dan AD/ ART PGRI.

Viralnya aksi tak terpuji yang dilakukan oleh ASN Dinas Pendidikan Kota Medan itu dinilai telah mencoreng muruah netralitas ASN. Terlebih, hal itu dilakukan oleh guru yang seharusnya menjadi garda terdepan menjaga moral bangsa.

Pengamat birokrasi pemerintahan dan kebijakan publik, Syafrudin Pohan menilai kelakuan guru-guru dari Dinas Pendidikan Kota Medan itu mengerikan. Ia mengaku prihatin terhadap sikap tak terpuji yang dilakukan para pendidik tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau kita lihat itu titiknya ada di Dinas Pendidikan kan garda penjaga moral, kalau yang menjaga anak-anak didik kita saja sudah seperti itu dari sidang ajudikasi  yang dilakukan Bawaslu Kota Medan itu mengerikan menurut saya. Dinas Pendidikan mestinya juga harus bisa mengedukasi, mengadvokasi anak-anak murid termasuk lingkungan sekolahnya, ASN di sana harus benar-benar netral kan memang ada peraturannya," kata Syafrudin, Rabu (31/1/2024).

Syafrudin menjelaskan kalau ASN termasuk guru-guru yang berada di Dinas Pendidikan itu tidak boleh mengarahkan dukungan kepada salah satu kontestan Pemilu. ASN tidak boleh juga melakukan politik praktis. PGRI ini sebut dosen Fisipol Universitas Sumatera Utara (USU) itu merupakan underbold yang artinya secara kolektif kolegial harus terbebaskan oleh sebuah desakan atau iming-iming pimpinannya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Sebanyak 742 prajurit TNI telah dinyatakan siap untuk mengemban tugas internasional dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. 
Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate. Instagram klub asal Suwon itu langsung dibanjiri puluhan ribu komentar volimania Indonesia yang 
Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Upaya pengamanan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta perlindungan terhadap hak-hak warga terus diperkuat oleh Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta. 
Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Pemulihan fungsi gerak dan penghilangan nyeri kronis kini menjadi fokus utama dalam penanganan gangguan muskuloskeletal. 
Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Tidak hanya soal upah, pekerja modern juga mulai menuntut kepastian perlindungan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, hingga keamanan ekonomi saat menghadapi risiko

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT