News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Jadwal-jadwal Pemesanan Tiket Kereta Api Lebaran di Sumut

PT Kereta Api Indonesia (Persero) melayani penjualan tiket kereta api pada masa Angkutan Lebaran 1445 H mulai hari ini, Kamis (15/2/2024) atau H-45
Kamis, 15 Februari 2024 - 17:33 WIB
Ini Jadwal-jadwal Pembelian Tiket KA Lebaran di Sumut
Sumber :
  • istimewa

Medan, tvOnenews.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melayani penjualan tiket kereta api pada masa Angkutan Lebaran 1445 H mulai hari ini, Kamis (15/2/2024) atau H-45 untuk keberangkatan 31 Maret 2024 atau H-10 Lebaran. 

Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, Call Center 121, aplikasi online travel agent (OTA) serta seluruh channel resmi pemesanan tiket yang bekerja sama dengan KAI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang khususnya menjelang Angkutan Lebaran kali ini, KAI terus melakukan inovasi terbaru salah satunya dengan menerapkan sistem antrean saat pembelian tiket kereta api jarak jauh yang diberlakukan pada aplikasi Access by KAI dan web kai.id sejak tanggal 1 Februari 2024.

Manager Humas PT KAI Divre I Sumut Anwar Solikhin mengatakan Sistem antrean ini diberlakukan dengan tujuan agar calon penumpang mendapatkan kepastian layanan, khususnya pada peak season seperti musim Lebaran atau Natal dan Tahun Baru.

"Pada peak season, dimana terjadi kepadatan pemesanan tiket maka calon penumpang akan diarahkan kepada sistem antrean yang akan memberitahukan perkiraan waktu tunggu. Calon penumpang disarankan untuk tidak menutup window tersebut agar tetap terhubung dengan sistem dan pada saat gilirannya, calon penumpang akan diarahkan untuk masuk ke dalam sistem pemesanan dan dapat melakukan pembelian tiket seperti biasa," jelas Anwar.

KAI mengingatkan kepada calon penumpang agar teliti dalam menginput tanggal, memilih rute, serta memasukkan data diri pada saat melakukan pemesanan. Rencanakan perjalanan sebaik mungkin termasuk estimasi perjalanan menuju stasiun.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dengan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan memanfaatkan momen penjualan tiket Lebaran ini. Pilihlah metode pembelian tiket sesuai dengan kenyamanan saat proses pemesanan, serta menghindari pembelian tiket dengan bea tambahan yang tidak wajar," jelasnya. 

"KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan kepada pelanggan dengan memanfaatkan teknologi terkini dan menjaga tingkat keamanan data serta informasi," sambungnya Anwar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

- Berikut jadwal pemesanan tiket kereta api masa Lebaran 1445 H tahun 2024:

15 Februari (H-10 Lebaran) untuk keberangkatan 31 Maret 2024
16 Februari (H-9 Lebaran) untuk keberangkatan 1 April 2024
17 Februari (H-8 Lebaran) untuk keberangkatan 2 April 2024
18 Februari (H-7 Lebaran) untuk keberangkatan 3 April 2024
19 Februari (H-6 Lebaran) untuk keberangkatan 4 April 2024
20 Februari (H-5 Lebaran) untuk keberangkatan 5 April 2024
21 Februari (H-4 Lebaran) untuk keberangkatan 6 April 2024
22 Februari (H-3 Lebaran) untuk keberangkatan 7 April 2024
23 Februari (H-2 Lebaran) untuk keberangkatan 8 April 2024
24 Februari (H-1 Lebaran) untuk keberangkatan 9 April 2024
25 Februari (Hari H Lebaran) untuk keberangkatan 10 April 2024
26 Februari (Hari H Lebaran) untuk keberangkatan 11 April 2024
27 Februari (Hari H+1 Lebaran) untuk keberangkatan 12 April 2024
28 Februari (Hari H+2 Lebaran) untuk keberangkatan 13 April 2024
29 Februari (Hari H+3 Lebaran) untuk keberangkatan 14 April 2024

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Berdaya Secara Ekonomi, Perempuan di Sukabumi Dilatih Produk UMKM Hingga Pemanfaatan AI

Berdaya Secara Ekonomi, Perempuan di Sukabumi Dilatih Produk UMKM Hingga Pemanfaatan AI

Kaum perempuan terkhusus ibu rumah tanggan di Kampung Sundawenang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terus digodok untuk dapat mandiri secara ekonomi.
Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Aktris Prilly Latuconsina muncul klarifikasi dan minta maaf usai fitur #OpenToWork profil LinkedIn bekerja sebagai sales mengandung tidak empati ke pencaker.
Dapat Teror Lewat Kiriman Papan Bunga, Dokter Oky Pratama Lapor Polisi

Dapat Teror Lewat Kiriman Papan Bunga, Dokter Oky Pratama Lapor Polisi

Dokter Kecantikan, Oky Pratama melayangkan laporan ke Polda Metro Jaya, usai diduga mendapatkan teror melalui kiriman papan karangan bunga.
Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Seusai Penguasaan Ilegal Ruang Yayasan, Kampus Unikama Bangkit dan Bersatu

Seusai Penguasaan Ilegal Ruang Yayasan, Kampus Unikama Bangkit dan Bersatu

Ketua Yayasan Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi Persatuan Guru Republik Indonesia (PPLP-PT PGRI) Malang, Agus Priyono, menyatakan rasa syukurnya atas kembali normalnya aktivitas kampus Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama).

Trending

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Semifinal Sarat Emosi! Timnas Futsal Indonesia Jumpa Mantan Pelatih Jepang

Semifinal Sarat Emosi! Timnas Futsal Indonesia Jumpa Mantan Pelatih Jepang

Timnas Futsal Indonesia kembali mencuri perhatian publik pada ajang Piala Asia Futsal 2026. Skuad Garuda kini bersiap menghadapi laga krusial di babak semifinal yang akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2).
Ajax "Ketagihan" Datangkan Pemain Timnas Indonesia setelah Rekrut Maarten Paes

Ajax "Ketagihan" Datangkan Pemain Timnas Indonesia setelah Rekrut Maarten Paes

Di tengah masifnya pergerakan transfer tersebut, Ajax juga kembali dikaitkan dengan pemain Timnas Indonesia. Salah satu nama yang mencuat adalah Dean James, bek
Gebrakan Mensos Gus Ipul usai Tragedi Pilu Siswa SD Gantung Diri di NTT, Buntut Tak Dibelikan Buku dan Pena

Gebrakan Mensos Gus Ipul usai Tragedi Pilu Siswa SD Gantung Diri di NTT, Buntut Tak Dibelikan Buku dan Pena

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) prihatin siswa SD, YBS (10) tewas bunuh diri di Ngada, NTT. Ia janji pendampingan diperkuat agar tidak terulang lagi.
Viral Pensiunan ASN Tendang Kucing hingga Mati di Blora, Ini Penjelasan Hukum Menyakiti Hewan dalam Islam

Viral Pensiunan ASN Tendang Kucing hingga Mati di Blora, Ini Penjelasan Hukum Menyakiti Hewan dalam Islam

Viral seorang pria pensiunan ASN tentang kucing hingga mati di Blora, berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad tentang hukum menyakiti hewan dalam Islam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT