GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mencuri Ikan di Perairan Indonesia, Kapal Nelayan Berbendera Malaysia Ditangkap di Kepri

Dari pemeriksaan polisi, nahkoda KIA berbendera Malaysia merupakan WNA Thailand. Untuk tiga orang ABK berwarga negara Myanmar.
Selasa, 5 Maret 2024 - 10:13 WIB
Kasubdit Patroli Air Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Kombes Dadan
Sumber :
  • Alboin

Batam, tvOnenews.com - Kapal patroli Korpolairud Baharkam KP Bisma-8001 menangkap satu kapal ikan asing (KIA) berbendera Malaysia. Kapal tersebut diamankan di perairan Selat Malaka, Kepulauan Riau (Kepri) saat melakukan pencurian ikan.

“KP Bisma-8001 yang dikomandani oleh AKBP Darsuki melakukan penangkapan satu kapal ikan berbendera Malaysia di perairan Selat Malaka pada Rabu (28/2/2024)," kata Kasubdit Patroli Air Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Kombes Dadan, Senin (4/3/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dadan menyebutkan kronologi penangkapan tersebut berawal saat KP Bisma 8001 mendapatkan informasi terkait adanya illegal fishing. KIA berbendera Malaysia diamankan di koordinat 02° 48.4' LU - 101° 02.9' BT.

"Kapal yang diamankan itu dengan nama PSF 2500. Setelah diperiksa kapal tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen resmi melakukan penangkapan ikan di wilayah Indonesia. Ada 1 nahkoda dan 3 ABK ikut diamankan," ujarnya.

Dari pemeriksaan polisi, nahkoda KIA berbendera Malaysia merupakan WNA Thailand. Untuk tiga orang ABK berwarga negara Myanmar.

Dadan menyebut modus KIA berbendera Malaysia itu memasuki perairan Indonesia dengan mengekori kapal niaga. Hal itu untuk mengelabui kapal patroli keamanan perairan Indonesia.

"Modus mengikuti kapal niaga dengan harapan patroli polisi perairan dan unsur maritim bisa dikelabui. Saat diamankan pihak Malaysia memprotes penangkapan itu. Mereka merasa tidak bersalah, apa yang dilakukan mereka itu di wilayah mereka. Kita bisa menjelaskan betul penangkapan itu berada di wilayah Indonesia lewat hasil gelar perkara yang kita lakukan," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan juga diketahui kapal PSF 2500 juga sudah 10 hari di perairan Indonesia sebelum diamankan. Polisi menyebut kapal tersebut juga memanfaatkan nelayan lokal sebagai mata-mata.

"Sudah 10 hari di perairan Indonesia. Mereka juga dibantu nelayan lokal untuk memantau pergerakan kapal patroli hingga suplai BBM," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pengungkapan itu, KP Bisma 8001 mengamankan kapal PSF 2500 ditemukan barang bukti berupa ikan campuran kurang lebih 200 Kg dan alat tangkap berupa 1 buah jaring trawl. Aktivitas ilegal kapal itu menyebabkan kerugian negara mencapai Rp9 miliar.

“Kapal PSF 2500 sudah beroperasi selama 10 tahun sampai dengan saat ini. kapal PSF 2500 sudah beroperasi selama 10 tahun sampai dengan saat ini dan total kerugian per tahun sekitar Rp 9 miliar," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasca Jadi Tahanan Rumah, Nadiem Gunakan Alat Detektor Saat Sidang Tuntutan: Ini Tidak Bisa Dilepas

Pasca Jadi Tahanan Rumah, Nadiem Gunakan Alat Detektor Saat Sidang Tuntutan: Ini Tidak Bisa Dilepas

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim mengenakan gelang detektor elektronik di pergelangan kaki saat menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Pramono Sebut Jumlah Turis Malaysia ke Jakarta Meningkat, Thamrin City Jadi Incaran

Pramono Sebut Jumlah Turis Malaysia ke Jakarta Meningkat, Thamrin City Jadi Incaran

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan jumlah turis Malaysia yang berkunjung ke Jakarta mengalami peningkatan signifikan pada tahun ini.
BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

Kerja sama ini bertujuan memperkuat kolaborasi yang komprehensif dalam mendukung Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Kondisi ekonomi Indonesia belakangan ini tengah menghadapi tekanan usai nilai tukar rupiah ke dolar Amerika Serikat hingga penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Jaya menangkap empat WN China dan satu WNI dalam kasus peredaran narkoba etomidate berbentuk cartridge vape di Jakarta Utara.
Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Polda Metro Jaya bakal menentukan nasib tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT