News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tips Berkunjung ke Pemandian Air Panas Sipoholon Taput

Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut) merupakan salah satu daerah yang menarik untuk dikunjungi karena banyak destinasi wisata yang eksotik dan unik yang bisa dijelajahi di sana.
Jumat, 7 Januari 2022 - 16:00 WIB
Pengunjung Menikmati Pemandian Kolam Air Panas di Sipoholon Taput
Sumber :
  • Tim TvOne/Syaren Situmorang

Taput, Sumut - Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut) merupakan salah satu daerah yang menarik untuk dikunjungi karena banyak destinasi wisata yang eksotik dan unik yang bisa dijelajahi di sana. 
 
Salah satunya adalah Pemandian Air Panas Sipoholon yang terletak di jalan lintas Sumatera Kelurahan Situmeang Habinsaran, Kecamatan Sipoholon yang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan, apalagi di masa liburan. 
 
Selain bisa bersantai sambil berendam di kolam air panas bercampur belerang, di sini wisatawan juga akan dimanjakan dengan pemandangan barisan bukit kapur yang cantik bak salju.
 
Tapi tunggu dulu! Ada beberapa tips untuk Anda ketahui sebelum masuk ke kolam pemandian air panas, apalagi pengunjung yang baru pertama kali mencobanya. 
 
Pertama, karena airnya cukup panas hingga mencapai 50 derajat celcius, sehingga dibutuhkan relaksasi atau penyesuaian tubuh dengan air di kolam. Misalnya, merendam rendam kaki di pinggir kolam sekitar 15 menit. 
 
"Selain itu, pengunjung yang baru pertama kali menikmati air panas ini, baiknya membasuh basuh airnya terlebih dahulu ke badan sebelum berendam ke kolam. Artinya, hal itu dilakukan untuk menyesuaikan suhu air panas ke tubuh. Sekitar 15 menitanlah, setelah itu baru enak untuk berendam. Artinya daya tahan tubuh kita terhadap suhu air panasnya sudah sesuai," kata Eli Siregar penjaga kolam pemandian air Panas Boli-boli Sipoholon. 
 
"Namun biasanya bagi warga di sini, terkadang tak melakukan hal itu lagi, karena sudah terbiasa. Mereka sudah langsung berendam di kolam air panas," jelas Eli. 
 
Eli juga mengatakan waktu terbaik untuk mandi di kolam air panas adalah saat pagi dan jelang malam. Bisa juga saat hujan turun.
 
"Karena kalau kita mandi air panas saat cuaca panas di siang hari, tentu tidak mengasyikkan. Artinya kita lihat-lihat juga kondisi cuaca. Kalau cuaca tidak terik, di saat itu juga salah satu waktu terbaik untuk mandi air panas," katanya. 
 
Untuk diketahui juga, para pengelola pemandian air panas di Kecamatan Sipoholon dan di beberapa lokasi lainnya menyiapkan beberapa kolam dengan tingkat kedalamannya sudah diatur bagi anak-anak, orang dewasa dan lanjut usia. Bahkan tingkat suhu air panasnya juga sudah disesuaikan. 
 
Perlu juga diingat, sebelum masuk ke area kolam pemandian air panas, anda diwajibkan membayar tiket masuk sebesar Rp5 ribu untuk menikmati sensasi mandi air panas Sipoholon, Taput selama berjam-jam.
 
Kemudian, karena masih di masa pandemi Covid-19, pengelola mewajibkan pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan. 
 
Selanjutnya, ditanya soal manfaat mandi air panas Sipoholon, Eli Siregar mengatakan dipercaya dapat membuat kulit sehat, lembut, dan mengobati penyakit pada kulit.
 
"Jadi, air panas Sipoholon ini juga sangat cocok dijadikan sebagai destinasi wisata bagi orang-orang yang ingin melepas penat dan lelah setelah menjalani rutinitas sehari-hari," jelasnya. 
 
Nah, bagaimana! Tertarik? Kolam pemandian air panas Sipoholon, Taput kini menunggu kedatangan Anda. (Syaren Situmorang/Lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT