GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Operasi Microsleep Digelar Hamawas di Ruas Tol Kutepat, Guna Tekan Fatalitas Kecelakaan

Kegiatan Operasi Microsleep ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dan analisis data, Microsleep adalah kondisi di mana seseorang tertidur selama beberapa detik tanpa disadari, hal ini telah menjadi penyebab utama sejumlah kecelakaan di jalan tol.
Rabu, 5 Juni 2024 - 16:09 WIB
Dokumentasi Hamawas.
Sumber :
  • Istimewa

Tebing Tinggi, tvOnenews.com - Guna meminimalisir kecelakaan akibat mengantuk PT Hutama Marga Waskita menggelar Operasi Microsleep dan Operasi Simpatik di Gerbang Tol Tebing Tinggi yang merupakan bagian dari Ruas Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kutepat). Operasi ini dilakukan bersama dengan Polisi Jalan Raya (PJR) Dirlantas Polda Sumut Unit 5 Kutepat pada Senin malam (3/6/2024).

Kegiatan Operasi Microsleep ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dan analisis data, Microsleep adalah kondisi di mana seseorang tertidur selama beberapa detik tanpa disadari, hal ini telah menjadi penyebab utama sejumlah kecelakaan di jalan tol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak pengendara yang mengalami microsleep akibat kelelahan ketika berkendara pada malam hari. Maka dari itu kegiatan Operasi Microsleep ini dilakukan sebagai upaya meminimalisir terjadinya kecelakaan fatal akibat mengantuk ketika pengendara sedang berkendara di Ruas Tol Kutepat.

Sigit Prionggo, Manager Pengendali Operasional Ruas Tol Kutepat mengatakan, Operasi Microsleep ini dilakukan guna menekan resiko kecelakaan akibat mengantuk ketika pengendara berkendara di ruas tol yang dikarenakan human error.

“Karena berdasarkan data yang kita dapatkan, banyak pengendara yang merasakan kantuk luar biasa ketika berkendara di malam hari. Kami harus mewaspadai kondisi ini khususnya untuk para supir truk dengan muatan besar,” ujar Sigit.

Lebih lanjut Sigit menyatakan bahwa dalam operasi tersebut, para petugas memeriksa kondisi fisik pengendara, identitas pengendara dan penumpang, melakukan pengecekan terhadap kendaraan, memastikan lokasi yang akan dituju serta melakukan pemasangan scotlight atau stiker pemantul cahaya di kendaraan dengan bermuatan besar atau angkutan umum yang akan melintas Jalan Tol Tebing Tinggi.

“Microsleep ini sangat berbahaya karena masih banyak yang menganggap ini merupakan hal yang sepele. Hal ini menjadi perhatian tersendiri bagi hamawas kepada pengendara agar dapat menurunkan fatalitas kecelakaan. Kedepan, Hamawas akan melakukan operasi microsleep secara rutin guna meminimalisir terjadinya kecelakaan di jam rawan mengantuk,” ungkap Sigit.

Ada sekitar 60 lebih kendaraan yang dilakukan pengecekan selama kurang lebih 1,5 jam operasi ini berjalan. Pada momen tersebut pengelola Ruas Tol Kutepat memberikan himbauan serta bingkisan berupa snack, kopi dan tongkat E-Toll kepada para pengguna jalan. Bagi pengendara yang terindikasi mengantuk, maka diarahkan untuk beristirahat terlebih dahulu di kantor Gerbang Tol Tebing Tinggi.

Salah seorang pengguna jalan mengatakan kegiatan operasi microsleep ini sangat baik dilakukan untuk para pengguna jalan yang akan memasuki ruas tol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Program ini sangat baik, karena dapat meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan dalam berkendara khususnya bagi pengemudi yang akan masuk ke ruas tol,” pungkasnya.

Operasi microsleep termasuk dalam point kampanye keselamatan berkendara bertajuk Setuju (Selamat Sampai Tujuan) yang dipelopori oleh Hutama Karya. Sosialisasi ini dilakukan agar pengguna jalan dapat menjadikan poin – poin dalam kampanye Setuju sebagai pedoman dalam berkendara.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tanggapi Putusan MK, Pramono Sebut Jakarta Tetap Ibu Kota Negara dan Pakai Nama DKI

Tanggapi Putusan MK, Pramono Sebut Jakarta Tetap Ibu Kota Negara dan Pakai Nama DKI

Pram menuturkan sampai hari ini Jakarta memang masih berstatus sebagai ibu kota negara. Selain itu, penggunaan nama DKI juga tetap melekat pada Jakarta.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Menanti PTDH karena Menipu, Polisi Pacitan Brigadir SA Ternyata Demosian Kasus Serupa di Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Menanti PTDH karena Menipu, Polisi Pacitan Brigadir SA Ternyata Demosian Kasus Serupa di Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Seorang anggota polisi Polres Pacitan berpangkat brigadir buron setelah diduga terlibat kasus penipuan puluhan juta rupiah dengan modus bisa membebaskan tahanan
KPK Periksa Mantan dan Ajudan Fadia Arafiq, Diduga Bantu Lakukan Penerimaan Gratifikasi

KPK Periksa Mantan dan Ajudan Fadia Arafiq, Diduga Bantu Lakukan Penerimaan Gratifikasi

KPK telah memeriksa dua saksi dugaan korupsi terkait benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan
Begini Penjelasan Ocha yang Dibantah Juri dalam Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR, Berujung dapat Apresiasi dari DPR

Begini Penjelasan Ocha yang Dibantah Juri dalam Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR, Berujung dapat Apresiasi dari DPR

Nama Ocha alias Josepha Alexandra menjadi viral seusai mengikuti cerdas cermat empat piral MPR. Begini penjelasannya
Nadiem Makarim Prihatin Ibrahim Arief Divonis 4 Tahun di Kasus Chromebook: Orang Tak Bersalah Bisa Dipenjara

Nadiem Makarim Prihatin Ibrahim Arief Divonis 4 Tahun di Kasus Chromebook: Orang Tak Bersalah Bisa Dipenjara

Nadiem Makarim mengaku prihatin atas vonis 4 tahun penjara terhadap Ibrahim Arief di kasus pengadaan Chromebook Kemendikbudristek.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT