GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mayat Tanpa Kepala di Bungo Jambi Ditemukan Warga, Mengapung di Sungai Terbungkus Karung

Warga Dusun Sungai Mancur, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo, Jambi, digegerkan dengan penemuan mayat pria tanpa kepala terbungkus karung, yang mengapung di Sungai Batang Tebo, pada Minggu (9/6/2024).
Senin, 10 Juni 2024 - 12:37 WIB
Mayat tanpa kepala terbungkus karung yang mengapung di sungai, pertama kali ditemukan warga saat hendak menyadap karet.
Sumber :
  • Darlianto

Bungo, tvOnenews.com - Warga Dusun Sungai Mancur, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo, Jambi, digegerkan dengan penemuan mayat pria tanpa kepala terbungkus karung, yang mengapung di Sungai Batang Tebo, pada Minggu (9/6/2024).

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Basri, warga sekitar saat hendak pergi menyadap karet. Ia melihat sebuah karung di pinggir sungai dan terlihat kaki manusia. Ia pun langsung melaporkan ke masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mayat yang telah membusuk ini ditemukan dalam kondisi yang sangat mengenaskan dengan kepala yang hilang. Kapolsek Tanah Sepenggal Lintas, Ipda Rizky Trheeyudha Putra, mengatakan petugas tengah bekerja terkait penemuan mayat pria tanpa kepala tersebut.

“Untuk penyebabnya, saat ini petugas masih terus menyelidiki mayat yang ditemukan tersebut," kata Ipda Rizky Trheeyudha Putra, Senin (10/6/2024).

Jenazah mayat pria tanpa kepala ini juga telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hanafie Muara Bungo untuk dilakukan visum guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.

Warga yang menemukan mayat tersebut mengaku kaget dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Kondisi mayat yang sudah membusuk membuat proses identifikasi menjadi sulit. "Mayat tersebut sulit diidentifikasi karena telah membusuk, dan kepala hilang," tambah Ipda Rizky.

Sementara itu, Merry, dokter umum bagian forensik di RSUD Hanafie, yang menangani visum, mengungkapkan beberapa detail penting mengenai kondisi jenazah.

“Jenazah memakai baju coklat dan celana hitam. Selain itu, terdapat luka lebam di dada dan bagian perut, serta tanda lahir di paha sebelah kiri dan tanpa kepala. Terdapat juga tanda-tanda luka sayatan dari senjata tajam,” kata dia.

Menurut hasil pemeriksaan sementara, Merry menyatakan bahwa korban kemungkinan telah meninggal dunia dalam kurun waktu 24 jam sebelum ditemukan oleh warga.

“Kondisi jenazah menunjukkan bahwa korban baru saja meninggal dalam kurun waktu 24 jam sebelum ditemukan. Luka-luka yang ada menunjukkan kemungkinan penggunaan senjata tajam,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penemuan ini sontak membuat warga ramai  penasaran mengenai penyebab kematian korban. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap misteri di balik penemuan mayat tanpa kepala tersebut.

"Kami akan terus melakukan penyelidikan hingga mendapatkan kejelasan mengenai kasus ini," pungkas Ipda Rizky. (dar/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tanggapi Putusan MK, Pramono Sebut Jakarta Tetap Ibu Kota Negara dan Pakai Nama DKI

Tanggapi Putusan MK, Pramono Sebut Jakarta Tetap Ibu Kota Negara dan Pakai Nama DKI

Pram menuturkan sampai hari ini Jakarta memang masih berstatus sebagai ibu kota negara. Selain itu, penggunaan nama DKI juga tetap melekat pada Jakarta.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Menanti PTDH karena Menipu, Polisi Pacitan Brigadir SA Ternyata Demosian Kasus Serupa di Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Menanti PTDH karena Menipu, Polisi Pacitan Brigadir SA Ternyata Demosian Kasus Serupa di Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Seorang anggota polisi Polres Pacitan berpangkat brigadir buron setelah diduga terlibat kasus penipuan puluhan juta rupiah dengan modus bisa membebaskan tahanan
KPK Periksa Mantan dan Ajudan Fadia Arafiq, Diduga Bantu Lakukan Penerimaan Gratifikasi

KPK Periksa Mantan dan Ajudan Fadia Arafiq, Diduga Bantu Lakukan Penerimaan Gratifikasi

KPK telah memeriksa dua saksi dugaan korupsi terkait benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan
Begini Penjelasan Ocha yang Dibantah Juri dalam Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR, Berujung dapat Apresiasi dari DPR

Begini Penjelasan Ocha yang Dibantah Juri dalam Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR, Berujung dapat Apresiasi dari DPR

Nama Ocha alias Josepha Alexandra menjadi viral seusai mengikuti cerdas cermat empat piral MPR. Begini penjelasannya
Nadiem Makarim Prihatin Ibrahim Arief Divonis 4 Tahun di Kasus Chromebook: Orang Tak Bersalah Bisa Dipenjara

Nadiem Makarim Prihatin Ibrahim Arief Divonis 4 Tahun di Kasus Chromebook: Orang Tak Bersalah Bisa Dipenjara

Nadiem Makarim mengaku prihatin atas vonis 4 tahun penjara terhadap Ibrahim Arief di kasus pengadaan Chromebook Kemendikbudristek.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT