News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologis Penangkapan Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Siswi SMK di Mesuji Lampung

Kepolisian Daerah Lampung (Polda) berhasil mengungkap kasus pembunuhan siswi SMK di Mesuji setelah melakukan penyelidikan lebih dari satu bulan. Pelaku berhasil
Selasa, 2 Juli 2024 - 21:25 WIB
Pelaku pembunuhan siswi SMK di Mesuji Lampung ditangkap polisi.
Sumber :
  • tim tvOne/Pujiansyah

Mesuji, tvOnenews.com - Kepolisian Daerah Lampung (Polda) berhasil mengungkap kasus pembunuhan siswi SMK di Mesuji setelah melakukan penyelidikan lebih dari satu bulan. Pelaku berhasil ditangkap tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Lampung, Polres Mesuji, dan Polres Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Pelaku pembunuhan tersebut tidak lain adalah paman korban, Herman. Ia ditangkap di Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Senin, (1/7/2024) sekitar pukul 02.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, Kompol Ali Muhaidori mengatakan pihaknya berhasil mengidentifikasi pelaku dari rekaman CCTV.  Dalam rekaman tersebut, korban dibonceng oleh seseorang. 

"Dari keterangan saksi-saksi, bahwa korban ini tidak mau dibonceng jika tidak kenal dekat. Kami terus melakukan penyelidikan hingga mengidentifikasi pelaku merupakan paman dari korban," kata Kompol Ali Muhaidori, Selasa (2/7/2024). 

Dalam pengungkapan kasus pembunuhan ini, lanjut Kompol Ali, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi sebanyak 42 orang. Saat diringkus, pelaku tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya.

"Pelaku memiliki hubungan keluarga dengan korban. Istri pelaku, yang juga turut diperiksa sebagai saksi, adalah adik dari bapak korban," jelasnya.

Hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui tidak ada niat untuk menghabisi nyawa korban. Awalnya pelaku hanya ingin mengambil uang korban. 

Saat ingin mengambil dompet di dalam tas, korban marah. Hingga terjadi tarik menarik tas antara korban dan pelaku. Korban juga memukul tubuh pelaku berulang kali dan lanjut berteriak-teriak minta tolong. 

"Pelaku panik, keluarkan pisau dan melakukan penusukan berulang ke tubuh korban. Pelaku tergiur uang korban karena sedang dalam kondisi butuh uang," bebernya.

Setelah menusuk korban, pelaku juga melakukan pelecehan seksual. Kemudian ia meninggalkan korban dan kabur ke kebun karet selama empat hari. 

Dari lokasi kejadian, polisi menemukan temuan sperma di tubuh korban Anggi. "Pelaku ini melarikan diri dan tidak termasuk dalam puluhan orang yang di tes DNA," ucap Kompol Ali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, jasad Anggi Lestari ditemukan pada 28 Mei 2024 di dalam parit kebun karet Desa Margo Mulyo, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, sekitar pukul 16.30 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi mengenakan seragam sekolah tanpa celana.

Pada tubuh korban, polisi menemukan banyak luka tusukan dan sayatan serta beberapa luka lebam lainnya. (puj/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Marc Marquez membawa misi khusus pada MotoGP Indonesia 2026 dengan tekad mengakhiri rentetan hasil buruknya di Sirkuit Mandalika.
Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

PT Jasaraharja Putera membukukan laba bersih sekitar Rp234,49 miliar pada kinerja keuangan tahun 2025.
Resmi! Mitchel Bakker Gabung Klub Kasta Teratas Eropa dan Tantang Pilar Timnas Indonesia di Laga Debut

Resmi! Mitchel Bakker Gabung Klub Kasta Teratas Eropa dan Tantang Pilar Timnas Indonesia di Laga Debut

Sempat dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Mitchel Bakker resmi bergabung dengan klub kasta teratas Liga Belanda, NEC Nijmegen, setelah berpisah dengan Atalanta.

Trending

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Ratusan karyawan Club de Arjuna mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun tangan membuka akses menuju tempat usaha mereka yang masih tertutup tembok.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026 yang berlangsung di Sirkuit Marina Bay, Jumat 9 Oktober dengan sukses Max Verstappen amankan pole position.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT