News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Driver Ojol di Bandar Lampung Nyaris Jadi Korban Jebakan Oknum Polisi dengan Paket Narkoba

Seorang driver ojek online (ojol) di Bandar Lampung, Lampung, nyaris terjerat kasus narkoba setelah menerima pesanan yang mencurigakan untuk mengantarkan paket
Jumat, 26 Juli 2024 - 16:30 WIB
Tangkap layar driver ojol nyaris jadi korban jebakan, terima order berisikan narkoba jenis sabu.
Sumber :
  • Tim tvOne/Pujiansyah

Bandar Lampung, tvOnenews.com - Seorang driver ojek online (ojol) di Bandar Lampung, Lampung, nyaris terjerat kasus narkoba setelah menerima pesanan yang mencurigakan untuk mengantarkan paket baju bayi yang ternyata berisi narkoba jenis sabu-sabu.

Beruntung, Makmuri melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung, yang langsung menindaklanjuti dan melakukan penggerebekan terhadap penerima barang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa ini bermula pada Rabu (24/7/2024) sekitar pukul 16.48 WIB ketika Makmuri menerima pesanan melalui aplikasi ojek online. Ia diminta mengantarkan paket baju bayi ke Perumahan Bumi Karomah Jaya, Kemiling.

"Di keterangan aplikasi itu baju bayi. Setelah saya terima, saya lihat-lihat namun mencurigakan," kata Makmuri.

Merasa curiga dengan kondisi baju bayi yang tampak lusuh dan tidak wajar, Makmuri memutuskan untuk membuka paket tersebut di pangkalan ojek bersama rekan-rekannya. "Saya dan teman kemudian melaporkan ke BNN," bebernya.

Benar saja, di dalam paket tersebut ditemukan satu plastik klip berisi sabu-sabu. Kaget dan takut, Makmuri segera melaporkan kejadian tersebut ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung. Bersama petugas BNN, Makmuri kemudian menuju alamat tujuan pengiriman. Namun, saat dilakukan penggerebekan, tidak ada seorang pun yang ditemukan di lokasi tersebut.

Makmuri menduga kuat bahwa dirinya menjadi korban jebakan oknum polisi. Pasalnya, setelah membuka paket tersebut, ia merasa diawasi oleh orang yang tidak dikenal. "Saya tahu itu dari oknum polisi setelah dilihat dari aplikasi get contact. Terus petugas BNN itu juga bilang kalau saya mau dijebak," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, saat melaporkan kejadian tersebut ke BNN, petugas juga memberikan informasi bahwa penerima paket diduga merupakan seorang anggota kepolisian. "Saya merasa sangat ketakutan. Saya tidak ingin terlibat dalam kasus narkoba. Saya hanya seorang driver ojol yang mencari nafkah," ujar Makmuri dengan nada khawatir.

Atas kejadian ini, Makmuri bersama rekan-rekan sesama driver ojol berencana untuk melaporkan kasus ini ke Propam Polda Lampung. Mereka berharap agar oknum polisi yang terlibat dalam kasus ini dapat diproses secara hukum. (puj/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Panel Liga Inggris Akui Gabriel Harusnya Kartu Merah usai Insiden dengan Haaland

Panel Liga Inggris Akui Gabriel Harusnya Kartu Merah usai Insiden dengan Haaland

Panel Liga Inggris mengakui Gabriel seharusnya mendapat kartu merah usai insiden dengan Haaland, namun keputusan VAR justru tak berubah. Kontroversi pun memanas
Transjakarta Tunda Penutupan Halte Manggarai Imbas Pembangunan Jalur LRT Jakarta 

Transjakarta Tunda Penutupan Halte Manggarai Imbas Pembangunan Jalur LRT Jakarta 

Kepala Departemen Humas Transjakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan bahwa perubahan jadwal dilakukan agar halte sementara benar-benar siap digunakan oleh penumpang.
Bursa Transfer Persib: Cetak 21 Gol di Kompetisi Asia, Striker Ganas Brasil Ini Dirumorkan Bakal Gabung Maung Bandung

Bursa Transfer Persib: Cetak 21 Gol di Kompetisi Asia, Striker Ganas Brasil Ini Dirumorkan Bakal Gabung Maung Bandung

Pergerakan Persib di bursa transfer jelang kompetisi 2026 bergulir terlihat makin agresif. Klub berjuluk Maung Bandung itu dikabarkan gaet penyerang Brasil.
Polisi Ungkap Taksi Green SM Berhenti Mendadak Sebelum Tertabrak KRL di Bekasi, Diduga karena Pengaruh Medan Magnet

Polisi Ungkap Taksi Green SM Berhenti Mendadak Sebelum Tertabrak KRL di Bekasi, Diduga karena Pengaruh Medan Magnet

Polda Metro Jaya mengungkapkan insiden taksi tertemper KRL yang diduga memicu tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin (27/4/2026) naik ke tahap penyidikan.
Inter Milan di Ambang Scudetto ke-21: Manajemen Nerazzurri Siapkan Bonus Fantastis hingga Jadwal Parade Bus Terbuka di Tengah Kota

Inter Milan di Ambang Scudetto ke-21: Manajemen Nerazzurri Siapkan Bonus Fantastis hingga Jadwal Parade Bus Terbuka di Tengah Kota

Inter Milan tengah berada di ambang meraih gelar juara musim ini dengan penuh percaya diri. Atmosfer kemenangan terasa seiring konsistensi performa mereka.
Ini Pesan Mendalam Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ke Para Buruh, Permintaan Khusus Diucapkan Langsung

Ini Pesan Mendalam Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ke Para Buruh, Permintaan Khusus Diucapkan Langsung

Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 pada Jumat, 1 Mei 2026, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan pesan mendalam untuk para buruh.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi minta jajaran Dinas Perhubungan Jabar mengganti palang pintu manual di kawasan Ampera Bekasi dengan palang pintu digital.
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong menilai bahwa bakat besar yang dimiliki pemain Indonesia kerap terhambat oleh dua faktor mendasar: mentalitas dan kondisi fisik. Hasil pengamatannya
The Real Saingan Maarten Paes? Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya yang Eligible Bela Timnas Indonesia Pernah Diincar Ajax

The Real Saingan Maarten Paes? Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya yang Eligible Bela Timnas Indonesia Pernah Diincar Ajax

Nama Maarten Paes kini mulai mendapat 'ancaman baru' di posisi kiper Garuda. Sosok Kayne van Oevelen yang eligible bela Timnas Indonesia jadi incaran Ajax.
Angkot Ngetem Bikin Macet Lembang, Dedi Mulyadi Tawarkan Jadi Sopir Mobil Sampah, Gaji Capai Rp4,2 Juta

Angkot Ngetem Bikin Macet Lembang, Dedi Mulyadi Tawarkan Jadi Sopir Mobil Sampah, Gaji Capai Rp4,2 Juta

Kebijakan ini ditawarkan sebagai bagian dari dukungan Pemprov Jabar dalam menata lalu lintas di area pasar dan destinasi wisata yang selama ini kerap padat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT