News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petani di Aceh Tenggara Keluhkan Pupuk Subsidi Langka, Oknum Distributor Diduga Bermain

Dinas Pertanian Aceh Tenggara telah menyalurkan pupuk bersubsidi sebanyak 8.285 ton kepada para petani di Aceh Tenggara.
Senin, 7 Februari 2022 - 17:37 WIB
Petani di Aceh Tenggara Keluhkan Pupuk Subsidi Langka
Sumber :
  • Tim TvOne/Lantra

Kutacane, Aceh Tenggara - Dinas Pertanian Aceh Tenggara telah menyalurkan pupuk bersubsidi sebanyak 8.285 ton kepada para petani di Aceh Tenggara.

Namun mirisnya harga pupuk urea bersubsidi di Aceh Tenggara, kini masih melambung tinggi mencapai 180 hingga 200 ribu rupiah per sak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah seorang petani di Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, mengeluh. Pasalnya pupuk urea sangat susah didapat dan harganya pun cukup mahal, padahal kuota pupuk bersubsidi di Aceh Tenggara mencukupi.

"Setiap kami membeli hanya mendapat satu sak pupuk urea dan ditambah paket sebanyak dua kg pupuk bersubsidi yang seharusnya pupuk nonsubsidi," ujar Dodi

Mirisnya keadaan ini dimanfaatkan oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab dengan menaikan harga sepihak melebih Harga Eceran Tertinggi (HET) kepada para petani.

Para petani pun menduga adanya permainan yang dilakukan oleh oknum distributor pupuk bersubsidi di Kecamatan Darul Hasanah dan Lawe Bulan. 

Para pedagang pupuk mengaku sangat kecewa terhadap distributor, padahal Dinas Pertanian sudah mengalokasi pupuk urea subsidi sebanyak 1.054 ton. Ia mengaku sudah mengusulkan pupuk subsidi untuk masuk ke kiosnya, namun pihak distributor menolak, padahal kiosnya sudah bertahun tahun menjual barang-barang pertanian.

Bahkan pedagang lainnya di Kecamatan Deleng Pokison yang tidak mau disebutkan identitasnya, mengaku harus membayar kepada pihak distributor sebesar 10 juta rupiah dengan alasan sebagai uang administrasi untuk syarat Kios Pupuk Lengkap (KPL), seperti Usaha Dagang (UD).

Ketua Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Doli, yang merupakan Kepala Desa Mamas Indah, mengatakan pihaknya sudah mengusulkan kepada pihak distributor terkait tidak masuknya pupuk urea bersubsidi. Ia menduga pedagang tersebut kurang jalin komunikasi kepada distributor.

Kepala Dinas Pertanian Aceh Tenggara, Riskan mengatakan jatah pupuk tahun 2022 di Aceh Tenggara, untuk pupuk urea berjumlah 8.285 ton, kemudian untuk sp36 sebanyak 1.025 ton, pupuk ZA sebanyak 3.989 ton, NPK sebanyak 2.755 ton, dan pupuk organik sebanyak 950 ton.

Riskan menambahkan ada tujuh distributor pupuk bersubsidi yang tersebar di 16 Kecamatan di Aceh Tenggara, yaitu untuk distributor Pupuk Iskandar Muda (PIM) terdapat lima CV yaitu CV. Hari Tani, CV. Rian Tani, CV. Halimjaya, CV. Saudara Baru dan CV. Retani. Sementara distributor Petrokimia Gresik terdapat dua CV yaitu CV. Al Farisi dan CV. Saudara Kembar yang ada di Aceh Tenggara.

“Untuk jatah pupuk di Kecamatan Darul Hasanah, Pupuk Urea sebanyak 1.054 Ton, Sp36 sebanyak 157 ton, Za sebanyak 89 ton, NPK sebanyak 1.269 Ton dan Organik 2.206 ton,” kata Riskan.

Ia juga mengatakan HET penebusan pupuk urea bersubsidi per saknya 112 ribu rupiah, namun pihak distributor diduga mematokkan kepada pihak kios dengan harga 120 ribu rupiah, sehingga menyebabkan tingginya harga pupuk bersubsidi di Aceh Tenggara.

“Apabila distributor pupuk bersubsidi nakal yang berhak melakukan blacklist adalah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Tenggara,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu distributor pupuk urea bersubsidi dari CV. Retani pun mengakui adanya permainan kenakalan distributor lain di lapangan.

“Yang seharusnya pupuk bersubsidi jenis NPK, Poska, Organik, dan ZA disalurkan kepada kios yaitu sebanyak 10 ton nyatanya yang diterima hanya 2 hingga 3 ton saja yang selama ini bermain distributor yang nakal,” (Lantra/Nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berhasil Gulung Jakarta Garuda Jaya Tiga Set Langsung, Erwin Rusni Sebut Para Pemain LAvAni Belum Tampil Maksimal

Berhasil Gulung Jakarta Garuda Jaya Tiga Set Langsung, Erwin Rusni Sebut Para Pemain LAvAni Belum Tampil Maksimal

LavAni berhasil mengantongi kemenangan pertamanya di babak final four Proliga 2026 setelah mereka sukses membungkam Jakarta Garuda Jaya.
Siswa SMK di Bandung Berbondong-bondong Ucapkan Terima Kasih kepada Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Ada Apa?

Siswa SMK di Bandung Berbondong-bondong Ucapkan Terima Kasih kepada Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Ada Apa?

8 siswa SMK Negeri 1 Bandung bersyukur dibantu Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM). Mereka telah mendapat program Beasiswa Personal Pancawaluya.
Uji Kombinasi Baru, PBSI Ungkap Harapan untuk Pasangan Ganda Putra Bagas Maulana/Muh Putra Erwiansyah

Uji Kombinasi Baru, PBSI Ungkap Harapan untuk Pasangan Ganda Putra Bagas Maulana/Muh Putra Erwiansyah

PBSI melanjutkan langkah perombakan di sektor ganda putra dengan membentuk pasangan baru antara Bagas Maulana dan Muh Putra Erwiansyah.
Kena Bully di Negara Sendiri, 2 Pengamat Malaysia Terpukau Lihat Beckham Saat Timnas Indonesia Tampil Hadapi Saint Kitts and Nevis: Aset John Herdman

Kena Bully di Negara Sendiri, 2 Pengamat Malaysia Terpukau Lihat Beckham Saat Timnas Indonesia Tampil Hadapi Saint Kitts and Nevis: Aset John Herdman

Beckham Putra Nugraha pukau dua pengamat Malaysia usai cetak 2 gol & raih man of the match saat Timnas Indonesia hajar Saint Kitts and Nevis 4-0 sampai disebut aset John Herdman.
DPRD Curigai Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terkait Capaian OPD Era Pimpinannya

DPRD Curigai Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terkait Capaian OPD Era Pimpinannya

Capaian kinerja sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat era pimpinan Gubernur Dedi Mulyadi menuai kecurigaan.
Polda Metro Jaya Apresiasi Forum Wartawan Polri Sebar Kebahagiaan ke Anak Yatim

Polda Metro Jaya Apresiasi Forum Wartawan Polri Sebar Kebahagiaan ke Anak Yatim

Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Metro Jaya menggelar kegiatan, berbagi kebahagiaan dengan mengajak 15 anak yatim dari Panti Yatim Indonesia (PYI) untuk bermain bersama, di Playtopia Senayan Park, Jakarta Selatan, Jumat (3/4/2026).

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT