GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sampah Berserakan di Sekitar Danau Ranau, Ikon Wisata OKU Selatan Terancam Rusak

Sampah yang dibuang sembarangan oleh oknum warga dan pihak yang tidak bertanggung jawab menumpuk di tepi jalan menuju beberapa destinasi wisata populer seperti Pantai Pati Marga dan Pantai Batu Kebayan. Bau busuk yang menyengat semakin terasa, terutama saat musim hujan, dan menimbulkan keluhan dari warga setempat.
Senin, 25 November 2024 - 11:34 WIB
Sampah menumpuk
Sumber :
  • Andi Salani

OKU Selatan, tvonenews.com – Keindahan Danau Ranau, ikon wisata andalan Kabupaten OKU Selatan, tercoreng oleh tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang jalan menuju kawasan wisata. Sampah ini ditemukan di Desa Jepara, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), dan sebagian terbawa aliran sungai yang bermuara langsung ke Danau Ranau. Kondisi ini tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga mengganggu kenyamanan warga dan wisatawan yang berkunjung.

Sampah yang dibuang sembarangan oleh oknum warga dan pihak yang tidak bertanggung jawab menumpuk di tepi jalan menuju beberapa destinasi wisata populer seperti Pantai Pati Marga dan Pantai Batu Kebayan. Bau busuk yang menyengat semakin terasa, terutama saat musim hujan, dan menimbulkan keluhan dari warga setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bau busuknya sangat mengganggu, terutama saat hujan. Sampah-sampah ini seharusnya dikelola, bukan dibuang begitu saja,” ujar Toni, seorang warga yang kerap melintasi jalan tersebut.

Tidak hanya warga, wisatawan yang datang untuk menikmati keindahan Danau Ranau juga merasa kecewa. Mereka menganggap tumpukan sampah ini mencoreng pesona alam yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.

“Danau Ranau sebenarnya luar biasa indah, tapi sayangnya masalah sampah ini merusak suasana. Kalau begini terus, wisatawan bisa enggan datang lagi,” keluh Anita, seorang wisatawan asal Palembang.

Keluhan juga datang dari pelaku usaha di sekitar danau, yang mengaku keberadaan sampah berdampak buruk pada pendapatan mereka.

“Sampah yang ada di danau ini kiriman dari aliran sungai. Banyak warga yang membuang sampah di tepi jalan dekat jurang, di mana ada aliran sungai yang bermuara langsung ke Danau Ranau,” ungkap Melani, salah satu pemilik usaha di kawasan tersebut, Minggu (24/11/2024).

Menurutnya, masalah ini sudah berlangsung lama. Bahkan, ada oknum dari luar desa yang sengaja datang untuk membuang sampah di lokasi tersebut. “Ini bukan hanya warga lokal, ada juga orang dari jauh yang sengaja buang sampah di sini,” tambahnya.

Masalah sampah di Danau Ranau mencerminkan kurangnya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, baik dari masyarakat sekitar maupun pengunjung. Jika terus dibiarkan, pencemaran ini tidak hanya mengancam sektor pariwisata tetapi juga kelestarian ekosistem danau yang menjadi sumber kehidupan bagi banyak warga.

Masyarakat mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan nyata. Langkah yang bisa dilakukan antara lain memasang papan larangan membuang sampah di area rawan, menyediakan tempat pembuangan sampah yang memadai, hingga memberikan sanksi tegas kepada pelaku.

“Kami berharap pemerintah lebih serius menangani masalah ini, mulai dari edukasi masyarakat hingga penegakan aturan. Danau Ranau adalah kebanggaan kita, jangan sampai rusak karena ulah kita sendiri,” tutur Dedi, seorang tokoh masyarakat setempat.

Selain tindakan langsung, solusi jangka panjang yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi kunci. Pengelolaan sampah yang terpadu, termasuk mendirikan bank sampah dan mendorong pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi, dapat menjadi langkah efektif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peningkatan kesadaran masyarakat juga penting melalui kampanye kebersihan dan kegiatan gotong royong rutin. Jika semua pihak bersatu, keindahan Danau Ranau sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di Sumatera Selatan bisa terus terjaga.

Danau Ranau adalah harta yang harus dijaga, bukan hanya untuk pariwisata, tetapi juga untuk masa depan lingkungan dan generasi mendatang. (asi/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dadang Buaya Preman Garut Diduga Aniaya Tiga Orang Karena Ditagih Utang, Alat Bakar Ikan Jadi Barang Bukti

Dadang Buaya Preman Garut Diduga Aniaya Tiga Orang Karena Ditagih Utang, Alat Bakar Ikan Jadi Barang Bukti

Dadang Sumarna alias Dadang Buaya preman Garut diduga menganiaya tiga orang sekaligus karena ditagih utang.
Nasib Ironis Bulgaria Usai Pesta Gol Malah Diserang Publiknya, Akui Tak Bisa Bayangkan Jika Keok dari Timnas Indonesia

Nasib Ironis Bulgaria Usai Pesta Gol Malah Diserang Publiknya, Akui Tak Bisa Bayangkan Jika Keok dari Timnas Indonesia

Kemenangan telak Bulgaria di FIFA Series justru memicu kritik pedas dari publiknya. Media Bulgaria tak bisa bayangkan jika negaranya keok dari Timnas Indonesia.
ISKA Indonesia Open 2026 Digelar di Jakarta, Pertemukan Atlet Bela Diri dari Berbagai Negara

ISKA Indonesia Open 2026 Digelar di Jakarta, Pertemukan Atlet Bela Diri dari Berbagai Negara

Ajang olahraga bela diri bertaraf internasional kembali hadir di Tanah Air melalui gelaran ISKA Indonesia Open 2026. Ajang ini bakal menjadi daya tarik bagi para atlet combat sports dari berbagai daerah hingga mancanegara.
Sehabis FIFA Series, Tim Pencari Bakat Eropa Sarankan Timnas Indonesia Mulai Intens Dekati Bek Muda Lulusan Bayer Leverkusen

Sehabis FIFA Series, Tim Pencari Bakat Eropa Sarankan Timnas Indonesia Mulai Intens Dekati Bek Muda Lulusan Bayer Leverkusen

Akun media sosial pencari bakat potensial Eropa menyebut jika ada satu pemain Jerman yang bisa didekati secara intens oleh Timnas Indonesia tanpa naturalisasi.
Kisah BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha yang Terbatas hingga Menjadi Andalan Solusi Transaksi Masyarakat

Kisah BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha yang Terbatas hingga Menjadi Andalan Solusi Transaksi Masyarakat

Di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi keuangan masyarakat, kehadiran BRILink Agen menjadi solusi yang semakin dibutuhkan, terutama di daerah yang jauh dari kantor bank.
Jangan Remehkan! Satu Dokter Meninggal karena Campak, Masyarakat Diimbau Segera Vaksin

Jangan Remehkan! Satu Dokter Meninggal karena Campak, Masyarakat Diimbau Segera Vaksin

Masyarakat harus waspada terhadap penyakit campak. Sebab seorang dokter dikabarkan meninggal dunia akibat sakit tersebut.

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Duel tinju dunia antara Sebastian Fundora (24-1-1, 15 KO) vs Keith Thurman (31-2, 23 KO) yang memperebutkan gelar juara kelas welter super WBC telah selesai digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026) siang WIB.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 berdampak pada kenaikan ranking FIFA. Media Vietnam pun menyoroti hal ini.
Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil kualifikasi Moto3 Amerika 2026, di mana pembalap Indonesia yakni Veda Ega Pratama akan memulai dari posisi keempat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT