News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minyak Goreng Langka, Warga Lampung Buat Migor dari Santan Kelapa

Kelangkaan minyak goreng dan kenaikan harga yang mahal, membuat Susi Purbasari warga di Kabupaten Tanggamus, Lampung, berinisiatif membuat minyak goreng dengan bahan baku kelapa.
Senin, 28 Februari 2022 - 11:09 WIB
Warga Tanggamus Lampung Membuat Minyak Goreng dengan Bahan Baku Kelapa
Sumber :
  • Tim TvOne/Pujiansyah

Pringsewu, Lampung - Kelangkaan minyak goreng dan kenaikan harga yang mahal, membuat Susi Purbasari warga di Kabupaten Tanggamus, Lampung, berinisiatif membuat minyak goreng dengan bahan baku kelapa. Ia pun sering mengalami kekecewaan karena tidak kebagian minyak goreng kemasan saat mengantri di minimarket. 

Dengan menggunakan bahan yang murah dan mudah didapat, yakni buah kelapa, ia membuat minyak goreng yang saat ini paling dicari-cari masyarakat. Minyak kelapa ini pun diyakini lebih enak dibandingkan dengan minyak goreng kemasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Susi Purbasari, ia membuat minyak kelapa dengan 40 butir kelapa yang dimasak dengan dua kali karena terkendala tempat masak atau tungku. Dalam 20 butir kelapa masakan pertama dapat menghasilkan 2 liter minyak kelapa. 

"Karena susah mencari minyak goreng sawit, saya berpikir untuk membuat minyak goreng dari buah kelapa. Umumnya warga sudah paham dalam pembuatan minyak kelapa, karena sering membuat minyak kelapa untuk kebutuhan rumah tangga di setiap rumah," jelas Susi.

Susi menambahkan, proses pembuatan minyak goreng kelapa tidak sulit. Pertama, dimulai dari memarut kelapa yang bisa dilakukan secara manual maupun menggunakan mesin. Kedua, ampas dari kelapa kemudian diperas untuk menjadi santan. 

Santan kemudian dimasak, selama kurang lebih dua jam. Minyak dipisahkan dari limbah minyak atau disebut ketek.dan ketek pun dapat dikonsumsi untuk campuran sayur  atau sambal. "Saat membuat santan jangan terlalu encer. Bila santannya encer, proses memasaknya akan terlalu lama dan ruginya di gas," ungkapnya. 

Sementara itu, Hermawan, pengepul kelapa mengatakan, dalam setiap harinya  tidak kurang dari empat orang membeli kelapa untuk dibuat minyak. Pembeli umumnya memilih buah kelapa tua dan kering , karena diyakini mengandung minyak lebih banyak dibandingkan dengan kelapa sayur atau yang masih muda. (Pujiansyah/Nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Terungkap, Isi Pembahasan Pertemuan Seskab Teddy dengan Wapres Gibran

Terungkap, Isi Pembahasan Pertemuan Seskab Teddy dengan Wapres Gibran

Terungkap, isi pembahasan pertemuan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. 
Aksi Sigap Dedi Mulyadi Saat Diajak Melanie Subono Bahas Nasib Gajah Sumatera di Bandung Zoo Tuai Pujian

Aksi Sigap Dedi Mulyadi Saat Diajak Melanie Subono Bahas Nasib Gajah Sumatera di Bandung Zoo Tuai Pujian

Respons cepat Dedi Mulyadi saat diajak Melanie Subono bahas nasib gajah Sumatera di Bandung Zoo menuai pujian. Fokus pada perbaikan kesejahteraan satwa.
Uang DP Dinyatakan Hangus Akibat Gagal Bayar Cicilan, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam?

Uang DP Dinyatakan Hangus Akibat Gagal Bayar Cicilan, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam?

Dalam praktik jual beli di agama Islam, Buya Yahya menyebut hukum uang muka (uang DP) hangus dan diambil pihak penjual karena gagal bayar cicilan adalah haram.
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Meski Tanpa Penyerang Timnas Indonesia, Persija Jakarta Diguyur Angin Segar Jelang Lawan Bhayangkara FC

Meski Tanpa Penyerang Timnas Indonesia, Persija Jakarta Diguyur Angin Segar Jelang Lawan Bhayangkara FC

Persija Jakarta mendapat angin segar menjelang lawan Bhayangkara FC. Walau tidak ada penyerang Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, dua pemainnya beri kabar baik.

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Uang DP Dinyatakan Hangus Akibat Gagal Bayar Cicilan, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam?

Uang DP Dinyatakan Hangus Akibat Gagal Bayar Cicilan, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam?

Dalam praktik jual beli di agama Islam, Buya Yahya menyebut hukum uang muka (uang DP) hangus dan diambil pihak penjual karena gagal bayar cicilan adalah haram.
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT