GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggota TNI AD Bentak Murid MAN 2 Model Medan yang Berunjuk Rasa, Karena Kecewa Gagal Ikut SNBP

Ratusan murid dari MAN 2 Model Medan, berunjuk rasa di sekolah mereka yang berada di Jalan Williem Iskandar, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Jumat (7/2/2025) pagi.
Jumat, 7 Februari 2025 - 18:13 WIB
Personel TNI AD bernama Sugiharto terlihat marah-marah kepada para murid MAN 2 Model Medan yang berunjuk rasa
Sumber :
  • Tim tvOne

Medan, tvOnenews.com - Ratusan murid dari MAN 2 Model Medan, berunjuk rasa di sekolah mereka yang berada di Jalan Williem Iskandar, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Jumat (7/2/2025) pagi.

Amatan tvOnenews.com, ratusan murid MAN 2 Model Medan ini berujung rasa sejak pukul 08.00 WIB di halaman sekolah mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, pihak sekolah tidak mengizinkan jurnalis untuk masuk ke dalam sekolah melakukan peliputan dengan alasan sedang ada pengarahan kepada para murid.

Tak lama, ratusan murid datang memaksa pihak sekolah untuk membuka pintu gerbang agar jurnalis bisa masuk untuk melakukan peliputan.

Kemudian, aksi para siswa ini dihalau oleh seorang anggota TNI AD berseragam lengkap dengan logo Kodim 0201 Medan, bernama Sugiharto.

Personel TNI AD tersebut sempat membentak-bentak para murid dan nyaris merampas handphone jurnalis yang sedang merekam aksinya.

Menurut Haqqi, salah seorang siswa kelas XII, mereka berunjuk rasa karena kecewa dengan pihak sekolah yang terlambat dalam melakukan finalisasi data nilai murid eligible pada portal Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Sehingga, ada total 332 murid di sekolah MAN 2 Model Medan ini tidak bisa mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP tahun 2025.

Katanya, para murid diberikan harapan palsu oleh pihak sekolah yang mengiming-imingi mereka bisa mengikuti SNBP. Padahal, pendaftarannya sudah ditutup.

"Sekolah memberikan harapan palsu, sudah tiga kali perpanjangan finalisasi PDSS nggak di finalisasi juga. Alasannya katanya tinggal finalisasi sudah diperpanjang rupanya nilai 1 dan 2, sisa 3 4 5 belum dimasukkan," kata Haqqi kepada tvOne, Jumat (7/2/2025).

"Rupanya kali ketiga diperpanjang lagi, tapi sama sekali nilai kami nggak ada yang masuk. Ada 332 siswa eligible, itu 40 persen dari MAN 2," sambungnya.

Ia mengaku memang, pihak sekolah sempat melarang para murid ini berujung rasa di depan jurnalis karena takut akan disorot.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka pun mengaku ketakutan dengan kehadiran personel TNI AD, yang melakukan intimidasi terhadap para murid yang melakukan unjuk rasa.

"Mereka (pihak sekolah) takut kasus ini terbongkar. (Soal anggota TNI AD) Nggak tahu, nggak (pernah jaga di sini)," sebutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meski Sudah Lakukan Upgrade di F1 GP Miami 2026, Oscar Piastri Nilai McLaren Masih Belum Bisa Samai Level Musim Lalu

Meski Sudah Lakukan Upgrade di F1 GP Miami 2026, Oscar Piastri Nilai McLaren Masih Belum Bisa Samai Level Musim Lalu

Oscar Piastri menilai McLaren masih punya pekerjaan besar meski tampil kuat dan meraih double podium pertamanya musim ini pada gelaran F1 GP Miami 2026 lalu.
Jose Mourinho Segera Selesaikan Comeback ke Real Madrid, Florentino Perez Kasih Janji Manis

Jose Mourinho Segera Selesaikan Comeback ke Real Madrid, Florentino Perez Kasih Janji Manis

Jose Mourinho kabarnya akan segera kembali ke Real Madrid, 13 tahun setelah kepergiannya. Presiden Florentino Perez bahkan dikabarkan siap untuk memanjakannya di musim panas.
P3M Dorong Kebijakan Tembakau Berkeadilan, Soroti Regulasi yang Dinilai Mengancam Industri dan Pekerja

P3M Dorong Kebijakan Tembakau Berkeadilan, Soroti Regulasi yang Dinilai Mengancam Industri dan Pekerja

PP 28/2024 dinilai melampaui mandat pengaturan, terutama mengenai bahan tambahan produk tembakau, pembatasan kadar nikotin dan tar, serta penyeragaman kemasan rokok.
Sherly Tjoanda Sampai Cemberut Dengar Anak-anak Korban Bencana Lebih Pilih Rumah Lama, Langsung Janjikan Tempat Bermain

Sherly Tjoanda Sampai Cemberut Dengar Anak-anak Korban Bencana Lebih Pilih Rumah Lama, Langsung Janjikan Tempat Bermain

Momen menggelitik terjadi saat Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, berbincang dengan anak-anak korban terdampak bencana di Rua, Kota Ternate. Mereka lebih...
Kenaikan Yesus Kristus, KPK Fasilitasi Tahanan Nasrani untuk Ibadah

Kenaikan Yesus Kristus, KPK Fasilitasi Tahanan Nasrani untuk Ibadah

KPK memfasilitasi pelaksanaan ibadah bagi para tahanan yang beragama Nasrani di Rutan KPK Gedung Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus. 
Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sistem Penanganan Krisis, Simulasi Darurat Digelar Terintegrasi

Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sistem Penanganan Krisis, Simulasi Darurat Digelar Terintegrasi

KSOP Utama Tanjung Priok bersama Pelindo menggelar simulasi BCMS untuk memperkuat sistem penanganan krisis terintegrasi di kawasan pelabuhan.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT